
Gadgetren – Sebagai penggemar anime Gundam, bisa langsung mencoba game Gundam terbaru tentu menjadi salah satu pengalaman yang cukup menarik di Tokyo Game Show 2026.
Kali ini saya berkesempatan menjajal Gundam Rouge Orbit, game terbaru dari Bandai Namco yang ternyata menawarkan gameplay cukup berbeda dibandingkan game Gundam pada umumnya.
Hal pertama yang langsung terasa adalah gaya pertarungannya yang sangat cepat. Kalau melihat gameplay-nya sekilas, saya justru teringat dengan Devil May Cry yang memang juga saya senang mainkan.
Di sini pemain bisa melakukan berbagai kombo secara real-time untuk menghadapi banyak musuh sekaligus. Pergerakannya terasa cukup lincah dan pemain dituntut untuk terus menyerang, berpindah posisi, serta memanfaatkan berbagai jenis senjata yang tersedia.
Pilihan senjatanya pun cukup beragam. Ada pedang untuk pertarungan jarak dekat, grapple, senapan laser, hingga bola-bola laser yang sekilas mengingatkan saya pada persenjataan yang ada di Gundam SEED.
Tidak berhenti di situ, Gundam yang digunakan juga nantinya bisa dikustomisasi. Pemain dapat mengganti berbagai bagian serta persenjataannya untuk menyesuaikan dengan gaya bermain masing-masing.
Menurut saya kombinasi sistem pertarungan cepat dan kustomisasi tersebut membuat gameplay Gundam Rouge Orbit terasa cukup menarik.
Saat memainkan demonya, ada beberapa momen ketika saya benar-benar merasa seperti sedang mengendalikan Gundam sendiri. Apalagi ketika kombo berhasil dilakukan dan berbagai musuh langsung dihancurkan dalam waktu singkat.
Bukan Lawan Mobile Suit

Hal lain yang cukup mengejutkan saya justru datang dari musuh yang dihadapi. Berbeda dari bayangan saya sebelumnya, pada demo yang saya mainkan, musuh yang muncul bukan Mobile Suit, melainkan berbagai jenis monster.
Setelah beberapa waktu bermain, saya bahkan harus menghadapi bos monster berukuran sangat besar. Pertarungan melawan bos ini sekilas mengingatkan saya pada Monster Hunter, terutama karena ukurannya yang jauh lebih besar dan pola pertarungannya yang membuat pemain harus terus bergerak.
Dari sisi visual, Gundam Rouge Orbit juga terlihat cukup menarik. Animasi pergerakannya terasa mulus dan berbagai efek serangan membuat pertarungan terlihat spektakuler.
Dengan tempo permainan yang cepat, saya juga tidak merasa pertarungannya mudah membuat bosan setidaknya berdasarkan demo yang saya coba di TGS 2026.
Bagaimana dengan Ceritanya?
Untuk bagian cerita, saya belum bisa memberikan banyak komentar karena demo yang saya mainkan menggunakan teks dan audio dalam bahasa Jepang.
Namun berdasarkan informasi yang sudah beredar, Gundam Rouge Orbit akan membawa cerita tentang protagonis yang berusaha menyelamatkan dunia dari serangan alien.
Yang menarik, game ini juga dikabarkan berada dalam satu universe dengan anime Gundam terbaru yang akan hadir tahun depan yaitu Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO.
Serasa Jadi Kira di Gundam SEED

Setelah mencoba demonya, saya cukup menikmati pendekatan yang ditawarkan Gundam Rouge Orbit.
Buat saya pribadi, ada beberapa momen ketika memainkan game ini yang terasa seperti menjadi Kira di Gundam SEED terutama ketika bisa menghancurkan banyak musuh sekaligus dengan berbagai serangan.
Bedanya, kali ini saya sendiri yang langsung mengendalikan Gundam tersebut.
Gundam Rouge Orbit dijadwalkan dirilis pada 5 Maret 2027 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC melalui Steam. Di Indonesia, game ini dibanderol dengan harga Rp699.000.



Tinggalkan Komentar