Gadgetren – Bukan hanya sekadar mengunggulkan sektor kinerja, POCO F8 Ultra berhasil mencentang hampir semua faktor penting yang dibutuhkan sebuah ponsel dalam menyasar pasar flagship.
Perangkat ini hadir dengan spesifikasi dan berbagai dukungan papan atas. Pengguna pun dapat mempertimbangkannya apabila sedang memerlukan sebuah ponsel yang mampu menghadirkan pengalaman pemakaian yang menyeluruh.
Banderol harganya kini memang semakin mahal di mana meningkat sekitar Rp2 juta menjadi Rp11.599.000 dibanding generasi sebelumnya. Namun, apa yang ditawarkan sepadan dengan peningkatan tersebut.
Kelebihan POCO F8 Ultra
1. Usung Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5
Selayaknya berbagai ponsel flagship terbaru, POCO F8 Ultra turut mengunggulkan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai dapur pacu. Chipset mutakhir tersebut membuatnya menjadi salah satu perangkat dengan kinerja terbaik di kelasnya.
Dengan kecepatan pemrosesan data maksimal hingga 4,6GHz, Snapdragon 8 Elite Gen 5 sudah mengadopsi arsitektur Qualcomm Oryon generasi ketiga yang menawarkan peningkatan kinerja sebanyak 20 persen dan efisiensi daya 35 persen dari pendahulunya.
Chipset tersebut juga meluncur dengan dipersenjatai GPU Adreno termutakhir yang menjanjikan kinerja grafis 23 persen lebih bertenaga, kapasitas memori 50 persen lebih luas, dan konsumsi daya 20 persen lebih hemat.

Berbekal chipset tersebut, POCO F8 Ultra bisa menangani berbagai macam tugas dari ringan hingga berat secara lancar. Pengujian internal perusahaan bahkan menunjukkan bahwa perangkat ini mampu mengemas skor hingga 3.944.934 pada AnTuTu versi 11.
Tidak hanya sampai di situ, POCO menariknya masih menyematkan chipset pemroses grafis khusus untuk memastikan perangkat mampu menangani berbagai tugas secara lebih mumpuni.
Diberi nama VisionBoost D8, chipset khusus tersebut dapat secara cerdas meningkatkan detail pada gambar dan melakukan interpolasi agar gerakan animasi terlihat lebih halus.
Dikombinasikan bersama teknologi WildBoost Optimization yang dirancang secara proaktif mencegah terjadinya frame drop, tampilan grafis POCO F8 Ultra senantiasa bakal terlihat memanjakan mata meski digunakan untuk mengerjakan tugas berat.
Dalam klaimnya, POCO F8 Ultra bahkan terbukti mampu menjalankan game RPG hingga selama 4,5 jam atau FPS selama 2 jam dengan animasi 120fps secara stabil.
2. Baterai Berkapasitas Besar
Dilengkapi dengan baterai silikon-karbon yang menawarkan kepadatan energi tinggi, POCO F8 Ultra turut mengunggulkan sektor daya. Pengguna tidak perlu takut perangkat cepat kehabisan daya meski membawa konfigurasi mesin yang buas.
Berkapasitas sebesar 6.500mAh, pengguna dapat memakai POCO F8 Ultra beraktivitas dalam waktu lama. Uji internal perusahaan bahkan menunjukkan bahwa perangkat ini dapat bertahan hingga 15,14 jam untuk penggunaan normal secara terus-menerus.
Menariknya, ketahanan baterainya bukan hanya untuk pemakaian harian. POCO menyematkan teknologi yang mampu membuat fungsi penyimpanan daya perangkat bertahan hingga dalam waktu yang lama.
Baterai POCO F8 Ultra diklaim mampu mempertahankan hingga lebih dari 80 persen kemampuan penyimpanan dayanya bahkan setelah 1.600 siklus pengisian ulang.
3. Pengisian Daya Mumpuni
Bersama dengan kapasitas baterai yang besar, POCO menariknya turut menyertakan dukungan pengisian yang sangat cepat. Pengguna hanya membutuhkan waktu singkat saat terpaksa perlu mengisi daya.
Teknologi 100W HyperCharge yang digunakan pada POCO F8 Ultra bahkan dikabarkan hanya memerlukan waktu sekitar 38 menit untuk mengisi baterai dari kapasitas 1 persen hingga penuh.
Yang tak kalah menarik, POCO juga sudah dilengkapi dukungan pengisian nirkabel berkecepatan tinggi. Teknologi 50W Wireless HyperCharge yang dipakainya bisa mengisi daya hingga 50 persen hanya dalam waktu 31 menit.
Dukungan pengisian POCO F8 Ultra menariknya turut dilengkapi dengan teknologi cerdas yang mampu menjaga suhu, menyesuaikan kecepatan arus, hingga pendistribusian daya.
Di sisi lain, POCO F8 Ultra pun dilengkapi dengan fungsi pengisian daya terbalik dengan kecepatan hingga 22,5W. Dukungan tersebut memungkinkan pengguna membagikan daya ponsel ke perangkat lain secara lebih singkat.
4. Kamera yang Lengkap
Menyasar pasar flagship, sektor kamera menjadi salah satu daya tarik yang layak dipertimbangkan sebelum meminang POCO F8 Pro. Konfigurasi lensanya bukan hanya lengkap tetapi juga mumpuni.

Kamera utamanya telah memakai sensor Light Fusion 950 yang berukuran besar dengan sensitivitas cahaya lebih baik dari sebelumnya. Dengannya, pengguna dapat menghasilkan foto beresolusi hingga 50MP yang jernih dan tajam.
Untuk pertama kalinya, lini POCO turut mengadopsi lensa telefoto periskop yang mampu menangani pembesaran optik hingga 5x. Sensor beresolusi 50MP yang digunakannya pun sudah mendukung OIS (Optical Image Stabilization) untuk menghasilkan foto dan video tanpa bagian buram akibat guncangan.
Sebagai pelengkap, POCO F8 Ultra turut membawa kamera ultrawide beresolusi 50MP. Pengguna dapat memakainya untuk menghasilkan foto dengan bidang pandang berukuran lebih luas.
Begitu juga untuk kamera depan, POCO F8 Ultra pun dilengkapi dengan fungsi pengambilan gambar beresolusi tinggi. Perangkat ini telah memakai sensor yang mampu menangani resolusi hingga 32MP.
5. Layar yang Memanjakan Mata
Lewat seri flagship terbarunya, POCO turut memperkenalkan teknologi layar canggih yang disebut HyperRGB. Tampilan gambarnya pun berhasil mendapat ulasan sangat positif dari berbagai media.
Layar HyperRGB hadir dengan struktur subpiksel RGB penuh. Setiap piksel di panelnya mampu memproduksi warna merah, hijau, maupun biru sendiri sehingga gambar bisa terlihat lebih tajam dengan warna yang akurat.

Bahkan dalam keterangan POCO, layar dengan struktur subpiksel RGB penuh diklaim mampu menghasilkan tampilan yang setara dengan panel 2K OLED konvensional. Perangkat ini secara teknis padahal mendukung tampilan beresolusi hingga 2608 x 1200 piksel.
Perlu diketahui bahwa resolusi dasar yang ditawarkan oleh POCO F8 Ultra sebenarnya sudah tergolong tajam di kelasnya. Dengan teknologi HyperRGB, ketajaman tampilan gambarnya pun akan meningkat ke level yang lebih tinggi.
Ditambah lagi, layar POCO F8 Ultra juga mempunyai tingkat kecerahan tinggi di mana diklaim mampu menangani hingga 3.500 nit yang mencakup sampai 25 persen area panel. Pengguna pun dapat menikmati berbagai konten secara jelas bahkan di bawah terik matahari sekalipun.
Karena mendukung tingkat kecerahan yang tinggi, layarnya bakalan mampu menampilkan konten HDR secara lebih memesona. POCO F8 Ultra apalagi turut dilengkapi dengan standar HDR10+ maupun teknologi Dolby Vision.
Membentang hingga seluas 6,9 inci, layar POCO F8 Ultra juga mempunyai desain selayaknya ponsel flagship secara umum. Bingkainya sangat tipis dengan ukuran yang terlihat hampir simetris.
6. Usung Dukungan Audio Premium
Melengkapi deretan keunggulannya, POCO F8 Ultra turut membawa dukungan audio berkualitas premium. Pengguna dapat mempertimbangkannya apabila ingin memperoleh pengalaman mendengarkan terbaik dari sebuah ponsel modern.
Bukan hanya sekadar mengandalkan speaker ganda seperti kebanyakan ponsel menengah-atas lainnya, POCO menghadirkan keluaran suara berkualitas tinggi dengan menggandeng Bose yang memiliki pengalaman selama bertahun-tahun di industri audio.
Secara khusus, mereka juga menyematkan subwoofer independen berukuran besar untuk menciptakan sistem audio 2.1 saluran. Dukungan tersebut memungkinkan audio terdengar semakin stabil dengan bas yang lebih mendalam dan ruang suara yang lebih luas.
Kekurangan POCO F8 Ultra
1. Layar Belum LTPO
Unggul dengan panel berteknologi canggih, sektor layar sayangnya masih belum sempurna. POCO F8 Ultra soalnya belum memakai teknologi LTPO (Low-Temperature Polycrystalline Oxide) yang biasanya digunakan ponsel kelas flagship.
Bagi kamu yang belum tahu, teknologi LTPO memungkinkan layar sebuah ponsel mengemas dukungan refresh rate yang luas. Perangkat dapat secara dinamis menampilkan animasi dengan pengaturan sangat rendah hingga tinggi sesuai kebutuhan.
Tanpa teknologi tersebut, POCO F8 Pro hanya dapat menangani refresh rate mulai dari 60Hz hingga 120Hz. Pengaturan animasi yang ditawarkan pun cukup terbatas karena pengguna hanya dapat menggunakan setelan paling tinggi atau paling rendah saja.


Tinggalkan Komentar