Gadgetren – Di tengah persaingan yang makin ketat, Samsung Galaxy A57 5G dan POCO X8 Pro hadir sebagai jawaban bagi mereka yang sedang mencari ponsel mumpuni untuk menjalani rutinitas.
Kedua perangkat menengah ini sama-sama dilengkapi dengan berbagai fitur dan dukungan kelas atas. Jadi, pengguna dapat menikmati pengalaman pemakaian premium tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Namun tidak bisa dipungkiri, Samsung dan Xiaomi membekali masing-masing perangkat ini dengan ciri khasnya sendiri. Kamu yang masih bingung untuk memilih salah satu di antara keduanya bisa menyimak ulasan berikut.
Perbedaan Samsung Galaxy A57 5G Vs POCO X8 Pro
Meskipun sama-sama menyasar kelas menengah, Galaxy A57 5G dan POCO X8 Pro membawa chipset yang sangat jauh berbeda. Kinerja yang ditawarkan oleh kedua ponsel ini pun sangat berlainan.
POCO X8 Pro secara teknis membawa dukungan chipset yang lebih bertenaga. Perangkat ini sudah memercayakan kemampuannya kepada MediaTek Dimensity 8500-Ultra saat Galaxy A57 5G mengandalkan Samsung Exynos 1680.

Dimensity 8500-Ultra memiliki basis inti yang lebih mutakhir. Saat Exynos 1680 masih menggunakan kombinasi dari arsitektur ARM Cortex-A720 dan Cortex-A520, chipset tersebut sudah sepenuhnya memakai ARM Cortex-A725.
Basis inti yang ditawarkan oleh Dimensity 8500-Ultra pun jauh lebih kencang. Chipset tersebut dapat menangani pemrosesan data dengan frekuensi maksimal hingga 3,4GHz sedangkan Exynos 1680 hanya sampai 2,9Ghz saja.
Di sisi lain, kedua chipset tersebut juga mempunyai pemroses grafis yang cukup berlainan. Dimensity 8500-Ultra memakai ARM Mali-G720 MC8 sementara Exynos 1680 mengandalkan Samsung Xclipse 550.
Dengan berbagai dukungan yang ditawarkan, Dimensity 8500-Ultra pun mampu mengungguli kinerja Exynos 1680. Keunggulannya bisa dilihat pada hasil perolehan skor AnTuTu yang lebih tinggi.
Dihimpun dari berbagai macam media, Exynos 1680 umumnya hanya mampu memperoleh skor AnTuTu hingga kisaran angka 1,3 jutaan. Dimensity 8500-Ultra dalam klaimnya bisa mengumpulkan hingga 2.283.558.
Bukan hanya penggunaan chipset, konfigurasi memori yang ditawarkan oleh Galaxy A57 5G dan POCO X8 Pro juga cukup berlainan. Keduanya memang menawarkan pilihan RAM yang serupa tetapi tidak untuk penyimpanannya.
Dalam hal ini, POCO X8 Pro lagi-lagi lebih unggul. Perangkat ini membawa pilihan penyimpanan dengan kapasitas lebih besar di mana dapat dipilih antara 256GB atau 512GB saat Galaxy A57 5G hanya tersedia dalam 128GB dan 256GB saja.
Layar yang Sangat Berlainan
Perbedaan dari Galaxy A57 5G dan POCO X8 Pro juga terlihat pada bagian layar. Kedua perangkat ini membawa panel dengan ukuran, resolusi, hingga tingkat kecerahan yang sangat berlainan.

Samsung Galaxy A57 5G
Untuk memanjakan mata para pengguna dalam menikmati berbagai konten, Galaxy A57 5G membawa layar berukuran 6,7 inci. POCO X8 Pro di sisi lain hanya mengusung panel yang membentang seluas 6,59 inci.
Menariknya dengan layar yang lebih kecil, POCO X8 Pro membawa tampilan yang lebih tajam. Perangkat ini membawa panel yang mampu menampilkan gambar dengan resolusi hingga 1,5K (2756 x 1268 piksel) sementara Galaxy A57 5G hanya sampai Full HD+ (2340 x 1080 piksel).
Mengusung teknologi AMOLED, layar POCO X8 Pro turut membawa tingkat kecerahan yang lebih tinggi. Panelnya dapat menangani hingga 3.500 nit saat layar Super AMOLED+ milik Galaxy A57 5G hanya sanggup beroperasi sampai 1.900 nit.
Sedikit informasi buat kamu yang belum tahu, layar dengan tingkat kecerahan lebih tinggi umumnya mempunyai tampilan yang lebih jelas di berbagai kondisi pencahayaan. Pengguna juga dapat memakainya untuk menikmati berbagai konten HDR secara lebih memanjakan mata.
Sektor Kamera Melengkapi Berbagai Perbedaannya
Sama-sama mengunggulkan kamera utama beresolusi 50MP, sektor fotografi turut melengkapi berbagai perbedaan antara Galaxy A57 5G dan POCO X8 Pro. Kedua ponsel ini mempunyai dukungan pengambilan gambar yang cukup berlainan.
Galaxy A57 5G dalam hal ini membawa dukungan pengambilan gambar yang lebih lengkap dengan penggunaan lensa makro beresolusi 5MP. Meski tergolong rendah, POCO X8 Pro belum membawanya.
Selain itu, lensa ultrawide milik Galaxy A57 5G juga mempunyai dukungan pengambilan gambar dengan resolusi lebih tinggi. Sensornya dapat menangani hingga 13MP saat kamera POCO X8 Pro hanya sampai 8MP.
Untungnya, berbagai kekurangan POCO X8 Pro tersebut diganti lewat kamera depan yang menawarkan resolusi pengambilan gambar lebih tinggi. Galaxy A57 5G hanya dilengkapi dengan sensor 12MP saat perangkat ini mengemas dukungan sampai 20MP.
Walaupun begitu, tidak bisa dipungkiri bahwa kemampuan perekaman kamera depannya masih sedikit lebih rendah. POCO X8 Pro dalam hal ini hanya dapat menangani video hingga 1080p @60fps saat Galaxy A57 5G sudah menawarkan dukungan sampai 4K @30fps.
Baterai Jadi Pembeda Selanjutnya
Melengkapi berbagai perbedaan yang ada, kedua ponsel ini turut menawarkan ketahanan daya yang sangat berbeda. POCO X8 Pro kembali unggul karena dilengkapi dengan kapasitas baterai yang lebih besar.

POCO X8 Pro
Berkat teknologi silikon-karbon yang secara teknis membawa kepadatan energi lebih tinggi, POCO X8 Pro dapat mengemas baterai sebesar 6.500mAh. Galaxy A57 5G yang mempunyai ukuran lebih besar padahal hanya mampu menampung kapasitas 5.000mAh saja.
Normalnya dengan kapasitas yang lebih besar, ponsel bakal memerlukan waktu pengisian lebih lama. Hal tersebut menariknya tidak berlaku untuk POCO X8 Pro karena Xiaomi telah melengkapinya dengan teknologi berkecepatan sangat tinggi.
Perangkat ini mendukung teknologi 100W HyperCharge yang secara teknis membawa kecepatan pengisian daya lebih dari dua kali lipat. Sebagai pembanding, Galaxy A57 5G hanya dilengkapi dukungan 45W Super Fast Charging 2.0.
Tawarkan Berbagai Dukungan yang Berbeda
Dilengkapi dengan chipset yang berbeda, Galaxy A57 5G dan POCO X8 Pro turut membawa dukungan konektivitas yang sedikit berlainan. Hal tersebut berlaku secara khusus untuk teknologi Wi-Fi yang digunakan.
Menawarkan kinerja yang lebih rendah, Galaxy A57 5G dilengkapi dengan teknologi Wi-Fi yang jauh lebih mutakhir. Perangkat ini telah mengadopsi standar Wi-Fi 6E saat POCO X8 Pro hanya mengandalkan Wi-Fi 6.
Karena menggunakan standar Wi-Fi 6E, Galaxy A57 5G mendukung penggunaan tiga pita frekuensi berbeda dengan jaringan 6GHz sebagai tambahan. Dukungan ini belum tersedia melalui standar Wi-Fi 6 milik POCO X8 Pro.
Sebagai gantinya, POCO X8 Pro menawarkan keandalan pemakaian yang jauh lebih kuat. Perangkat ini dilengkapi dengan sertifikasi ketahanan air dan debu yang mempunyai tingkatan lebih tinggi.
Saat Galaxy A57 5G hanya membawa sertifikasi IP68, POCO X8 Pro memadukannya dengan IP66, IP69, maupun IP69K dalam rangka menghadirkan perlindungan air yang lebih menyeluruh.
Disokong dengan sertifikasi ketahanan yang lebih banyak, POCO X8 Pro bukan hanya sekadar tahan terhadap perendaman seperti halnya Galaxy A57 5G. Perangkat ini juga mempunyai ketahanan yang baik terhadap semprotan bertekanan tinggi maupun air panas.
Bersama ketahanan air yang ditawarkan, kedua perangkat ini turut membawa lapisan pelindung layar yang cukup berlainan. Galaxy A57 5G mengusung Corning Gorilla Glass Victus+ sementara POCO X8 Pro memakai Corning Gorilla Glass 7i.
Yang tak kalah menggoda, POCO X8 Pro turut hadir dengan edisi khusus Iron Man. Tampilan perangkat hingga aksesori yang ditawarkan dibuat dengan desain bertema Super Hero Marvel tersebut.


Tinggalkan Komentar