Aplikasi Berita

Perkuat Platform, Gojek Perkenalkan Fitur Lapor Order Fiktif dan Deteksi Aplikasi Ilegal

Perkuat-Platform-Gojek-Perkenalkan-Fitur-Lapor-Order-Fiktif-dan-Deteksi-Aplikasi-Ilegal

Gadgetren – Setelah mengumumkan Gojek SHIELD pada awal tahun 2020 melalui tiga pilar inisiatif #AmanBersamaGojek, Gojek kembali memperkuat keamanan platform-nya untuk dapat melindungi keamanan mitra driver dan konsumen dengan teknologi machine learning dan kecerdasan buatan.

Kelvin Timotius selaku Head of Driver Operations Trust & Safety Gojek mengungkapkan bahwa Gojek SHIELD bagi keamanan mitra driver dapat mendeteksi aplikasi ilegal dan order fiktif. Sementara untuk jumlah order fiktif yang telah ada hingga kini, ia tidak bisa memberikan data yang pasti. 

Namun, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah meningkatkan kedua teknologi tersebut agar lebih kuat dan aman digunakan oleh para mitra driver dan konsumen. Ia melihat bahwa tentunya penerapan teknologi yang ada dimulai dari nol dan saat ini ada beberapa pembaruan yang lebih baik.

“Dari yang bagus lebih bagus lagi dan ada penguatan yang sebelumnya yang sudah ada. Secara sistem order fiktif sudah akan otomatis terblokir, tidak sampai ke hape driver. Kalau ada yang masih, driver tinggal menekan tombol tunggu dua menit, kalau ini fiktif otomatis ter-cancel,” ujarnya.

Rubi Purnomo selaku SVP Corporate Affairs Gojek menambahkan bahwa yang paling penting menurutnya kehadiran machine learning dan kecerdasan buatan dapat membuat order fiktif bisa terdeteksi dengan jauh lebih cepat. 

Gojek-SHIELD-Fitur-Lapor-Ofik-dan-Deteksi-Aplikasi-Ilegal

“Kalau para driver curiga bisa tekan tombol Lapor Ofik beberapa menit, otomatis langsung cancel dan order fiktif menjadi menurun drastis semenjak adanya Gojek SHIELD ini,” tuturnya. Kehadiran fitur Lapor Ofik dan teknologi untuk mendeteksi aplikasi ilegal secara otomatis ini dilandasi oleh berbagai masukan dari para mitra terkait pelaporan order fiktif. 

Dengan menekan tombol Lapor Ofik, para mitra driver dapat mengurangi kerugian materi serta lebih mempunyai nilai efektivitas sehingga para driver tidak terganggu dengan adanya order fiktif.

Selain itu Gojek SHIELD juga mampu mendeteksi dan menindak pengguna aplikasi palsu berupa GPS Mod maupun handphone yang di-root sesuai aturan Tata Tertib Gojek. Aplikasi ilegal dilarang Gojek lantaran rentan risiko keamanan berupa pencurian data personal yang penting seperti password dan nomor handphone.

Gojek-SHIELD-Lapor-Order-Fiktif.

Risiko tersebut akan menimbulkan penipuan yang dapat melanggar hukum dan para mitra driver akan merugi dimana terdapat kasus dimintai sejumlah uang dengan iming-iming palsu. Oleh karenanya, Gojek berkolaborasi dengan Polda Metro Jaya juga telah mengungkap keberadaan sindikat kriminal pembuat aplikasi ilegal yang merugikan para mitra driver.

“Kalau terbukti fiktif dan terdeteksi menggunakan aplikasi ilegal. kami akan menindak akun dan perangkat akan diblokir di akun di Gojek. Kami juga sudah melakukan suspensi hingga putus mitra,” tutup Kelvin.

Tinggalkan Komentar