Gadgetren – Samsung telah secara resmi memperkenal penerus Samsung Galaxy S25 FE. Bernama Samsung Galaxy S26 FE, perangkat tersebut membawa sejumlah penyesuaian yang bisa dipertimbangkan.
Jika dilihat secara sekilas, peningkatan yang ditawarkan memang tidak begitu kentara. Sebagian besar spesifikasinya masih didominasi dengan fitur dan dukungan yang serupa milik pendahulunya.
Pengguna Galaxy S25 FE yang ingin melakukan penyegaran makanya perlu mempertimbangkan berbagai perbedaan dari keduanya secara matang. Namun jika sedang memilih keduanya sebagai opsi baru, Galaxy S26 FE tetap bisa masuk ke dalam pilihan.
Perbedaan Samsung Galaxy S26 FE vs Samsung Galaxy S25 FE
Selaras banderol harganya yang meningkat secara signifikan, Galaxy S26 FE membawa dapur pacu yang semakin bertenaga. Chipset-nya tercatat lebih mutakhir ketimbang apa yang digunakan pendahulunya.
Samsung secara khusus membenamkan Samsung Exynos 2500. Chipset tersebut merupakan pemutakhiran dari Samsung Exynos 2400 yang dipercayakan sebagai dapur pacu Galaxy S25 FE.

Pemutakhiran yang ditawarkan salah satunya terletak pada basis inti yang digunakan. Meski sama-sama terkonfigurasi hingga 10 inti dengan ARM Cortex-A520 pada kluster efisiensi, Exynos 2500 telah memadukan ARM Cortex-X925 dan ARM Cortex-A725 di mana meningkatkan dari sebelumnya hanya ARM Cortex-X4 dan ARM Cortex-A720.
Bukan hanya lebih mutakhir, basis intinya juga terkonfigurasi secara lebih cepat. Exynos 2500 dapat dipacu dengan frekuensi hingga 3,2GHz sementara Exynos 2400 sebelumnya hanya sanggup menangani sampai 3,2GHz.
Pemroses grafis yang digunakan juga meningkat. Jika sebelumnya menggunakan Samsung Xclipse 940, Samsung kini memercayakan kemampuan pemrosesannya kepada Samsung Xclipse 950.
Berdasarkan klaim dari pihak Samsung, kombinasi yang ditawarkan membawa berbagai peningkatan. Galaxy S26 FE membawa pemrosesan data 11% lebih cepat, pemrosesan grafis 24% lebih bertenaga, serta pemrosesan kecerdasan buatan sampai 51% lebih mumpuni.
Dengan menggunakan Exynos 2500, pemrosesan data dan grafisnya juga jauh lebih efisien. Chipset tersebut soalnya sudah menggunakan teknologi 3nm GAA sementara Exynos 2400 masih 4nm FinFET.
Penggunaan teknologi manufaktur yang lebih kecil bakal membuat konsumsi daya menjadi lebih hemat. Samsung menyebutkan bahwa Galaxy S26 FE kini dapat bertahan satu jam lebih lama dari Galaxy S25 FE untuk melakukan pemutaran video.
Perlu diingat bahwa kapasitas penyimpanan daya dari keduanya sangat mirip. Dalam hal ini, Galaxy S26 FE maupun Galaxy S25 FE sama-sama mengemas baterai sebesar 4.900mAh.
Sayangnya dengan peningkatan di sektor dapur pacu, antarmuka USB yang digunakan justru menurun. Samsung kembali memakai USB 2.0 padahal sebelumnya telah menggunakan USB 3.2 Gen 1.
Selain berbagai perbedaan di atas, Samsung menggunakan konfigurasi peranti keras yang serupa. Galaxy S26 FE hanya saja hadir dengan antarmuka sistem lebih baru di mana telah memakai One UI 9 sedangkan pendahulunya masih One UI 8.


Tinggalkan Komentar