Aplikasi Berita

Platform Shooper Resmi Diluncurkan, Bisa Cari Harga Kebutuhan Pokok Termurah

Platform-Shooper-launch-IG-Header

Gadgetren – Hari ini secara resmi platform buatan anak Negeri, Shooper telah melangsungkan peluncurannya secara online. Platform ini merupakan aplikasi yang dapat membantu keluarga terutama ibu-ibu untuk dapat berbelanja secara hemat.

Oka Simanjuntak selaku CEO dan Founder Shooper mengungkapkan bahwa platform ini telah dikembangkan selama tiga tahun sejak 2018 dan soft launching hadir di Google Playstore secara gratis sudah sejak 26 Januari 2020.

Ia menceritakan bahwa selama tiga tahun ini tim telah menguji coba platform tersebut kepada komunitas ibu-ibu yang awalnya hanya dari sebuah grup WhatsApp kemudian berkembang ke sebuah platform.

Lebih jauh lagi, platform ini sendiri ingin menampung lebih banyak pengguna terutama di kalangan ibu-ibu, sehingga menjadikan platform yang ramah bagi pengguna atau user friendly. Selama pengembangan tersebut pihaknya juga banyak menerima kritik dan saran dari pengguna dan telah melakukan berbagai perbaikan.

“Maklum ibu-ibu itu gaptek, kami berusaha untuk bisa mengakomodir semua orang. Kami berkali-kali banyak mendatangi acara perkumpulan ibu-ibu untuk melakukan presentasi ide platform ini,” ujarnya kepada tim Gadgetren dalam peluncurannya secara online melalui Google Meet.

Sebagai platform fintech, Oka mengatakan bahwa Shooper juga merupakan sebuah gerakan komunitas yang mendorong masyarakat untuk berbagi informasi mengenai harga kebutuhan pokok terbaik (Best Price Deals) khusus di toko fisik offline baik di supermarket, minimarket, maupun toko kelontong atau warung.

Oka-Simanjuntak-CEO-Dan-Founder-Shooper

Tak hanya bisa mencari harga murah di toko dekat rumah dengan teknologi GPS, Shooper juga memiliki empat fitur lainnya yang dapat menopang ekonomi keluarga dimasa pandemi COVID-19 yang kita ketahui membuat ekonomi bergejolak.

Melalu fitur yang disebut universal point reward, pengguna bisa mendapatkan poin untuk hadiah menarik baik secara diundi maupun tidak. Selain itu ada fitur menarik bernama manage family finances atau kelola keuangan keluarga.

Berkat teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan yang berkolaborasi dengan Human Augmentation, fitur tersebut mampu membaca struk belanja sehingga dapat memonitor pengeluaran belanja pengguna setiap bulannya.

“Tadinya kami menggunakan OCR AI, tapi kurang maksimal membacanya. Dengan kolaborasi antara Al dan Human Augmentation atau dibantu manusia secara real dapat mencapai tujuan 90% akurat,” ungkap Oka.

Fitur lainnya ialah share shopping list yang mana pengguna bisa buat daftar belanja untuk berbagai keperluan seperti belanja bulanan, arisan, atau acara kantor. Kemudian  daftar belanja tersebut bisa dibagikan agar teman-teman daoat melihat harga terbaik dari produk yang dibutuhkan.

Hingga kini Shooper sudah memiliki 1.200 pengguna yang terdiri dari 60 persen pengguna aktif dengan jumlah unggahan struk mencapai 10.000 dan toko fisik sebanyak 1300 serta jumlah produk lebih dari 10.000.

Tinggalkan Komentar