Laptop Review

Review ASUS VivoBook A412F – Laptop Ngebut dan Ramping yang Tidak Boleh Dilewatkan

Review ASUS VivoBook A412 Header

Gadgetren – Indonesia kembali kedatangan laptop menarik dari ASUS, yang kali ini bernama VivoBook A412F.

Belakangan ini ASUS memang memberikan inovasi yang patut untuk diacungi jempol melalui berbagai seri laptop terbaru yang mereka miliki. Begitu juga dengan lini VivoBook yang mendapatkan berbagai perombakan dibandingkan beberapa tahun lalu.

Sebelumnya saya telah mengulas VivoBook S14 S430UN yang sempat membuat saya cukup terkejut akan kualitas maupun kenyamanan yang diberikan. Maka dari itu saya punya ekspektasi yang cukup besar terhadap laptop terbaru satu ini.

Lalu apakah ASUS VivoBook A412 akan kembali membuat saya terkejut? Setelah mencobanya secara langsung, ini beberapa hal yang saya bisa bagikan.

ASUS VivoBook A412F yang saya uji coba ini hadir dalam balutan warna perak yang membuatnya terlihat berkelas. Pilihan warna ini tentu saja menjadi angin segar tersendiri karena biasanya hanya menawarkan perpaduan warna hitam dan abu. Tidak hanya soal warnya saja, VivoBook A412 ini juga menghadirkan desain yang menarik.

ASUS VivoBook A412 Desain

Kata “ramping” langsung muncul dibenak saya ketika pertama kali menggenggamnya. Bodinya memang masih belum setara kelas ultrabook premium tapi sudah sangat portable untuk dibawa kemana-mana dibandingkan laptop mainstream. Ditambah lagi bobotnya hanya sekitar 1,5 kg saja.

Sisi baiknya, laptop ini menjadi punya pilihan port yang cukup lengkap mulai dari USB 2.0, USB 3.1, USB-C 3.1, HDMI, 3.5mm audio jack, hingga microSD. Dengan begitu penggunanya tidak perlu membawa dongle untuk bisa terhubung ke berbagai perangkat masa kini.

Desain engsel ErgoLift kembali hadir pada VivoBook A412 sehingga bodi akan sedikit naik ke atas ketika laptop dibuka. Hal ini membuat sistem pendingin dapat bekerja dengan lebih baik karena lebih banyak udara masuk serta membuat posisi keyboard lebih nyaman untuk mengetik.

ASUS VivoBook A412 Keyboard

Keyboard ASUS memang kini terasa mengalami peningkatan dibandingkan produk tahun lalu. Mengetik dokumen panjang di laptop ini terasa nyaman berkat permukaan yang solid sehingga setiap tombol terasa benar-benar tertekan. Lampu backlit berwarna putih pun turut hadir agar huruf di keyboard dapat tetap mudah dilihat saat kondisi minim cahaya.

VivoBook A412 juga mempunyai ukuran touchpad yang luas sehingga jari dapat menyelusur dengan nyaman. Selain itu, ada sensor pindai jari yang bisa digunakan untuk membuka kunci login melalui fitur Windows Hello. Namun, posisinya terasa sedikit mengganggu karena berada di dalam area touchpad, padahal masih banyak area kosong di sekitar.

Untungnya, ASUS memanfaatkan secara maksimal area layar VivoBook A412 dengan menghadirkan desain NanoEdge yang punya bezel tipis hanya 5,7 mm saja. Hal ini membuat layar 14 inci yang dihadirkan terlihat lebih luas dibandingkan layar laptop biasa.

ASUS VivoBook A412 Layar

Layarnya sendiri hadir dalam resolusi Full HD 1080p yang menghasilkan gambar secara tajam dan akurasi warna yang baik. Dilengkapi dua speaker yang cukup lumayan, laptop ini akan memberikan pengalaman yang cukup imersif saat mengkonsumsi konten multimedia.

Untuk memanfaatkan layar berkualitas tersebut, VivoBook A412 ini dipersenjatai dengan prosesor Intel Core i5-8265U, kartu grafis NVIDIA GeForcce MX250, dan RAM DDR4 8GB Dual-Channel untuk memberikan performa sangat tinggi dalam aktvitias komputasi sehari-hari.

Kombinasi komponen tersebut membuat laptop ini dapat menjamin berbagai aplikasi berjalan dengan lancar mulai dari browsing dengan jumlah tab banyak, memutar video berkualitas tinggi, hingga bermain game sekalipun di waktu lenggang.

ASUS VivoBook A412 HWiNFO

Saat saya pertama kali masuk ke sistem operasi Windows 10 yang sudah terpasang di dalamnya, saya langsung terpukau akan kecepatannya dalam melakukan booting. Tidak hanya itu saja, membuka aplikasi maupun berpindah-pindah jendela aktif terasa sangat mulus sekali.

Bahkan saya sempat hanya sekedar bernavigasi ria di Windows untuk menikmati seberapa nyamannya performa yang diberikan. Tidak ada kata lain yang bisa saya berikan selain, luar biasa mulus.

Salah satu penyebab performa bisa secepat itu mungkin juga dikarenakan ASUS menyematkan penyimpanan PCIe G3X2 SSD berkapasitas 512GB sehingga mampu mengoptimalkan seluruh kinerja yang diberikan oleh sang prosesor.

ASUS VivoBook A412 Crystal Disk Mark

Melihat hasil benchmark menggunakan aplikasi Crystal Disk Mark, penyimpanan PCIe SSD tersebut memang punya kemampuan transfer data sangat cepat dengan raihan Read 1.740 MB/s dan Write 983 MB/s untuk segmen Sequential.

Masih belum secepat kelas SSD yang terpasang di ZenBook, tetapi angka tersebut jauh lebih cepat dibandingkan penyimpanan HDD konvensional yang biasanya terpasang laptop mainstream. Kinerja cepat ini akan sangat terasa sekali saat menggunakan laptop dalam keseharian.

Tidak hanya itu saja, VivoBook A412 pun cukup mumpuni untuk dibawa bermain game berkat adanya NVIDIA GeForce MX250 dengan VRAM 2GB. Kartu grafis ini mampu memberikan kinerja yang sedikit lebih baik dibandingkan GeForce MX150 yang umum ditemukan pada ultrabook 12 jutaan.

ASUS VivoBook A412 Benchmark

Skor yang diraih oleh laptop ini pada aplikasi 3DMark pun terbilang lumayan dengan skor 2.999 pada Fire Strike dan 10.883 pada Night Raid. Bagaimana performa nyatanya?

Saat saya mencoba bermain Counter Strike: Global Offensive, pengaturan grafis secara otomatis langsung terpilih High dengan resolusi native. Pada pengaturan grafis seperti itu, laptop ini mampu menjalankannya secara lancar dengan performa rata-rata di atas 60 FPS.

ASUS VivoBook A412 DOTA2

Hal serupa juga terlihat saat bermain game DOTA 2. Dengan mengaktifkan preset Best Looking, saya dapat menikmati game ini pada kisaran 50-60 FPS saat tengah bertarung melawan seorang hero lain.

ASUS VivoBook A412 GTA5

Yang mengejutkannya, VivoBook A412 ini juga dapat menjalankan Grand Theft Auto 5 denga sangat lancar. Game yang terbilang masih cukup berat di tahun 2019 ini mampu berjalan pada kisaran 50-60 FPS dengan pengaturan grafis Medium dan resolusi 720p.

Kipas laptop akan mulai terdengar ketika tengah bekerja dalam kondisi Full Load, tetapi untungnya permukaan keyboard terasa tetap adem ketika saya gunakan bermain game.

Melihat dari berbagai tes tersebut, saya dapat menyimpulkan kalau VivoBook A412 ini masih cocok bagi pengguna yang ingin bermain game eSport maupun game online lainnya di waktu senggang. Walaupun bukan laptop gaming, namun pengguna tidak akan kecewa akan performanya saat iseng-iseng dibawa bermain game.

Sayangnya, performa tinggi tersebut harus berimbas terhadap daya tahan baterainya. Walaupun masih terbilang di atas-atas laptop pada umumnya, namun daya tahannya kurang memuaskan untuk kebutuhan saya.

ASUS VivoBook A412 Tes Baterai

Pada tes baterai pada PCMark 8 Work yang mensimulasikan beban kinerja aplikasi kantoran pada umumnya, laptop ini dapat tetap menyala selama 3 jam 6 menit. Sedangkan untuk pengisian daya, saya hanya perlu menunggu sekitar 1 jam 50 menit agar baterai terisi dari 18% hingga 100%.

Tidak terlalu istimewa, tetapi masih terbilang di atas rata-rata. Maka dari itu pastikan untuk selalu sedia membawa charger ketika berencana menggunakannya di luar ruangan.

Secara keseluruhan, saya sangat menyukai dan puas apa yang ditawarkan oleh ASUS kali ini. VivoBook A412 memberikan segala hal yang dibutuhkan oleh para kaula muda yang ingin punya laptop kencang dan bertenaga tanpa perlu memiliki bodi yang besar.

Laptop ini tidak lah sempurna karena masih ada beberapa hal yang bisa ASUS tingkatkan lagi khususnya dalam hal daya tahan baterai. Walaupun begitu, hal ini mungkin tidak akan terlalu mempengaruhi pengguna yang selalu dapat menemukan sumber listrik.

Rasanya lini VivoBook besutan ASUS kini terus semakin lebih baik, bahkan mendekati kelas atas dari segi performa maupun kenyamanan. Maka dari itu, ASUS VivoBook A412F wajib masuk ke dalam daftar pertimbangan bagi yang tengah mencari ultrabook di kelas ini.

Kelebihan

  • Performa bertenaga
  • Penyimpanan SSDcepat
  • Keyboard memiliki backlit
  • Tersedia berbagai konektivitas
  • Sudah ada sensor fingerprint
  • Bodi ramping dan portable

Kekurangan

  • Daya tahan baterai kurang memuaskan
Review ASUS VivoBook A412F
  • Editor Rating
  • Rated 4.5 stars
  • 80%

  • Review ASUS VivoBook A412F
  • Diulas oleh:
  • Dirilis pada:
  • Terakhir diperbarui: Juni 21, 2019
  • Layar
    Editor: 90%
  • Performa
    Editor: 100%
  • Baterai
    Editor: 70%
  • Desain
    Editor: 80%

Tinggalkan Komentar