Gadgetren – Meskipun menggunakan ponsel buatan Samsung, bukan berarti pengguna akan langsung terbebas dari gangguan iklan. Beberapa layanan soalnya masih membawanya sebagai strategi monetisasi.
Kabar baiknya, iklan yang muncul biasanya tidak semasif perangkat dari manufaktur lain. Pengguna pun masih bisa menjalani rutinitas sehari-hari dengan menggunakan berbagai ponsel buatan Samsung secara nyaman.
Ditambah lagi, menghilangkan iklan di ponsel Samsung juga cukup mudah dilakukan. Pengguna hanya perlu menyesuaikan beberapa pengaturan sistem dan aplikasi di dalam perangkat sebagaimana ulasan berikut.
1. Mematikan Setelan Notifikasi Layanan Berisi Iklan
- Buka halaman Settings.
- Masuk ke bagian Apps.

- Ketuk tombol Filter and sort (ikon daftar urutan) yang biasa terletak di samping Your apps.

- Aktifkan setelan Show system apps lalu klik OK jika diperlukan.

- Cari lalu buka pengaturan untuk aplikasi yang sering menampilkan notifikasi berisi iklan.

- Pilih pengaturan Notifications.

- Matikan tombol setelan Allow notifications.

- Ulangi untuk aplikasi lainnya.
Langkah paling mudah untuk menghilangkan tayangan iklan di ponsel Samsung adalah dengan mematikan pengaturan notifikasi dari berbagai aplikasi yang sering menampilkannya.
Dengan mematikan pengaturan tersebut, berbagai layanan yang berkaitan tidak akan bisa lagi menampilkan pemberitahuan berisi iklan dan penawaran di panel notifikasi maupun layar kunci.
Penonaktifan notifikasi pun bukan hanya dapat dilakukan untuk aplikasi pihak ketiga. Pengguna sebaiknya juga melakukan hal tersebut untuk layanan-layanan bawaan antarmuka One UI seperti Samsung Push Service, Galaxy Themes, atau Samsung Pay yang sesekali ikut menampilkan penawaran.
2. Menonaktifkan Penawaran dan Berita Akun Samsung
- Kunjungi halaman Settings.
- Ketuk Profil Samsung Account.

- Buka menu Security and privacy.

- Gulir hingga sampai ke bagian User agreements.
- Matikan setelan Get news and special offers dan Improve personalized advertising jika sudah dalam kondisi aktif.

Menonaktifkan setelan berita dan penawaran spesial akun Samsung bisa menjadi langkah yang berikutnya. Dengan cara ini, layanan terkait tidak akan lagi mengirimkan berbagai iklan promosi kepada pengguna.
Setelan berita dan penawaran spesial di akun Samsung sebenarnya memerlukan persetujuan pengguna agar bisa aktif. Hanya saja saat melakukan pengaturan awal ponsel, pengguna kadang-kadang tanpa sadar menyalakannya.
3. Menonaktifkan Kostumisasi Layanan
- Masih di halaman Settings, buka bagian General management.

- Cari dan pilih menu Customization Service.

- Matikan tombol setelan kustomisasi layanan pada setiap aplikasi yang berisi iklan.

Sebagai tambahan, pengguna juga dapat mematikan fungsi kostumisasi layanan. Langkah ini diperlukan supaya sistem tidak lagi mempersonalisasi iklan berdasarkan data dan kebiasaan pengguna.
Dikombinasikan bersama penonaktifan setelan berita dan penawaran spesial akun Samsung, langkah ini dapat membuat pengoperasian ponsel menjadi lebih nyaman tanpa terganggu oleh berbagai tayangan iklan.
4. Menghapus Aplikasi Berisi Iklan
- Jalankan ponsel dalam Mode Aman jika dibutuhkan.
- Buka pengaturan Apps seperti sebelumnya.
- Gunakan fungsi Filter and sort sesuai kebutuhan.
- Cari dan pilih aplikasi yang berisi iklan.

- Di pengaturan aplikasi, ketuk tombol Uninstall.

- Konfirmasi dengan mengetuk OK.

- Ulangi untuk aplikasi yang lainnya jika diperlukan.
Iklan di ponsel Samsung juga bisa berasal secara khusus dari layanan atau aplikasi tertentu yang biasanya disebut dengan istilah adware. Mirip seperti malware, pengguna bisa saja tanpa sengaja ikut memasangnya.
Agar terbebas dari iklan yang mengganggu, pengguna makanya perlu membersihkan aplikasi-aplikasi tersebut. Penghapusan pun dapat dilakukan secara langsung melalui menu pengelola aplikasi di halaman pengaturan.
Penting untuk diingat bahwa ada beberapa aplikasi yang mungkin tidak bisa dihapus secara langsung. Selain disembunyikan dari layar utama, pengguna bahkan sering kali memerlukan mode aman dalam melakukannya.
5. Mengaktifkan Fungsi Block Pop-ups pada Peramban
- Buka peramban Samsung Internet
- Ketuk tombol Menu (ikon hamburger) yang biasa terletak di sudut kanan bawah.

- Cari dan buka menu Privacy.

- Aktifkan setelan Block pop-ups.

Tayangan iklan yang mengganggu kini biasanya juga akan muncul saat kita mengakses sejumlah situs web. Sebenarnya cukup wajar, tetapi beberapa halaman memang menampilkannya dengan ukuran yang besar sehingga justru menutupi konten atau informasi penting di dalamnya.
Untuk mengurangi gangguan saat mengakses halaman web, pengguna pun dapat mengaktifkan fungsi Block Pop-ups. Sebagian besar aplikasi peramban telah dilengkapi dengan dukungan tersebut.
Samsung Internet yang menjadi peramban bawaan One UI pun menyediakannya. Pengguna dapat mengaktifkan fungsi Block Pop-ups untuk memblokir iklan secara mudah melalui aplikasinya.
Selain Samsung Internet, pengguna juga dapat menemukannya di berbagai peramban yang lain. Masing-masing aplikasi hanya saja mempunyai tampilan maupun langkah-langkah yang berbeda dalam mengaturnya.
Misalnya untuk aplikasi peramban yang dikembangkan berdasarkan Chromium, pengguna bisa menemukan dukungan tersebut dengan nama Pop-ups and redirects yang bisa diakses melalui menu Site settings pada halaman pengaturan.
6. Memakai Pemblokir Iklan
- Jalankan peramban Samsung Internet.
- Ketuk tombol Menu.
- Pilih menu Ad blockers.

- Ketuk tombol Download (ikon anak panah ke bawah) di samping layanan pemblokir iklan yang diinginkan.

- Setelah berhasil terpasang, pastikan tombol setelan layanan pemblokir iklan sudah menyala.

- Gunakan peramban sesuai kebutuhan.
Khusus gangguan iklan yang muncul saat mengakses situs web, pengguna juga dapat memperoleh hasil lebih maksimal dengan memanfaatkan ekstensi pemblokir iklan atau Ad Blocker yang ditawarkan oleh sejumlah peramban.
Ekstensi tersebut salah satunya dapat dijumpai pada Samsung Internet. Dalam hal ini, tersedia beberapa pilihan Ad Blocker yang bisa dipertimbangkan agar sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Firefox dan beberapa peramban yang turut memakainya sebagai basis pengembangan juga menawarkan ekstensi Ad Block. Hanya saja, cara memakai dukungan tersebut memang cukup berbeda.
7. Memanfaatkan Fungsi Private DNS
- Masuk ke halaman Settings.
- Buka pengaturan Connections.

- Pilih More connection settings.

- Ketuk menu Private DNS.

- Ubah pengaturan ke opsi Private DNS provider hostname.
- Masukkan DNS yang menawarkan fungsi pemblokiran iklan pada kolom Enter hostname of DNS provider.

- Ketuk tombol Save.
Alternatif selanjutnya, pengguna dapat memanfaatkan DNS yang menawarkan fungsi pemblokiran iklan seperti dns.adguard-dns.com. Saya pribadi merasa puas dengan solusi ini karena cukup efektif untuk digunakan.
Karena diterapkan pada pengaturan jaringan perangkat, pemblokiran iklan dengan DNS khusus apalagi juga akan bekerja pada sebagian besar aplikasi yang terpasang baik itu game atau peramban.
Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada beberapa aplikasi atau situs yang akan menayangkan tayangan iklan karena DNS khusus umumnya belum mendukung semua penyedia layanan.
8. Membeli Layanan Premium
Beberapa platform memang hadir dengan aplikasi yang bisa diunduh dan digunakan secara gratis. Namun sebagai ganti, pengguna perlu melihat tayangan iklan yang akan muncul saat menggunakannya.
Apabila tidak mau terganggu dengan iklan yang muncul, beberapa platform biasanya memberikan opsi berlangganan atau pembelian versi premium. Pengguna pun dapat mempertimbangkannya untuk menikmati layanan tanpa gangguan.
Terlebih lagi dengan berlangganan atau melakukan pembelian versi premium, pengguna biasanya juga akan memperoleh berbagai keuntungan lain yang mampu memaksimalkan pengalaman pemakaian layanan.
Contohnya adalah YouTube Premium. Selain akses bebas iklan, layanan berbayar Google ini menawarkan opsi pemutaran di latar belakang maupun dukungan pengunduhan video berkualitas tinggi.


Tinggalkan Komentar