
Gadgetren – Untuk menjaga privasi dan keamanan dari penggunanya, Infinix berkolaborasi dengan PT ITSEC ASIA meluncurkan IntelliBron Aman pada Infinix NOTE Edge 5G+ di Indonesia.
Lebih lengkapnya IntelliBron Aman merupakan solusi keamanan cyber berbasis AI (Artificial Intelligence) yang dapat memberikan perlindungan terhadap berbagai macam ancaman digital seperti Phishing, Link berbahaya, Situs tidak aman, Dan Koneksi mencurigakan.
Sementara Infinix NOTE Edge 5G+ menjadi ponsel Infinix NOTE Series pertama yang dipasangkan IntelliBron Aman. Nantinya IntelliBron Aman bekerja secara otomatis di background atau latar belakang sehingga dapat mencegah ancaman sebelum mencapai perangkat tanpa mengganggu performa sistem sama sekali.
Selanjutnya, pengguna akan menerima notifikasi real-time serta informasi yang mudah dipahami mengenai potensi dari risiko sehingga dapat tetap waspada dan terkendali. Dengan tampilan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan, aplikasi IntelliBron Aman menghadirkan pengalaman perlindungan digital yang praktis, mudah diakses, dan bebas dari rasa khawatir.

Pengamanan yang dilakukan oleh IntelliBron Aman membuat penggunanya lebih tenang ketika menjelajah, berkomunikasi, berbelanja, maupun bertransaksi online di ponsel Infinix NOTE Edge 5G+.
Patrick Dannacher selaku President Director ITSEC Asia mengungkapkan bawa keamanan siber ke depannya tidak hanya diukur dari bagaimana kita dapat melindungi organisasi, tetap juga bagaimana kita mampu melindungi masyarakat sehari-hari.
“Melalui kerja sama dengan Infinix dan peluncuran IntelliBron Aman dalam ekosistem Infinix, kami memperluas cakupan ke segmen konsumen dalam skala besar. Inilah cara kami menghadirkan keamanan siber yang praktis, terjangkau, dan relevan bagi kegunaan sehari-hari dimulai dari Indonesia,” imbuh Patrick.
Pada acara peluncuran ini terdapat booth experience yang menyediakan ponsel Infinix NOTE Edge 5G+ yang sudah terpasang aplikasi IntelliBron Aman. Sementara pada booth juga telah dihadirkan QR Code yang apabila dipindai akan diarahkan ke situs yang mencurigakan d

Selanjutnya, saya pun langsung menggunakan kamera Dari Infinix NOTE Edge 5G+ untuk memindai QR Code tersebut. Pada saat browser dibuka dan diarahkan ke link situs yang tidak aman, maka akan muncul tampilan halaman bertuliskan Malicious Website Blocked by IntelliBron Aman yang menandakan bahwa AI pada IntelliBron Aman sudah mengecek situs tersebut dan mencurigainya tidak aman serta terdapat malware.
Meskipun canggih, namun ada kalanya aplikasi keamanan seperti ini melakukan kesalahan dengan memblokir situs yang padahal tidak mengancam karena mama alamatnya agak mencurigakan. Untuk itulah, pengguna dapat menambahkan alamat yang dirasa aman dan tidak perlu dipindai pada bagian Trusted Domain.
Kamu juga dapat mengaktifkan pemindaian dari IntelliBron Aman tergantung dari jaringan yang dipakai ke posisi aktif, seperti Protect on Mobile Data atau Protect on Wi-Fi. Namun penggunanya juga dapat mengaktifkan perlindungan dengan kedua jaringan tersebut atau tidak sama sekali.
Tidak hanya Infinix NOTE Edge 5G+ saja, ke depannya Infinix juga akan menghadirkan IntelliBron Aman pada produk-produk terbarunya seperti NOTE 60 yang segera akan meluncur di Indonesia.

Untuk spesifikasi Infinix NOTE Edge 5G+ terdiri dari layar 1,5K 3D Curved refresh rate 120Hz dilindungi Corning Gorilla Glass 7i, chipset MediaTek Dimensity 7100, bodi dengan ketebalan 7,2mm, XOS 16, dan baterai 6.500mAh.
Tahap awal implementasi IntelliBron Aman akan difokuskan di Indonesia melalui Infinix NOTE Edge 5G+ dengan target distribusi hingga 100.000 peringkat. Implementasi akan dilakukan bertahap, menyediakan kesiapan teknis, Dan ketersediaan perangkat selanjutnya, termasuk Infinix NOTE 60.
Sergio Ticoalu sebagai Head of Marketing Infinix Indonesia mengatakan bahwa Infinix berkomitmen menghadirkan teknologi yang tidak hanya memberdayakan pengguna, tetapi juga melindungi mereka.
“Integrasi IntelliBron Aman di Infinix NOTE Edge 5G+ dan seri NOTE 60 mendatang bertujuan menciptakan pengalaman digital yang lebih aman dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi pengguna smartphone di Indonesia,” tambah Sergio.


Tinggalkan Komentar