Aplikasi Berita

Jangkau Ambon, Gredu Akan Perluas Kolaborasi Dengan Sekolah Berkurikulum Campuran

Gredu-Apps

Gadgetren – Genap berusia satu tahun semenjak diluncurkan Januari 2020 silam, perusahaan start up pendidikan asli Indonesia bernama Gredu dikabarkan akan memperluas kolaborasi dengan sekolah yang memiliki kurikulum campuran.

Theresia Andina selaku Sales Lead Gredu mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk mengakomodasi sekolah-sekolah yang tidak memiliki kurikulum 2013 atau dikenal sebagai Kurtilas.

“Kami bisa gabungkan karena banyak sekolah swasta saat ini yang menggunakan kurikulum Cambridge. Sekarang ini yayasan sekolah pasti mempunyai TK hingga Perguruan Tinggi (PT), ketika perjanjian kerja sama dengan yayasan kita akan berikan semua yang mereka butuhkan,” ujarnya kepada tim Gadgetren.

Bahkan Bravo Dahono selaku Lead Product Manager Gredu menambahkan bahwa meskipun Kurtilas melekat dengan Gredu, Sekolah Menengah Kejuruan juga bisa digitalisasi lantaran Gredu mampu menyesuaikan dengan sistem sekolah masing-masing.

Sebelumnya pada kuartal pertama 2020, Gredu telah berkolaborasi dengan lebih dari 200 sekolah. Kini sebanyak 369 sekolah telah menggunakan aplikasi kolaboratif pembelajaran dari Gredu dan provinsi Ambon menjadi wilayah paling jauh yang telah Gredu jangkau.

Gredu-komik

Mengusung model bisnis B-to-B, Gredu menawarkan digitalisasi sistem informasi di sekolah dengan layanan berbasiskan SaaS. Layanannya pun diklaim Andin lebih unggul bila dibandingkan dengan start up lainnya yang serupa.

“Gredu sudah lengkap banget yang ditawarkan dari manajemen sekolah, dari segi orang tua bisa monitor, guru, dan siswa dalam satu platform juga bisa memonitor,” tambah Andin.

Di antaranya mulai dari mengisi dan menilai lembar presensi murid, mengumpulkan laporan harian, mengumpulkan detail silabus, mengatur jadwal belajar mengajar, membuat rencana pembelajaran, platform evaluasi belajar, hingga proses registrasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online.

Untuk dapat mendigitalisasikan sekolah melalui Gredu, pihak sekolah cukup dengan mengakses situs gredu.asia kemudian klik tombol hijau muda ‘Ayo Daftar’. Setelah mengisi data yang diberikan, sekolah akan dihubungi oleh pihak sales Gredu.

Gredu-Orang-Tua-Apps

Sekolah yang telah berkolaborasi dengan Gredu akan dapat mengakses sistem manajerial terpusat dengan cara mengunduh aplikasi Gredu untuk guru, orang tua murid, dan siswa melalui Google Play Store dan Apple App Store.

Saat ini, Gredu juga kerap menyelenggarakan pertemuan dengan komunitas guru di Jabodetabek untuk meningkatkan sosialisasi digitalisasi sekolah dan mengajak sekolah-sekolah yang belum bergabung untuk bisa mendaftarkan diri di Gredu.

Andin dan bravo pun optimis bahwa digitalisasi sekolah memiliki potensi yang masih sangat besar ke depannya di Indonesia dan pihaknya berharap ada maupun tidak ada COVID-19, Gredu bisa digunakan oleh Sekolah karena Gredu mempunyai citra smart school learning.

Tinggalkan Komentar