
Review UGREEN EchoBuds Magic
- Rating
Kesimpulan
UGREEN EchoBuds Magic menawarkan layar sentuh pada case untuk kontrol fitur dengan mudah, kualitas audio memuaskan, dukungan LDAC, dan koneksi ke dua perangkat. Meski baterainya standar, TWS ini tetap menarik di kelas harga terjangkau.
Yang Disukai
- Kontrol layar yang unik
- Kualitas suara memuaskan
- Fitur lengkap
- Harga terjangkau
Yang Tidak Disukai
- Baterai tergolong biasa saja
Biasanya, case pada sebuah TWS hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan sekaligus mengisi daya earbud. Namun hal tersebut tidak berlaku pada UGREEN EchoBuds Magic. Sekilas saja sudah terlihat perbedaannya karena pada bagian depan case terdapat sebuah layar yang cukup besar.
Layar ini bukan sekadar pajangan. Dari sini kita bisa langsung mengontrol berbagai fungsi earbud seperti mengaktifkan noise cancelling, mengatur volume, memilih equalizer, mengaktifkan mode pairing, mengontrol musik, hingga menyalakan fitur Spatial Sound Effect dan Game Mode.
Yang membuatnya makin menarik, layar ini juga dilengkapi wallpaper animasi yang lucu dan akan muncul setiap kali layar aktif. Bahkan kita juga bisa mengganti wallpaper tersebut termasuk menggunakan foto dari handphone sendiri agar tampil lebih personal.
Selain itu, layar pada case ini juga punya fitur tambahan seperti untuk melakukan scroll dokumen yang sedang dibuka di handphone. Namun menurut saya fitur ini kurang begitu praktis karena terasa lebih mudah melakukan scroll langsung di layar handphone menggunakan jari.

Ada juga fungsi lain yang cukup berguna yaitu untuk mengambil foto dari jarak jauh ketika aplikasi kamera di handphone sedang terbuka. Fitur ini akan sangat membantu ketika handphone diletakkan di tripod, misalnya saat ingin mengambil foto grup tanpa perlu bolak-balik menyentuh layar.
Keberadaan layar pada case UGREEN EchoBuds Magic ini memang membuat pengoperasian earbud terasa lebih praktis sekaligus memudahkan kita melihat status earbud secara sekilas.
Di luar layar tersebut, pada bagian bawah case juga terdapat sebuah tombol di dekat port USB Type-C yang berfungsi untuk menyalakan layar atau mengaktifkan mode pairing secara manual.

Beralih ke earbudnya, desain yang digunakan adalah model bertangkai dengan eartip silikon agar bisa menempel dengan baik di telinga. Di dalam boks penjualan juga tersedia dua ukuran eartip silikon tambahan yang bisa disesuaikan dengan ukuran telinga pengguna.
Untuk desainnya sendiri sebenarnya tidak terlalu istimewa dan terlihat mirip dengan banyak earbud lain di pasaran. Desain seperti ini memang sudah menjadi standar yang umum digunakan pada TWS saat ini.
Selama pemakaian, earbud ini terasa cukup nyaman di telinga saya. Bobotnya juga ringan sehingga tidak cepat membuat telinga terasa lelah meski digunakan dalam waktu cukup lama.
Bagian atas tangkai earbud juga mendukung kontrol sentuh untuk berbagai perintah seperti sekali sentuh, dua kali sentuh, tiga kali sentuh, hingga sentuh dan tahan.
Namun menurut saya gestur sekali sentuh terasa cukup sensitif sehingga agak mudah salah pencet. Untungnya seluruh pengaturan kontrol ini bisa disesuaikan melalui aplikasi Ugreen Connect.
Untuk konektivitas, sambungan Bluetooth antara earbud dan handphone terasa stabil selama pengujian. Bahkan ketika saya bergerak beberapa meter dan terhalang tembok rumah, koneksinya tetap berjalan lancar.
Menariknya lagi, earbud ini juga mendukung koneksi ke dua perangkat sekaligus sehingga tidak perlu repot memutus dan menyambungkan Bluetooth ketika berpindah perangkat.

Bicara soal kualitas audio, menurut saya performanya cukup memuaskan terutama jika melihat kelas harganya. Vokal terdengar jelas, detail musik masih bisa dinikmati dengan baik, bass terasa cukup bertenaga, dan treble juga tidak terdengar terlalu tajam.
Dengan karakter suara seperti ini, mendengarkan berbagai genre musik terasa cukup menyenangkan. Saat digunakan menonton film pun pengalaman audionya tetap terasa seru terutama ketika ada efek suara seperti letupan atau pesawat yang melintas.
Fitur noise cancelling yang dimiliki juga mampu meredam suara di sekitar dengan cukup baik terutama suara dengungan mesin atau angin ketika saya mencobanya di dalam kereta. Namun suara percakapan manusia masih bisa sedikit terdengar.
Tersedia juga fitur ambient sound agar pengguna tetap bisa mendengar suara sekitar meskipun menurut saya efeknya tidak terlalu signifikan.

Jika ingin menyesuaikan karakter suara, tersedia juga fitur equalizer yang bisa diakses melalui case maupun aplikasi Ugreen Connect. Sayangnya pilihan equalizer ini masih terbatas pada beberapa preset bawaan saja.
Untuk codec audio, UGREEN EchoBuds Magic sudah mendukung LDAC yang pengaturannya bisa dilakukan melalui aplikasi Ugreen Connect.
Ada juga fitur Spatial Sound Effect yang mencoba mensimulasikan efek surround sound. Namun berdasarkan pengalaman saya, fitur ini justru membuat kualitas audio terasa menurun sehingga jarang saya gunakan.
Dari sisi latensi, earbud ini terasa cukup responsif bahkan tanpa mengaktifkan Game Mode. Selama pengujian, audio terasa hampir instan ketika diputar. Namun tentu saja pengalaman ini juga dipengaruhi oleh perangkat yang digunakan. Dalam pengujian ini saya menghubungkannya dengan OPPO Find X9 Pro.
Untuk daya tahan baterai, performanya tergolong standar. Tanpa mengaktifkan noise cancelling, earbud ini mampu bertahan sekitar 6 jam 12 menit dari kondisi baterai penuh hingga tersisa 10%. Sementara jika noise cancelling diaktifkan pada level Ultra, daya tahannya turun menjadi sekitar 4 jam.
Proses pengisian baterai earbud di dalam case cukup cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 40 menit dari kondisi kosong hingga penuh.
Ketika digunakan untuk merekam suara atau melakukan panggilan telepon, kualitas mikrofon dari EchoBuds Magic juga cukup baik. Suara saya masih terdengar jelas di hasil rekaman.

Secara keseluruhan, UGREEN EchoBuds Magic merupakan earbud yang menarik untuk penggunaan sehari-hari. Layar sentuh pada case-nya bukan hanya terlihat unik tetapi juga benar-benar memberikan kemudahan dalam mengontrol berbagai fitur. Tidak hanya itu, kualitas audionya juga sudah cukup memuaskan.
Yang membuatnya semakin menarik, earbud ini dijual dengan harga sekitar 500 ribuan rupiah saja di toko online. Dengan fitur yang cukup lengkap serta desain case yang berbeda dari TWS pada umumnya, harga tersebut terasa cukup kompetitif.
Kekurangan yang paling terasa menurut saya hanya pada daya tahan baterainya yang masih tergolong standar. Tidak buruk, tetapi juga tidak terlalu menonjol dibandingkan earbud lain di kelas yang sama.


Tinggalkan Komentar