Review Smartphone

Review OPPO Reno5 – Handphone Kaya Fitur dengan Harga Terjangkau

OPPO-Reno5-Feature

Gadgetren – Hadir pada awal tahun 2021, Reno5 resmi menjadi handphone andalan dari OPPO di Indonesia saat ini. Sebagai penerus dari Reno4, handphone ini hadir dengan peningkatan beragam fitur terutama kemampuan perekaman video yang lebih canggih.

Pada aplikasi kamera bawaan dari Reno5, kamu bisa menemukan beragam fitur kamera yang memungkinkan pengambilan foto dan video menjadi lebih menarik. Tak hanya sampai di situ saja, handphone ini pun memiliki performa yang bertenaga untuk handphone di harga Rp 4.999.000.

Dengan fitur dan harga yang ditawarkannya, apakah OPPO Reno5 mampu bersaing dengan handphone di kelasnya? Untuk mengetahuinya, kamu dapat melihat ulasannya sebagai berikut ini.

OPPO Reno5
  • Layar - 9/10
    9/10
  • Performa - 9/10
    9/10
  • Kamera - 9/10
    9/10
  • Baterai - 8.5/10
    8.5/10
  • Software - 8/10
    8/10
  • Desain - 8/10
    8/10
8.6/10

Kesimpulan

OPPO Reno5 hadir dengan beragam fitur andalan mulai dari Snapdragon 720G, RAM 8 GB, ROM 128 GB, dan AI Quad Camera 64 MP yang mampu memanjakan penggunanya.

Pros

  • Baterai tahan lama dan isi daya cepat
  • Kualitas kamera bagus
  • Performa bertenaga
  • Dibekali NFC
  • Layar AMOLED 90Hz

Cons

  • Bodi belakang licin dan mudah tertempel noda sidik jari atau debu

Secara kasat mata, OPPO Reno5 hadir dengan layar penuh 6,4 inci dengan rasio layar-ke-bodi sebesar 91,7% yang membuat saya merasa leluasa dalam memainkan game, menonton video, chatting, maupun melakukan interaksi di media sosial.

OPPO-Reno5-Fullscreen

Sementara itu, layar handphone ini mempunyai resolusi Full HD+ (2400 x 1080 piksel) dan teknologi AMOLED yang dapat menampilkan konten dengan cerah serta tajam. Tepat di kiri atas layar, terdapat single punch hole yang berfungsi untuk menjadi rumah dari kamera depan OPPO Reno5.

Dengan dukungan refresh rate 90Hz, layar OPPO Reno5 dapat menampilkan gerakan transisi antar menu atau aplikasi dan animasi pada game dengan mulus sehingga memanjakan mata saya. Namun kita juga dapat mengatur refresh rate menjadi 60Hz untuk membuat perangkat ini lebih hemat dalam mengonsumsi daya baterai.

Berkat penggunaa teknologi AMOLED, sensor fingerprint yang dimiliki oleh Reno5 bisa berada di dalam layar. Bahkan pada saat saya mencobanya, sensor mampu memindai sidik jari saya dengan responsif sehingga mampu membuka kunci layar dengan cepat.

OPPO-Reno5-HalfBotton

Hampir mirip dengan handphone masa kini lainnya, sistem pada Reno5 mengizinkan hingga lima sidik jari berbeda untuk didaftarkan pada sensor fingerprint. Sebagai alternatifnya, fitur Face Unlock juga telah dihadirkan pada perangkat ini sehingga saya dapat membuka kunci layar hanya menggunakan wajah tanpa perlu memasukkan password atau pattern.

Fitur ini mampu mengenali wajah saya dengan cepat di berbagai kondisi baik cahaya berlimpah, redup, atau gelap. Pada kondisi redup atau gelap, Face Unlock akan memanfaatkan pantulan dari cahaya layar untuk bisa mendeteksi wajah. Sementara itu, sistem OPPO Reno5 hanya mengizinkan satu wajah saja yang didaftarkan pada fitur ini.

Pada bagian bawahnya terdapat port jack audio 3,5mm, port USB Type-C, dan lubang speaker. Sementara itu, tombol power terdapat di bagian kanan yang terpisah dengan tombol volume dan SIM Tray (dua slot kartu SIM + satu microSD yang terpisah) di bagian kiri.

OPPO-Reno5-BottomPortstraight

Menuju bagian belakangnya, terdapat LED Flash dan empat kamera yang disusun dengan bentuk L terbalik. Keempat kamera ini diletakkan pada sebuah bingkai dengan sudut-sudut yang tumpul. Bodi belakang handphone ini hadir dengan dua varian warna yang terdiri dari Starry Black dan Fantasy Silver.

Kebetulan saya sendiri mendapatkan OPPO Reno5 dengan warna Starry Black yang hitam pekat bernuansa elegan. Namun bodi belakang handphone ini terasa licin ketika digenggam dan mudah tertempel noda atau sidik jari.

Untuk itu, saya langsung menggunakan softcase tambahan yang terdapat pada paket penjualan agar dapat melindungi bodi belakang OPPO Reno5 dari goresan maupun noda yang tertempel. Menariknya lagi, OPPO telah membenamkan sensor NFC (Near-Field Communication) pada bagian belakang handphone.

Hadirnya NFC memungkinkan saya dapat melakukan pengecekan atau pengisian e-money langsung dari OPPO Reno5. Bahkan saya juga dapat melakukan transfer data antar handphone (harus sama-sama memiliki sensor NFC) dengan mudah.

OPPO-Reno5-QuadCamera

Dari sektor fotografi, OPPO Reno5 hadir dengan empat kamera belakang yang mempunyai komposisi kamera utama 64 MP, ultrawide 8 MP, makro 2 MP, dan mono 2 MP. Secara bawaan, kamera utama handphone ini akan menghasilkan foto beresolusi 16 MP dengan warna dinamis dan sudah diolah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Namun saya pun dapat membuat kamera utamanya menghasilkan foto yang beresolusi lebih besar dengan mengaktifkan 64 MP Mode pada aplikasi kamera bawaannya. Sementara perbedaan antara foto 16 MP dan 64 MP akan terlihat pada detail yang dimiliknya. Untuk itu, saya pun melakukan cropping pada kedua foto ini untuk melihat perbedaannya.

OPPO-Reno5-Brownie-AutoTargetAuto 

OPPO-Reno5-Brownie-64MPTarget64 MP

OPPO-Reno5-Brownie-AutoCropAuto Crop

OPPO-Reno5-Brownie-64MPCrop64 MP Crop

Untuk kamera ultrawide dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan foto dengan area yang luas sehingga cocok untuk mengabadikan momen pemandangan, perkotaan, atau area dengan banyak orang di dalamnya. Sementara kamera makronya dapat dimanfaatkan untuk membidik obyek dari jarak yang dekat.

OPPO-Reno5-UltrawideGedungUltrawide

OPPO-Reno5-UltrawideRestoUltrawide

OPPO-Reno5-UltrawideTableUltrawide

Beralih ke bagian depannya, terdapat kamera 44 MP yang dapat mendukung foto selfie dengan wajah yang mulus. Dengan kata lain, kamera depan dan belakang OPPO Reno5 mampu menghasilkan foto yang bagus di berbagai kondisi, baik siang hari atau malam hari.

Apalagi aplikasi kamera bawaan handphone ini pun hadir dengan beragam dukungan fitur fotografi menarik seperti AI Color Portrait, Night Flare Portrait, Ultra Night Mode, Ultra Night Selfie Mode, dan Ultra Dark Mode.

OPPO-Reno5-NightFlareNight Flare Portrait

OPPO-Reno5-NightFlare2Night Flare Portrait

OPPO-Reno5-AIColorPortraitAI Color Portrait

OPPO-Reno5-Malam-NormalAuto

OPPO-Reno5-Malam-NightModeNight Mode

OPPO-Reno5-Selfie-NormalSelfie Normal

OPPO-Reno5-Selfie-BokehSelfie Bokeh

OPPO-Reno5-SelfieMalam-NightSelfie Malam

Sedangkan pada sektor videografi, OPPO Reno5 telah dibekali dengan beragam fitur andalan yang terdiri dari AI Mixed Portrait, Dual-view Video, AI Monochrome Video, AI Highlight Video, dan AI Color Portrait untuk membuat video yang menarik.

OPPO-Reno5-BackShiny

Berbekal Qualcomm Snapdragon 720G Octa-Core 2,3 GHz, GPU Adreno 618, dan RAM 8 GB membuat OPPO Reno5 dapat menghasilkan performa yang bertenaga untuk ukuran handphone di kelasnya.

Untuk membuktikan kemampuan hardware dari handphone ini, saya pun langsung menjalankan beragam aplikasi untuk aktivitas sehari-hari mulai dari SMS, sesekali pemutar video, chat, telepon, sesekali game, media sosial, dan sesekali pemutar musik.

Hasilnya OPPO Reno5 dapat menjalankan aplikasi secara multitasking dengan lancar. Selain memang chipset yang dimilikinya bertenaga, RAM berkapasitas besar ini pun memiliki andil untuk membuat aplikasi-aplikasi dapat dijalankan handphone ini dengan mulus.

OPPO-Reno5-BoxDiagonal

Tak hanya sampai di situ saja, saya juga memainkan beragam game populer untuk pengujian Reno5 yang terdiri dari Call of Duty Mobile, Free Fire, Arena of Valor, Mobile Legends, Code Atma, Final Fantasy XV Pocket Edition, dan PUBG Mobile.

Sebenarnya semua game ini mampu dijalankan lancar dengan setelah grafis dan frame rate tinggi. Namun khusus Final Fantasy XV Pocket Edition, sebaiknya menggunakan grafis dan frame rate menengah atau bawah agar bisa memainkannya dengan lancar.

OPPO Reno5 Benchmark Performance

Pada pengujian menggunakan AnTuTu Benchmark 8.5.4, OPPO Reno5 berhasil mendapatkan skor tinggi mencapai 283.840 poin. Sementara pada pengujian dengan Geekbench 4.4.2, handphone ini mendapatkan skor 2.660 poin untuk pengujian Single-Core dan 6.781 poin untuk pengujian Multi-Core.

Berlanjut ke Geekbench 5.2.5, perangkat ini mendapatkan skor 569 poin untuk Single-Core dan 1.682 poin untuk Multi-Core. Berdasarkan pengujian di atas, terlihat bahwa OPPO Reno5 sudah siap bersaing dengan handphone di kelas yang sama.

Mengandalkan baterai 4.310mAh, OPPO Reno5 memiliki kemampuan daya tahan baterai yang baik. Hal ini terlihat dari perolehan skor yang mencapai 13 jam 27 menit untuk pengujian menggunakan PCMark for Android dengan mode Work 2.0 battery life, tingkat kecerahan 50%, refresh rate 90Hz, dan kondisi baterai dari 100%.

OPPO Reno5 Benchmark Battery fix

Sementara pada pengujian dengan refresh rate 60Hz, OPPO Reno5 berhasil mendapatkan skor 15 jam 13 menit. Perbedaan skor ini cukup wajar mengingat layar dengan refresh rate 90Hz akan lebih boros dibandingkan dengan refresh rate 60Hz.

Pada penggunaan sehari-hari, baterai OPPO Reno5 mampu bertahan selama 13 jam 48 menit dari kondisi 100% ke 16% dengan screen on time mencapai 5 jam 53 menit untuk refresh rate 90Hz. Sementara pada refresh rate 60Hz, handphone ini mampu bertahan selama 16 jam 16 menit dengan screen on time mencapai 5 jam 4 menit dari kondisi 100% ke 12%.

Terlihat bahwa tingginya refresh rate pada layar berpengaruh juga terhadap konsumsi daya baterai. Dengan fitur 50W Flash Charge, daya baterai OPPO Reno5 dapat diisi sangat cepat dengan hanya 53 menit dari kondisi 17% ke 100%.

Hal tersebut mendekati klaim dari OPPO yang menyatakan bahwa fitur 50W Flash Charge mampu mengisi daya baterai cuma 48 menit dari kondisi 0% ke 100%. Apabila disesuaikan dengan kapasitas baterai yang dibawanya, daya tahan dari OPPO Reno5 terasa lama.

OPPO Reno5 ColorOS 11

Sebagai handphone yang hadir di tahun 2021, OPPO Reno5 sudah hadir dengan ColorOS 11.1 berbasiskan Android 11 yang memiliki beragam fitur menarik mulai dari Dark Mode tingkat lanjut, Split Screen, 3-Finger Translate, Super Power Saving Mode, dan lainnya.

Dark Mode tingkat lanjut pada ColorOS 11.1 mampu mengizinkan saya memilih latar belakang gelap dengan tiga skema yang terdiri dari Enhanced (paling gelap), Medium (gelap menengah), dan Gentle (gelap agak terang).

Selain itu, saya juga bisa menentukan aplikasi mana saja yang bisa menggunakan fitur Dark Mode sehingga menjadi nyaman ketika melihat konten di dalamnya. Sementara Split Screen memungkinkan saya dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus dalam satu layar, dimana masing-masing aplikasi akan berada di setengah layar atas dan bawah.

OPPO-Reno5-Diagonalok

Super Power Saving Mode sangat bermanfaat untuk membuat OPPO Reno5 dapat bertahan lama ketika berada dalam kondisi baterai kritis 15% atau di bawahnya. Sementara 3-Finger Translate memudahkan saya untuk menerjemahkan kata-kata dari konten berbahasa asing hanya dengan menekan layar menggunakan tiga jari yang dirapatkan.

Setelah pemakaian beberapa minggu, saya merasa bahwa OPPO Reno5 nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari, terutama memiliki performa yang bisa diandalkan, kamera bagus, dan pengisian daya baterai yang cepat.

OPPO-Reno5-BoxDiagonal

Kameranya bisa diandalkan dalam menghasilkan foto dan video yang menarik. Selain itu, fitur NFC menjadi salah satu nilai tambah dari handphone ini karena memudahkan saya dalam mengecek atau mengisi e-money dengan cepat.

Meskipun bodi belakang dari OPPO Reno5 juga terlihat menarik, namun debu atau noda sidik jari mudah menempel sehingga dapat langsung memasangkan softcase pada handphone ini. Sensor fingerprint dan fitur Face Unlock yang dibawa produk ini pun mampu mendeteksi sidik jari maupun wajah dengan responsif sehingga pembukaan kunci layar menjadi cepat.

Secara keseluruhan, OPPO Reno5 bisa menjadi salah satu handphone pilihan bagi kamu yang mencari handphone berfitur lengkap dengan memiliki harga yang terjangkau.

Tinggalkan Komentar