Smartphone

Kelebihan dan Kekurangan POCO M3 – Banyak Lebih Untuk Harganya

Kelebihan dan Kekurangan POCO M3 Header

Gadgetren – Xiaomi secara resmi meluncurkan handphone sub-brand terbarunya di Amerika Serikat dan negara kawasan Eropa bernama POCO M3.

Produk ini bisa dibilang menjanjikan karena menawarkan baterai berkapasitas sangat besar, namun dibanderol dengan harga yang terjangkau layaknya berbagai produk POCO lainnya.

Apalagi POCO M3 juga dilengkapi dengan dukungan tiga kamera belakang yang mempunyai kamera utama beresolusi besar. Namun sebelum memilih POCO M3, ada baiknya kamu mengetahui kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Kelebihan POCO M3

Kelebihan POCO M3

Sebagai handphone kelas menengah sub-brand dari Xiaomi, POCO M3 telah dibekali dengan chipset Qualcomm Snapdragon 662 Octa-Core 2 GHz yang dikombinasikan dengan RAM 4 GB sehingga mampu menjalankan aplikasi atau game secara multitasking dengan lancar.

Handphone ini sendiri hadir dengan dua varian yang terdiri dari penyimpanan internal 64 GB seharga US$129 atau sekitar Rp 1,82 juta dan 128 GB seharga US$149 atau sekitar Rp 2,1 juta. Meskipun belum hadir di Indonesia, namun Xiaomi rencananya akan segera membawa POCO M3 ke Tanah Air.

Berkat penggunaan baterai berkapasitas 6.000mAh, Xiaomi mengklaim bahwa POCO M3 mampu bertahan selama 17 jam untuk memutar video, 40 jam untuk telepon, 196 jam untuk memainkan musik, atau 583 jam ketika dalam keadaan standby.

Dengan hadirnya fitur 18W Fast Charging, pengisian daya baterai handphone ini pun dapat berjalan dengan cepat. Tak hanya itu, POCO M3 dilengkapi dengan fitur Reverse Charging yang membuatnya dapat menjadi powerbank bagi handphone atau perangkat lainnya.

Menuju bagian belakangnya, terdapat tiga kamera yang mempunyai kombinasi kamera utama 48 MP, makro 2 MP, dan depth 2 MP. Secara bawaan, kamera utamanya akan menghasilkan foto beresolusi 12 MP dengan warna yang dinamis dan menyerap cahaya banyak karena penggunaan teknologi 4-in-1 pixel binning.

Sementara itu, kamera utamanya dapat mengambil foto yang beresolusi lebih besar apabila pengguna mengaktifkan fitur 48 MP Mode pada aplikasi kamera bawaan. Bisa dibilang fitur pada kamera utamanya ini sudah umum hadir pada handphone masa kini.

Untuk kamera makronya dapat dimanfaatkan untuk membidik obyek dari jarak yang cukup dekat, sedangkan kombinasi antara kamera utama dan depth mampu menghasilkan foto Portrait dengan efek bokeh (latar buram) secara cepat.

POCO M3 Varian Warna

Layar POCO M3 memiliki lebar 6,53 inci dengan resolusi Full HD+ dan teknologi IPS LCD yang mampu menampilkan konten dengan baik. Corning Gorilla Glass 3 yang hadir pada handphone ini dipercaya untuk meminimalisir terjadinya goresan.

Selain itu, layar POCO M3 mempunyai desain yang memenuhi bagian depan lengkap dengan poni berbentuk tetesan air sehingga membuat pengguna lebih leluasa dalam menonton video dan memainkan game.

Terdapat juga fitur Sunlight Mode yang memungkinkan konten pada layar masih dapat terlihat dengan jelas walaupun pengguna sedang berada di bawah terik matahari sekalipun.

Poni pada produk ini digunakan untuk menyimpan kamera depan beresolusi 8 MP. Hampir sama dengan handphone kelas menengah lainnya, POCO M3 ini dibekali dengan sensor fingerprint di bagian samping, fitur Face Unlock, WiFi, Bluetooth, dan Android 10 (MIUI 12 for POCO).

Kekurangan POCO M3

Kekurangan POCO M3

POCO M3 hadir dengan kamera makro yang kurang bertenaga karena hanya mempunyai resolusi 2 MP sehingga membuat hasil gambarnya tidak terlalu bagus ketika dicetak dalam kertas foto. Namun masih dapat ditoleransi apabila foto makronya hanya sebatas diunggah ke media sosial.

Dengan harga yang tidak lebih dari Rp 2,3 juta, saya rasa POCO M3 memiliki banyak kelebihan dibandingkan kekurangan. Apalagi kalau dilihat dari kapasitas baterai yang besar mampu menyokong handphone ini untuk digunakan dalam waktu yang lama.

Tinggalkan Komentar