Berita Perangkat Pintar

Segera Dirilis di Indonesia, Kamera Sony ZV-1 Sasar Segmen Vlogger

Segera-Dirilis-di-Indonesia-Kamera-Saku-Sony-ZV-1-Sasar-Segmen-Vlogger-Header.

Gadgetren – Produsen kamera digital asal Jepang, Sony, dikabarkan pada tanggal 23 Juli 2020 mendatang akan merilis kamera baru di Indonesia yang menyasar para vlogger bernama Sony ZV-1.

Kamera saku digital ini membawa desain dengan bodi yang compact, ringan, dan mudah digunakan saat melakukan vlogging. Desainnya yang klasik ini sendiri mirip dengan seri Sony RX100. Lantas bagaimana dengan spesifikasi dan fitur-fitur yang dibawanya?

Beberapa spesifikasi di dalamnya diadaptasi dari saudara sebelumnya itu, terutama pada bagian pembesaran optik. Tedapat pula ND Filter yang diperlukan saat mengambil gambar dalam keadaan cahaya melimpah.

Sony ZV-1 ini pun memiliki rentang fokus dari depan lensa, sensor 20,1MP Exmor CMOS RS berukuran 1 inci (13,2 mm x 8,8 mm), lensa ZEISS Vario Sonar T* dengan rentang 24-70mm, dan kemampuan pemrosesan video yang sama seperti Sony RX100 Mark VII.

Bila layar Sony RX100 dapat berputar 180 derajat dari bawah ke atas, Sony ZV-1 mampu berputar ke segala arah 360 derajat. Fitur ini sendiri merupakan terobosan baru buat kamera digital keluaran Sony, lantaran kamera Sony mirrorless pada seri Alpha saja masih berputar dari bawah ke atas.

Layar Sony ZV-1 sendiri hadir dengan Xtra Fine TFT LCD berukuran 3 inci yang juga dibekali dengan fitur panel sentuh untuk menyajikan 921.600 titik warna dalam aspek rasio 4:3.

Beralih ke sektor kamera, Sony ZV-1 menggunakan mesin pemrosesan gambar BIONZ X dengan apertur f/1.8/F11 yang mendukung fitur Steadyshot agar hasil foto dan video menjadi stabil serta Fast Hybrid Auto Focus yang memungkinkan pengguna mengalihkan fokus dari wajah ke latar belakang dengan mudah dan cepat.

Tanggal-Peluncuran-Sony-ZV-1-di-Indonesia.

Kamera ini juga memiliki kemampuan pelacakan objek dan Eye AF, serta sensitivitas ISO yang bisa diatur sesuai selera dari 100 hingga 12800. Didesain khusus untuk para vlogger kasual, kamera ini memiliki fitur vlogging yang dinamakan Product Showcase Setting untuk menunjukkan objek kecil pada sebuah produk dengan hasil gambar jernih dan fitur Bokeh pada pengaturan videonya.

Tak hanya sampai di situ, perekaman video kamera ini mampu mencapai kualitas 4K dengan kecepatan 30fps dan slow motion hingga 960fps. Ditambah lagi dukungan stabilisasi gambar EIS dan OIS serta fitur video time-lapse juga sudah dibenamkan pada Sony ZV-1.

Untuk memodifikasi pengambilan gambar foto maupun video sesuai selera, tedapat pengaturan yang terbilang lengkap mulai dari kontrol gambar, pengurangan noise, fungsi dynamic range, mode pengambilan gambar, scene, kecepatan pengambilan (3.0fps, 10fps, dan 24fps), efek gambar, dan masih banyak lagi.

Namun, sayangnya Sony ZV-1 tidak mendukung lubang electronic view finder (EVF). Bodi dari Sony ZV-1 pun tak menggunakan bahan magnesium seperti saudara lainnya melainkan bahan plastik yang memberikan bobot mencapai 249 gram dengan baterai.

Sementara untuk pengecasan baterai masih mengandalkan port micro USB dengan kapasitas daya DC3,6V. Pengisian dayanya ini membutuhkan sekitar 2,1W menurut standar CIPA.

Jika kalian tertarik memiliki kamera digital Sony ZV-1, maka pada saat pembeliannya akan mendapatkan Pelindung Angin atau yang dikenal dengan sebutan ‘dead cat’ lantaran bentuknya yang seperti bulu kucing.

Tinggalkan Komentar