ASUS Vivobook 14 Flip TP3407
Review Headphone

Review EarFun Air Pro 4+ – Earbud Flagship dengan Harga Terjangkau

Review EarFun Air Pro 4+ - Earbud Flagship dengan Harga Terjangkau

Review EarFun Air Pro 4+
  • Rating
4

Kesimpulan

Sebagai earbud flagship dari EarFun, Air Pro 4+ menawarkan paket yang cukup lengkap. Kualitas suaranya memuaskan, dukungan codec-nya luas, fitur yang ditawarkan melimpah, dan aplikasi pendampingnya juga mudah digunakan.

Yang Disukai

  • Fitur melimpah
  • Kualitas suara memuaskan
  • Dukungan Qualcomm aptX
  • Value yang ok

Yang Tidak Disukai

  •  AI Translation kurang matang

Gadgetren – Brand audio EarFun bisa dibilang masih tergolong baru di Indonesia. Namun di pasar global, kiprah merek yang satu ini sebenarnya sudah cukup dikenal.

EarFun memiliki misi untuk menghadirkan produk audio dengan kualitas suara premium tetapi tetap ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Salah satu produk terbarunya yang menarik perhatian adalah earbud flagship EarFun Air Pro 4+ yang dibanderol di kisaran Rp1,5 jutaan.

Lantas, apakah earbud ini berhasil membawa misi EarFun tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Desain

EarFun Air Pro 4+

EarFun Air Pro 4+ mengusung desain earbud bertangkai dengan eartip silikon. Ukuran earbudnya agak sedikit lebih besar dibandingkan beberapa earbud yang pernah saya coba.

Eartip silikon bawaannya juga terasa agak kebesaran di telinga saya, padahal biasanya saya tidak perlu mengganti eartip bawaan. Untungnya EarFun menyediakan empat pasang eartip alternatif dengan ukuran yang berbeda-beda sehingga kita bisa menyesuaikannya dengan ukuran telinga.

Meski begitu, earbud ini tetap terasa ringan dan nyaman digunakan bahkan ketika saya pakai untuk mendengarkan musik selama berjam-jam. EarFun Air Pro 4+ juga sudah memiliki sertifikasi IP55 sehingga tahan terhadap debu dan semprotan air.

Untuk varian warna hitam yang saya gunakan, EarFun memadukan bagian berwarna perak gelap matte dengan hitam glossy pada earbud. Case-nya sendiri menggunakan finishing hitam matte yang terasa lembut ketika digenggam dan tidak mudah terlihat kotor. Tutup case juga mudah dibuka, sementara engselnya terasa cukup firm.

EarFun Air Pro 4+

Menariknya kedua earbud diletakkan secara vertikal di dalam case. Meski begitu posisinya tetap terasa kokoh berkat sistem magnet yang cukup kuat.

Di bagian depan case terdapat lampu indikator yang cukup lebar untuk menunjukkan status baterai. Sementara itu port USB Type-C berada di bagian bawah case berdampingan dengan tombol pairing.

Kualitas Audio

EarFun Air Pro 4+

Dalam setelan bawaan, EarFun Air Pro 4+ mampu menghasilkan kualitas suara yang memuaskan untuk earbud di kelas harganya. Hal ini berkat penggunaan 10mm composite dynamic driver pada masing-masing earbud.

Saat digunakan untuk mendengarkan lagu Wilderness dari Explosions in the Sky, saya masih bisa mendengar detail-detail kecil dari musiknya. Berbagai frekuensi suara juga mampu disajikan dengan cukup baik sehingga pengalaman mendengarkan musik terasa menyenangkan.

Untuk membantu mengurangi gangguan suara dari lingkungan sekitar, EarFun Air Pro 4+ sudah dilengkapi fitur Active Noise Cancellation (ANC). Kemampuan peredamannya cukup membantu, meskipun tidak sampai menghilangkan mayoritas suara dari luar.

Saat digunakan di dalam kereta yang bising misalnya, ANC-nya terasa mampu mengurangi sekitar setengah kebisingan yang terdengar. Jadi suara dari luar memang masih ada tetapi cukup berkurang sehingga musik bisa dinikmati dengan lebih nyaman.

EarFun Air Pro 4+

Yang menarik, earbud ini menyediakan empat mode noise cancelling. Mulai dari mode yang menyesuaikan kondisi telinga dan lingkungan sekitar, mode khusus untuk meredam suara angin, hingga mode manual yang memungkinkan kita mengatur tingkat peredaman sesuai kebutuhan.

Jika ingin tetap lebih awas terhadap kondisi sekitar, tersedia juga Ambient Sound. Dengan mode ini, suara dari lingkungan sekitar maupun suara kita sendiri masih bisa terdengar dengan cukup jelas.

Dari sisi codec, EarFun Air Pro 4+ mendukung LDAC, Auracast, dan LC3. Earbud ini juga menawarkan dukungan Qualcomm aptX tetapi untuk memaksimalkannya tentu kita membutuhkan perangkat yang kompatibel.

Konektivitas nirkabelnya juga tergolong baik berkat dukungan Bluetooth 6.0. Saat saya mencoba menjauhkan handphone sekitar 10 meter dari earbud dengan beberapa tembok beton sebagai penghalang, musik masih terdengar lancar tanpa gangguan atau suara kresek-kresek.

EarFun Air Pro 4+

Soal latency, saya merasakan jeda sekitar 200–300 milidetik saat melakukan pengujian. Angka ini masih tergolong wajar untuk earbud nirkabel tetapi bagi pengguna yang bermain game tentu akan terasa.

Untungnya tersedia Game Mode yang dapat digunakan untuk mengurangi latency. Setelah diaktifkan, latency berhasil ditekan hingga di bawah 100 milidetik sehingga terasa jauh lebih responsif saat digunakan bermain game.

Untuk perekaman suara, kualitas mikrofon EarFun Air Pro 4+ sudah cukup baik untuk kebutuhan telepon. Namun untuk kebutuhan yang lebih serius seperti merekam voiceover, kualitasnya tentu masih belum bisa menggantikan mikrofon khusus.

Fitur dan Aplikasi

EarFun Air Pro 4+

EarFun Air Pro 4+ mengandalkan kontrol sentuh pada bagian lingkaran di atas tangkai earbud. Melalui gestur tersebut, kita bisa melakukan berbagai hal seperti memutar atau menjeda musik, mengganti lagu, mengatur volume, hingga mengubah mode suara.

Menurut saya, kontrol sentuhnya terasa agak sensitif. Selain itu pengaturan bawaan untuk sentuhan sekali yang digunakan untuk mengubah volume juga terasa kurang pas untuk saya.

Untungnya fungsi dari setiap gestur dapat diubah melalui aplikasi EarFun Audio. Aplikasi ini juga memungkinkan kita mengatur berbagai aspek EarFun Air Pro 4+ secara lebih mendalam tetapi tetap dikemas dengan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan.

Melalui aplikasi tersebut, kita bisa mengatur fitur noise cancelling secara lebih detail, memilih codec yang digunakan, hingga mengubah deteksi saat earbud ada di dalam telinga.

EarFun Air Pro 4+

Pengaturan Equalizer juga cukup menyenangkan karena tersedia banyak preset yang bisa dicoba. Jika masih belum menemukan karakter suara yang sesuai, kita juga bisa mengatur setiap frekuensi secara manual.

Salah satu fitur favorit saya yang kembali hadir di EarFun Air Pro 4+ adalah Dual Device Connection. Fitur ini memungkinkan earbud terhubung ke dua perangkat sekaligus dan secara otomatis memutar suara dari perangkat yang sedang digunakan.

Dengan fitur ini, saya bisa bekerja menggunakan laptop sambil mendengarkan musik. Ketika ada panggilan masuk di handphone, saya bisa langsung berpindah sumber suara tanpa perlu repot memutus dan menghubungkan earbud kembali.

EarFun juga menyematkan fitur AI Translation di dalam aplikasinya. Fitur ini dapat membantu menerjemahkan percakapan dengan lawan bicara yang menggunakan bahasa berbeda. Hasil terjemahannya cukup baik tetapi menurut saya cara kerjanya masih belum mulus.

Baterai

EarFun Air Pro 4+

Untuk daya tahan baterai, saya bisa menggunakan EarFun Air Pro 4+ selama 4 jam 53 menit dari kondisi baterai penuh hingga tersisa 10%. Pengujian ini dilakukan dengan ANC aktif pada mode maksimal.

Ketahanan baterainya sebenarnya tidak buruk tetapi juga belum bisa dibilang istimewa. Dengan ukuran earbud yang cukup besar dan kapasitas baterai 54mAh di masing-masing earbud, saya sebenarnya berharap daya tahannya bisa lebih lama.

Meski begitu, pengisian dayanya tergolong cepat. Saya hanya membutuhkan waktu sekitar 38 menit untuk mengisi baterai earbud dari 10% hingga penuh.

Saat dicek, baterai pada case masih tersisa 85%. Dengan demikian secara teori, total waktu penggunaan yang bisa diberikan case ini dapat mencapai sekitar 35 jam.

Case-nya sendiri dapat diisi melalui port USB Type-C dan sudah mendukung wireless charging sehingga kita tidak selalu harus bergantung pada kabel untuk mengisi dayanya.

Kesimpulan

EarFun Air Pro 4+

Sebagai earbud flagship dari EarFun, Air Pro 4+ menawarkan paket yang cukup lengkap. Kualitas suaranya memuaskan, dukungan codec-nya luas, fitur yang ditawarkan melimpah, dan aplikasi pendampingnya juga mudah digunakan.

Dengan harga sekitar Rp1,5 jutaan saat review ini dibuat, EarFun Air Pro 4+ terasa cukup menarik. Terlebih jika dibandingkan dengan earbud flagship dari merek lain yang harganya bisa mencapai Rp3-4 jutaan.

Sejujurnya saya tidak menemukan kekurangan yang benar-benar berarti di kelas harganya. Daya tahan baterainya memang belum istimewa, tetapi masih tergolong cukup.

Justru beberapa fitur ekstra yang ditawarkan terasa masih belum matang. AI Translation misalnya, memang menarik untuk dicoba tetapi cara kerjanya belum mulus. Begitu juga dengan banyaknya mode noise cancelling yang mungkin terasa membingungkan bagi sebagian pengguna.

ASUS Vivobook 14 Flip TP3407

Tentang penulis

Firman Nugraha

Editor-in-Chief Gadgetren yang sudah belasan tahun berpengalaman di dunia teknologi khususnya handphone. Awalnya ia pernah menjadi developer aplikasi Android di Nexian dan kini terjun ke dunia media.

Tinggalkan Komentar