Gadget Smartphone

Kelebihan dan Kekurangan Advan G2 Pro – Smartphone Lokal yang Tak Kalah Menarik

Kelebihan dan Kekurangan Advan G2 Pro Header

Gadgetren – Meskipun persaingan di pasar entri smartphone semakin menggila, produsen asli Indonesia, Advan, tidak menyerah begitu saja. Baru-baru ini, mereka bahkan ikut meluncurkan smartphone baru.

Dengan mengusung nama Advan G2 Pro, menurut saya, smartphone baru dari Advan tersebut tak kalah menarik dengan smartphone-smartphone keluaran produsen internasional. Smartphone ini sudah mengusung paket komplit smartphone untuk kelas entri.

Bahkan secara teknis, Advan G2 Pro bisa menjadi pilihan menarik, karena sudah menawarkan beberapa kelebihan yang bisa dipertimbangkan bagi kamu yang memiliki dana terbatas di angka Rp 1,2 Jutaan.

Dibandingkan dengan beberapa smartphone yang ada di rentang harganya, smartphone baru Advan ini tergolong memiliki layar yang cukup luas. Dengan resolusi HD+ (1.520 X 720 piksel), Advan G2 Pro memiliki layar IPS berukuran 6 inci.

Menariknya, meskipun dibanderol dengan harga yang relatif murah, layar di smartphone tersebut juga sudah dilengkapi dengan proteksi layar Gorilla Glass, meskipun produsennya tidak mengungkapkan versi yang digunakannya.

Di aspek piranti keras di dalamnya, Advan G2 Pro juga sudah didukung dengan RAM dan memori penyimpanan internal yang berukuran cukup besar. Smartphone ini memiliki RAM 3 GB dan memori 32 GB, yang cukup bisa diandalkan untuk menjalankan aplikasi harian atau menyimpan data yang lebih banyak.

Dan supaya bisa berjalan dengan lebih baik lagi, Advan G2 Pro juga sudah menjalankan sistem IDOS 9.42, yang mana merupakan sistem khusus yang dibangun berdasarkan kelebihan-kelebihan dari Android 9 Pie.

Sisi fotografi juga menjadi kelebihan utama yang bakal diandalkan Advan G2 Pro dalam meramaikan pasar entri. Smartphone buatan Advan ini sudah dilengkapi dengan kamera utama ganda dengan kombinasi 13 MP + 2 MP.

Sayangnya, meskipun memiliki beberapa kelebihan di atas, Advan G2 Pro pun juga memiliki beberapa kekurangan. Hanya saja, kekurangan tersebut cukup bisa dimaklumi mengingat harganya yang relatif murah.

Selain sensor fingerprint yang sudah dimiliki beberapa smartphone murah dengan harga yang tidak terpaut jauh, Advan G2 Pro masih didukung dengan kapasitas baterai yang biasa saja (3.200 mAh). Padahal jika diperhatikan, chipset dari smartphone ini – UNISOC SC9863A – masih menggunakan manufaktur yang sangat besar, yakni 28 nm.

Dengan mengusung layar luas yang disebut dengan FullView elegan, Advan G2 Pro sayangnya juga masih menggunakan desain smartphone tradisional, tanpa notch atau punch hole tapi tidak benar-benar bezel less.

Selain itu, di bagian belakangnya terdapat kamera yang menjadi andalan Advan G2 Pro dengan desain menonjol yang bisa membuat tutup lensanya mudah tergores, sehingga membutuhkan pelindung lensa tambahan, atau case tambahan yang lebih tebal.

Tinggalkan Komentar