Berita Smartphone

Xiaomi Mi A2 Resmi Bawa Snapdragon 660 dan RAM 6 GB. Lebih Murahkah?

Xiaomi Mi A2 Header

Hari ini Xiaomi secara resmi meluncurkan smartphone terbarunya yang bernama Mi A2 di Madrid, Spanyol. Hampir sama dengan Mi A1, perangkat ini tergabung dalam program Android One.

Dengan kata lain, Xiaomi Mi A2 akan mendapatkan update sistem operasi Android terdepan dan tercepat hingga 2 tahun ke depan. Sementara itu, sistem operasinya sudah menggunakan Android 8.1 Oreo murni tanpa MIUI.

Untuk layarnya sendiri memiliki lebar 5,99 inci dengan resolusi Full HD+ (2.160 x 1.080 piksel), berteknologi IPS, dan beraspek rasio 18:9 yang memenuhi bagian depannya. Namun smartphone ini tidak memiliki poni atau notch di bagian depannya.

Hal ini bisa terjadi karena Xiaomi Mi 6X yang merupakan varian Tiongkok dari smartphone ini sama sekali tidak menggunakan poni karena Mi A1 terdahulu menggunakan desain dan spesifikasi hardware sama persis dengan Mi 5X.

Dapur pacu dari Mi A2 sendiri hampir mirip dengan Mi 6X yang dipercayakan pada chipset Qualcomm Snapdragon 660 Octa-core yang memiliki performa bertenaga. Untuk mengimbangi chipset tersebut, ternyata Xiaomi menghadirkan perangkat terbaru ini dengan beberapa varian yang terdiri dari RAM 4 GB + storage internal 32 GB, RAM 4 GB + storage internal 64 GB, dan RAM 6 GB + storage internal 128 GB.

Soal urusan fotografi, Xiaomi Mi A2 telah dibekali dengan kamera depan 20 MP, bersensor Sony IMX376, dan LED Flash yang dapat memanjakan pencinta selfie. Bahkan berkat bantuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memungkinkan foto selfie atau wefie yang dihasilkan lebih bagus.

Sementara dua kamera belakangnya memiliki kombinasi 12 MP + 20 MP dengan AI dan LED Flash yang dapat menghasilkan foto dengan bagus secara pintar. Bahkan Mi A2 juga dapat menghasilkan foto berefek bokeh (background blur) dengan cepat dan lancar.

Baterai berkapasitas 3000 mAh dipercaya menjadi sumber energi kehidupan smartphone yang satu ini. Tak ketinggalan, dukungan jaringan 4G-LTE, WiFi, sensor fingerprint di bagian belakang, dan Bluetooth telah hadir di dalamnya.

Nantinya smartphone ini akan hadir di 40 negara, termasuk Indonesia. Sementara harganya di Eropa mencapai 250 Euro atau sekitar Rp 4,2 juta untuk varian RAM 4 GB + ROM 32 GB, 280 Euro atau sekitar Rp 4,7 juta untuk varian RAM 4 GB + ROM 64 GB, dan 350 Euro atau sekitar Rp 5,9 juta untuk varian RAM 6 GB + ROM 128 GB.

[Sumber : GSMArena]

Tinggalkan Komentar