
Gadgetren – Galaxy AI telah menjadi suatu teknologi yang melengkapi berbagai perangkat buatan Samsung untuk memberikan cara baru dalam beraktivitas dan berinteraksi.
Samsung percaya bahwa AI akan menjadi inti dari pengalaman mobile yang semakin terus relevan dengan penggunaan sehari-hari.
Oleh karena itu Galaxy AI menjadi bentuk nyata dari visi Samsung untuk memperdayakan setiap menggunakan lewat asisten pribadi yang dapat membantu pengguna dalam membuat setiap tugas menjadi lebih mudah dan ringan untuk dilakukan.
Galaxy AI sendiri hadir pertama kali melalui Samsung Galaxy S24 Series yang rilis pada tahun 2024 silam dengan dukungan hingga 13 bahasa yang mana kini menjadi sudah menjadi 20 bahasa. Sebagai fondasi awal AI yang terus berkembang, Galaxy AI pun telah mengubah cara dalam komunikasi dan mencari informasi.
Berbagai fitur yang dibawanya pada Galaxy S24 Series seperti Live Translate dan Transcript Assist dapat membantu pengguna untuk berkomunikasi walaupun tidak mengerti suatu bahasa. Sementara itu juga ada fitur Circle to Search with Google yang memudahkan pencarian dengan hanya melingkari objek.
Kemampuan Galaxy AI pun terus berkembang dimana pada Galaxy Z Fold6 dan Galaxy Z Flip6 memperkenalkan fitur seperti Live Interpreter Dual Screen, Generative Edit, Portrait Studio, hingga Sketch to Image sehingga tidak lagi sekadar komunikasi melainkan juga dalam eksplorasi ide kreatif.

Lalu pada Galaxy S25 Series yang hadir sebagai The True AI Companion hadir dengan fitur Now Brief, Google Gemini yang terintegrasi, dan Audio Eraser. Selain itu kemampuan Galaxy AI turut meningkat dengan pemahaman teks, suara dan visual agar bisa memahami konteks lebih optimal.
Galaxy AI terus berevolusi dimana AI-Optimized FlexWindow dan enhanced multimodal AI pada Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 sehingga menciptakan AI yang lebih proaktif untuk mendukung aktivitas sehari-hari dari penggunanya.
“Sebagai pionir dalam membawa kekuatan AI ke genggaman pengguna. Samsung berkomitmen penuh untuk terus membentuk masa depan mobile. Kami ingin memastikan Galaxy AI terus berkembang selaras dengan setiap cara pengguna berinteraksi dengan perangkatnya, membuat berbagai aktivitas sehari-hari lebih mudah dan intuitif,” kata Ilham Indrawan selaku MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
Hingga tahun 2025 sudah ada lebih dari 400 juta pengguna Samsung di seluruh dunia yang memanfaatkan Galaxy AI. Hal ini menunjukkan tingginya relevansi dan respons terhadap inovasi teknologi yang dihadirkan oleh Galaxy AI khususnya dalam hal berinteraksi.


Tinggalkan Komentar