Smartphone Sponsored Content

Perjalanan Tren Video Smartphone di Indonesia dan Bagaimana OPPO Memprediksinya

Reno2 SOLOOP Feature

Gadgetren – Pada tahun 2019 silam, tren perkembangan membuat konten video dengan smartphone semakin meningkat di Indonesia.

Tidak hanya YouTube, platform yang menghadirkan konten video seperti TikTok, Instagram, Facebook, maupun Likee ikut dibanjiri oleh masyarakat Indonesia. Banyak orang ikut membuat video menarik dengan perangkat yang mereka punya, mulai dari vlogging maupun video sinematik hanya menggunakan sebuah smartphone.

Aplikasi semacam TikTok misalnya menghadirkan beragam efek dan filter untuk memoles hasil akhir video menjadi menarik, meskipun penggunanya hanya mengambil video dengan sebuah smartphone.

Reno-10x-Zoom-Back-Review

Challenge atau tantangan yang muncul di TikTok turut menstimulasi penggunanya untuk selalu membuat konten video secara singkat, cepat, dan menarik. Selain itu, konten video dan vlogging pada Instagram Story atau Live juga harus terlihat bagus dan menarik sehingga mulai memerlukan sebuah smartphone dengan kamera yang bagus pula.

Tentu saja peluang ini dilihat perusahaan teknologi asal Tiongkok, OPPO, untuk meluncurkan smartphone dengan kemampuan kamera depan dan belakang mumpuni untuk bisa mendukung aktivitas pembuatan konten video maupun vlogging dengan nyaman.

Untuk itulah, OPPO secara resmi meluncurkan lini Reno Series untuk menghadirkan smartphone inovatif dengan kemampuan kamera belakang dan depan yang menarik untuk bisa memanjakan penggunanya dalam mengambil foto maupun video yang bagus.

Reno-10x-Zoom-All Review

Reno Series ini ditandai dengan kehadiran Reno 10x Zoom dan Reno pada tanggal 17 Juni 2019 di Indonesia. Kedua smartphone ini dibekali dengan dukungan tiga kamera belakang yang mampu mengambil video dengan resolusi Full HD (1080p) 60fps hingga 4K 60fps.

Untuk kestabilan pengambilan video dari Reno 10x Zoom dan Reno, OPPO telah menghadirkan dukungan gyroscope yang dikombinasi dengan EIS (Electronic Image Stabilization). Sementara pada Reno 10x Zoom ditambahkan juga kemampuan OIS (Optical Image Stabilization).

Kamera depan dari kedua smartphone ini sudah didukung dengan resolusi 16 MP yang mampu mendukung video hingga Full HD 30fps. Bisa dibilang kemampuan pengambilan video dari kamera depan dan belakang yang mumpuni sudah mulai terlihat sejak kedua smartphone ini diluncurkan.

Reno2 Kopi

Hadir dengan peningkatan kemampuan pada sektor kamera dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Reno2 secara resmi diluncurkan pada 8 Oktober 2019 di Indonesia. Perangkat ini menjadi penanda bahwa OPPO sudah serius dalam menghadirkan smartphone dengan kemampuan kamera yang dapat menghasilkan video di level selanjutnya.

Hal ini ditandai dengan kehadiran fitur Ultra Steady Video pada aplikasi kamera bawaannya. Fitur yang satu ini memungkinkan pengguna Reno2 mampu merekam video dengan stabil, meskipun sedang berjalan, berlari, maupun berkendara.

Ultra Steady Video mampu menstabilkan video yang direkam berkat kombinasi Gyroscope 800Hz, Optical Image Stabilization (OIS), Electronic Image Stabilization (EIS), dan resolusi Full HD (1080p) 60fps.

OPPOReno2 Display All

Untuk mekanismenya, Gyroscope akan mendeteksi gerakan dari Reno2 sehingga apabila terdeteksi adanya guncangan pada saat merekam video, maka sistem akan mengaktifkan Double Anti Shake (kombinasi OIS dan EIS) yang kemudian akan menstabilkan hasil rekaman video dari kamera agar tidak goyang.

Berkat menggunakan resolusi Full HD dengan kecepatan 60fps, video yang dihasilkan dengan menggunakan Ultra Steady Video akan memperlihatkan gerakan yang lebih mulus dan halus dibandingkan video dengan 30fps.

Bahkan kamera utama Reno2 ini mampu merekam video 4K dengan resolusi 60fps. Terdapat juga fitur Video Bokeh yang memungkinkan kamera belakang Reno2 menghasilkan video dengan efek bokeh (latar buram) secara real-time sehingga membuat subyek atau obyek yang dibidik terlihat lebih fokus.

OPPOReno2 Shark Fin

Sementara kamera depan 16 MP yang hadir pada Reno2 mampu merekam video Full HD (1080p) 30 fps dengan fitur Video Bokeh sehingga video selfie atau vlogging yang dihasilkan akan menampilkan subyek yang lebih fokus.

Vlogging dengan efek Video Bokeh ini pun mampu membuat mata orang tertuju hanya kepada subyek atau orang yang sedang berbicara di video karena latar belakangnya terlihat buram. Menariknya lagi, OPPO Reno2 juga sudah dibekali dengan aplikasi SOLOOP.

SOLOOP sendiri merupakan aplikasi video editor pintar yang memudahkan pengguna untuk menyusun foto serta video yang telah diambil dengan menggunakan kamera depan dan belakang dari Reno2 untuk dikomposisikan bersama efek transisi, tulisan, maupun musik sehingga membuatnya menjadi video utuh yang menarik.

OPPO Reno3 Unboxing Camera

Berlanjut ke tanggal 17 Maret 2020, OPPO Reno3 secara resmi diluncurkan di Indonesia. Smartphone ini juga membawa peningkatan kemampuan kamera depan dan belakang dalam menghasilkan video dibandingkan generasi sebelumnya.

Smartphone ini mempunyai fitur baru bernama OPPO Screen Image Engine (OSIE) yang merupakan sebuah teknologi optimisasi visual yang dikembangkan secara independen oleh OPPO. Berkat hadirnya fitur ini, Reno3 dapat mewujudkan optimasi visual berbasis perangkat lunak pertama untuk video pendek.

Fitur OSIE akan membantu aplikasi pihak ketiga seperti Instagram, TikTok, Likee, Vmate, Vigo, dan lainnya untuk meningkatkan kualitas gambar dan efek visual dengan mengoptimalkan kontras serta saturasi gambar dan mengurangi noise.

Tim Gadgetren sendiri sudah pernah mencoba fitur ini pada aplikasi Instagram menggunakan fitur IG Live untuk merekam video selfie. Hasil video yang menggunakan OSIE terlihat lebih tajam, jernih, dan berwarna. Kamera depan dari Reno3 juga mempunyai kemammpuan untuk merekam video selfie hingga resolusi Full HD (1080p) 30fps.

OSIE Aktif

Selain itu, terdapat juga peningkatan pada kemampuan pengambilan video dengan kamera belakangnya yang terlihat dari hadirnya Ultra Steady Video 2.0 dengan dua mode yang berbeda, yakni Ultra Steady Video dan Ultra Steady Video Pro.

Pada mode Ultra Steady Video, OPPO memanfaatkan teknologi Electronic Image Stabilization (EIS) yang dikombinasikan dengan algoritma baru untuk meningkatkan efek anti-shake, kemulusan hasil video, dan kualitas gambar video beresolusi Full HD (1080p) 60fps.

Sementara pada Ultra Steady Video Pro, OPPO memanfaatkan EIS ditambah algoritma baru, kamera ultrawide, dan video beresolusi Full HD (1080p) 30fps dalam menghasilkan video stabil walaupun penggunanya sedang bergerak atau berkendara di kondisi ekstrim sekalipun.

Selain mampu mendapatkan video dengan area yang luas, fitur Ultra Steady Video Pro sangat cocok digunakan pada saat pengguna Reno3 sedang melakukan kegiatan di outdoor atau alam. Ditambah lagi OPPO Reno3 juga mampu menghasilkan video 4K dengan resolusi hingga 60fps.

OPPOReno4-BackAll

Reno3 Pro yang hadir pada tanggal 21 April 2020 di Indonesia pun mempunyai kemampuan yang sama dengan Reno3 sehingga mampu menghasilkan video yang menarik, baik menggunakan kamera depan atau belakangnya.

Bahkan sebelum Reno4 meluncur di Indonesia, OPPO sudah menghadirkan beberapa video teaser mengenai kemampuan kamera dari smartphone tersebut. Salah satunya adalah AI Slow Motion Video yang mampu menghadirkan video dengan efek lambat hingga 960fps.

Dengan perjalanan pengembangan fitur-fitur kamera untuk merekam video pada perangkat buatannya, terlihat bahwa OPPO sudah memprediksi tren smartphone ke depannya. Bahkan OPPO juga sudah menambahkan inovasi fitur video pada smartphone terbarunya, Reno4, yang akan segera diluncurkan di Indonesia dalam waktu dekat.

Tinggalkan Komentar