Berita

Data Criteo: Tren Belanja Online Indonesia Meningkat Selama PSBB

Criteo Tren Belanja Online Meningkat Header[sumber: Pixabay]

Gadgetren – Criteo, sebuah perusahaan teknologi yang mendukung pelaku pemasaran menemukan bahwa ada perubahan perilaku konsumen di beberapa bagian negara yang ditunjukkan dengan peningkatan penjualan online brand dan ritel tertentu.

Berdasarkan data yang diolah Criteo, hal ini disebabkan oleh pergeseran perilaku konsumen akiba tengah berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar yang telah diterapkan di beberapa kota di Indonesia dan negara lainnya.

Pauline Lemaire selaku Director of Account Strategy Criteo for Large Customers, SEA, Hong Kong and Taiwan mengatakan bahwa lalu lintas web harian telah melonjak lebih dari 50% secara global. Pihaknya merasakan bahwa perdagangan online sekarang telah mengalami peningkatan untuk konsumen di Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

“Kami juga menyadari tren ini terjadi di Indonesia. Kami memperkirakan hal ini akan tetap berlanjut, terutama selama bulan Ramadan dari tanggal 23 April-23 Mei 2020 dimana lebih banyak orang yang diharapkan untuk beralih ke belanja online dalam rangka persiapan memasuki momen keagamaan ini,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang dilayangkan kepada tim Gadgetren.

Ia menambahkan bahwa kini ritel akan dihadapkan dengan tantangan baru tren belanja secara online dalam skala besar dan sekaligus menjaga stabilitas bisnis mereka dimasa yang tidak baik ini.

Data Criteo tanggal 16 Februari hingga 15 Maret 2020 telah menunjukkan bahwa barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti bumbu dapur dan biji-bijian telah mengalami peningkatan penjualan online.

Seiring meningkatnya konsumen yang menyesuaikan diri dengan bekerja dan belajar dari rumah, segmen elektronik mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam penjualan online secara global.

Data Criterio Januari 2020[sumber grafik: Criterio]

Berdasarkan data Criteo tahun lalu saja, transaksi belanja lebih sering terjadi ketika matahari terbenam. Data Ramadan Criteo telah mengungkap bahwa aktivitas ritel online dari Malaysia dan Indonesia selama Ramadan 2019 melonjak pada jam 3 pagi setiap harinya.

Penggunaan ponsel meningkat selama bulan Ramadan karena konsumen menggunakan aplikasi keagamaan online untuk salat, layanan pengiriman bahan makanan serta makanan jadi, aplikasi hiburan, dan komunikasi. Pangsa seluler mingguan dalam penjualan melonjak menjadi 39% selama Idul Fitri tahun lalu.

Pada tahun 2019, penjualan dalam perangkat aplikasi mobile tumbuh hingga 83%. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen mungkin tergerak untuk membeli lebih banyak melalui aplikasi mobile karena perangkat tersebut memberikan pengalaman belanja yang mudah dan nyaman.

Tren belanja online ini diperkirakan Criteo akan terjadi juga di bulan Ramadhan tahun ini yang sebentar lagi akan segera datang. Dengan demikian, Pauline menyarankan brand dan pelaku ritel harus memastikan jaringan logistik dan kapasitas pemenuhannya cukup kuat, serta memastikan stok barang lengkap serta bersiap-siap fokus pada pelayanan di pukul 03.00 hingga 04.00 pagi.

Tinggalkan Komentar