Berita Smartphone

Ini Tanggapan realme Indonesia Terkait Skor realme GT Yang Melebihi Standar

realme Logo Baru 2020 Kuning

Gadgetren – Kabar tak mengenakan belakangan ini menerpa produsen perangkat handphone dan Internet of Things (IoT) yang bernama realme.

Pasalnya vendor asal Tiongkok itu kepergok oleh AnTuTu mengenai keanehan skor benchmark untuk handphone flagship-nya yang bernama realme GT. Melalui cuitan di situs Weibo, AnTuTu pun menyebutkan untuk menghapus skor benchmark pada realme GT yang sudah meluncur di Tiongkok secara global awal Maret 2021.

Pihak AnTuTu mengklaim bahwa hasil kinerja realme GT memiliki keanehan pada bagian beban kerja multithread dan bagian decoding JPG dari aplikasi AnTuTu. Sebagai handphone kelas flagship terbaru, realme GT sendiri hingga kini belum dapat dipastikan apakah akan masuk ke pasar Indonesia.

Lantaran berdasarkan pantauan tim Gadgetren pada situs Peningkatan Produk dalam Negeri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, realme GT belum terlihat mengantongi sertifikasi produk untuk dipasarkan di Indonesia.

Menanggapi berita ini, realme Indonesia kemudian memberikan keterangannya kepada tim Gadgetren melalui Palson Yi selaku Marketing Director realme Indonesia yang menjelaskan bahwa dari update terakhir, pihaknya dengan AnTuTu telah berdiskusi secara intensif mengenai tes benchmark.

“Hasil diskusi realme dengan AnTuTu adalah hal-hal untuk optimalisasi performa di perangkat realme ke depannya akan disesuaikan secara lebih tepat. AnTuTu akan mengembalikan realme GT ke dalam daftar skor AnTuTu setelah adanya penyesuaian,” ujarnya.

realme GT All

Palson menambahkan bahwa baik realme dan AnTuTu juga akan berkolaborasi guna memenuhi standar performa untuk seluruh kebutuhan pengguna terhadap perangkat handphone realme di masa depan. Skor benchmark realme GT sebelum hari peluncurannya telah diunggah oleh Xu Qi selaku CMO realme lewat tangkapan layar yang menampilkan 770.221 poin di AnTuTu v8.

Angka ini pun dianggap AnTuTu melebihi dari rata-rata performa handphone yang menggunakan Snapdragon 888 dimana berada di kisaran 710.000. Di samping itu, realme Bangladesh dengan realme Narzo 30A juga tengah dirumorkan menggunakan perangkat lain untuk pengujian gaming.

Di Indonesia sendiri, realme Narzo 30A telah dipasarkan namun Palson enggan berkomentar lebih detail mengenai isu tersebut. “realme Narzo 30A di Indonesia telah diterima dengan baik oleh anak-anak muda di Indonesia berkat hadirnya performa gaming yang dibawanya serta harga terbaik di segmennya,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar