Berita

Gunakan Strategi Baru, Huawei Terus Tambah Aplikasi Teratas ke Dalam Layanan Distribusi Digitalnya

Huawei Logo MWC 2019 Header

Gadgetten – Untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna ponsel pintar keluarannya, Huawei dikabarkan akan terus mengajak aplikasi teratas untuk bergabung ke dalam Huawei Mobile Service (HMS).

Lo Khing Seng selaku Deputy Country Director Huawei Consumer Business Groups Indonesia mengatakan bahwa HMS kini sudah banyak mengalami perkembangan. Jika terakhir ada 73 aplikasi telah bergabung, ke depannya Huawei akan melebarkan partner dengan target sebanyak 161 aplikasi.

“Sudah lebih 100 aplikasi yang bergabung. Untuk sesi dua ini lebih ke sektor keuangan peer-to-peer salah satu apps yang lagi tinggi. Ada enam apps peer-to-peer yang sudah masuk. Setiap harinya kita masih terus menambahkan aplikasi partner ke dalam HMS,” ujarnya kepada tim Gadgetren setelah acara peluncuran HUAWEI P40 dan P40 Pro+.

Ia menerangkan bahwa hampir semua bank-bank besar Indonesia akan turut masuk ke dalam HUAWEI AppGallery. Bank besar berikutnya yang sedang bersiap masuk ialah Bank Mandiri. “Ke depannya kita akan update lagi perkembangannya apa saja apps yang sudah join dengan kita,” tuturnya.

Khing Seng mengungkapkan bahwa pihaknya perlu melakukan strategi khusus untuk memasarkan HMS ke masyarakat agar lebih dikenal. “HMS itu PR besar kami. Bagaimana agar Top Apps di Indonesia untuk bisa join. Kita akan terus mempromosikan Huawei AppGallery dari segi launching, public relation, fans club, event-event lainnya,” jelasnya.

Salah satunya dalam acara Huawei Developer Day, dimana pihaknya akan memperkenalkan HMS dengan tema-tema Talk Show meliputi berbagi bagaimana HMS bisa membantu aplikasi untuk lebih berkembang, membuat inovasi terobosan dalam ekosistemnya, dan melakukan bisnis pengembangan bersama developer lokal untuk mempromosikan HMS di event-event mereka.

Seperti yang telah diketahui, Huawei sendiri baru saja menggenapi seri HUAWEI P40 ke pasar Indonesia dengan memboyong HUAWEI P40 dan P40 Pro+. Meski penjualan HUAWEI P40 Pro pada April lalu sedikit terhambat lantaran COVID-19, namun hal tersebut tak mengurungkan niat Huawei meluncurkan kedua seri lainnya.

HUAWEI-Mobile-Services-Petinggi

Edy Supartono selaku Training Director Huawei Consumer Business Group Indonesia menambahkan bahwa kondisi saat ini membuat semua brand bahkan industri terkena dampak COVID-19 dan semuanya baru pertama kali mengalami hal ini.

Namun demikian, Huawei nampaknya bakal belajar dari strategi penjualan yang digunakan pada HUWAEI P40 Pro sebelumnya. “Strategi pemasaran dan penjualan serta kultur bekerja berubah, terutama dari tim lapangan yang biasanya retailer bisa bekerja maksimal untuk engagement. Otomatis kita mengubah strategi, sekarang lebih menyasar ke pasar online,” ujarnya.

Huawei juga sudah memulai memperbanyak pendekatan secara daring seperti melalui sosial media hingga aplikasi video singkat populer TikTok. “Tujuannya kita bisa memperluas untuk menggapai lebih banyak konsumen,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar