Berita Smartphone

Punya Dua Layar yang Bisa Dilipat, ZTE Axon M Miliki Kamera 20 MP dan RAM 4 GB

ZTE Axon M Header

ZTE merupakan salah satu perusahaan teknologi jaringan yang juga terkenal dengan produk smartphone buatannya. Bahkan ZTE sendiri memiliki sub-brand smartphone dengan fitur canggih yang bernama Nubia.

Selain Nubia, sebenarnya ZTE juga terkenal dengan smartphone kelas atasnya pada keluarga Axon. Menariknya baru-baru ini ZTE melucurkan smartphone terbarunya di Amerika Serikat yang bernama Axon M.

Perangkat yang satu ini memiliki keunikan pada dua layarnya yang bisa dilipat. Dual layarnya sendiri sama-sama mempunyai lebar 5,2 inci dengan resolusi Full HD (1.920 x 1.080 piksel), aspect ratio 1,78:1, dan dilindungi kaca anti gores Corning Gorilla Glass 5.

Akibat layar keduanya yang bisa dilipat ke bagian belakang sehingga membuat ZTE hanya menyematkan kamera 20 MP dengan apertture f/1.8, image stabilization, PDAF, serta LED Flash di bagian depannya yang bisa berfungsi menjadi kamera depan dan belakang sekaligus. Apabila penggunanya ingin menjadi kamera belakang maka tinggal melipat layar keduanya ke bagian belakang.

Sebenarnya desain dari Axon M ini mengingatkan pada smartphone Kyocera Echo yang pernah dirilis pada tahun 2011 silam. Selain itu, desainnya juga mirip seperti Nintendo DS yang memiliki dua layar, namun tanpa tombol.

ZTE Axon M All Feature

Nantinya dengan dua layar ini memungkinkan penggunanya dapat menggunakan 3 pilihan mode yang terdiri dari Extended mode, Dual mode, dan Mirror mode. Extended mode dilambangkan dengan kotak A besar yang memungkinkan dua layar menjadi satu layar yang besar sehingga membuat penggunanya dapat menjalankan aplikasi dan keyboard dengan area yang luas. Contohnya saja menjalankan aplikasi Word dalam satu layar besar dan keyboard berada di bawahnya dengan area yang luas.

Sementara Dual mode memungkinkan dua layar Axon M bisa memberikan tampilan yang berbeda. Hal ini sangat berguna untuk multitasking ketika penggunanya menjalankan dua aplikasi sekaligus dengan layar terpisah. Ibaratnya kalau dual-split memungkinkan dua aplikasi berjalan dalam satu layar, maka Axon M mengizinkan dua aplikasi berjalan di layar berbeda dan tentu saja dengan area luas ini akan lebih membuat penggunanya nyaman.

Terakhir, Mirror Mode akan menduplikasi tampilan layar utama di layar kedua sehingga apa yang ditampilkan pada layar utama tentunya akan hadir juga pada layar kedua. Beberapa contoh hal yang dapat dilakukan dengan mode ini seperti bermain catur atau menonton video dengan orang lain yang duduk di depan kita saat berada dalam mode tenda. Bahkan dengan Mirror mode ini akan memudahkan penggunanya untuk mengambil foto dengan kamera belakang.

Dari sektor hardware, smartphone yang satu ini telah dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 821 Quad-core, RAM 4 GB, storage internal 64 GB yang dapat ditambahkan microSD hingga 256 GB.

Tak ketinggalan, dukungan jaringan 4G-LTE, baterai berkapasitas 3.180 mAh ditambah Quick Charge 3.0, dual speaker, port jack audio 3,5mm, port USB Type-C, dan sistem operasi Android 7.1.2 Nougat telah hadir di dalamnya. Untuk saat ini, ZTE Axon M baru tersedia untuk AT&T di Amerika Serikat dengan biaya langganan US$24,17 atau sekitar Rp 326 ribu per bulan selama 30 bulan. Selanjutnya, smartphone ini juga akan meluncur ke Tiongkok, Jepang, dan negara kawasan Eropa.

[Sumber : Gizmochina]

Tinggalkan Komentar