ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA
Tips dan Trik Laptop / PC

Cara Cek Battery Health Laptop Untuk Lihat Kesehatan dan Kapasitas Terkini

Gadgetren – Penurunan kesehatan baterai (battery health) pada sebuah laptop memang tidak bisa dihindari. Seiring pemakaian, perangkat perlahan akan kehilangan kemampuannya dalam menyimpan daya.

Laju penurunan kesehatannya hanya saja bisa berbeda-beda untuk setiap perangkat. Tergantung pada kebiasaan pengguna, baterai bisa bertahan lebih lama atau sebaliknya justru menurun secara lebih cepat.

Mengecek kesehatan baterai makanya terkadang menjadi salah satu langkah yang sangat penting. Dengan melakukannya, pengguna nanti bisa memastikan apakah komponen masih mampu bekerja secara optimal atau sudah perlu diganti.

Cara Cek Battery Health Laptop Windows

  • Klik kanan pada tombol Start menu (ikon Windows).
  • Pilih Command Prompt (Admin), Windows PowerShell (Admin), atau Windows Terminal (Admin) sesuai menu terminal yang ditampilkan.
  • Jika jendela permintaan akses muncul, klik tombol Yes.
  • Setelah jendela terminal ditampilkan, ketik perintah powercfg /batteryreport /output “C:\battery-report.html” lalu tekan tombol Enter.
  • Pastikan berkas battery-report.html sudah tersimpan ke penyimpanan perangkat.
  • Tutup jendela terminal, lalu buka aplikasi File Explorer.
  • Cari berkas battery-report.html pada partisi penyimpanan (C:).
  • Klik dua kali pada berkas battery-report.html.
  • Cek informasi pada baris Design Capacity dan Full Charge Capacity di bagian Installed batteries.

Baterai Laptop CFG

Pengecekan kesehatan baterai laptop untungnya sangat mudah untuk dilakukan. Jika menggunakan perangkat berbasis Microsoft Windows, pengguna dapat langsung mengeceknya tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.

Dalam hal ini, pengguna dapat menggunakan terminal bawaan Windows untuk membuat laporan mengenai kondisi baterai. Pengguna bisa memilih baik itu Command Prompt atau Windows PowerShell yang notabene kini sudah terintegrasi menjadi bagian dari Windows Terminal pada sistem terbaru.

Disebut dengan battery-report, laporan yang dibuat nanti akan berisi informasi mengenai kondisi penggunaan baterai. Pengguna dapat secara khusus melihat bagian Design Capacity dan Full Charge Capacity apabila hanya ingin memeriksa kesehatan komponen.

Bagi kamu yang belum tahu, Design capacity memuat informasi mengenai besaran kapasitas baterai laptop berdasarkan desain dari manufaktur. Angka yang ditampilkan merujuk pada kemampuan penyimpanan daya awal saat perangkat masih baru.

Sementara di sisi lain, Full charge capacity akan menampilkan informasi mengenai kapasitas baterai saat terisi penuh dalam pemakaian yang sebenarnya. Angkanya menggambarkan kemampuan penyimpanan daya terkini.

Untuk melihat kesehatan baterai laptop, pengguna dapat membandingkan keduanya. Gunakan persamaan (full charge capacity/design capacity) x 100% untuk mempermudah perhitungan.

Misalnya jika laporan menampilkan Design Capacity mencapai 50.000 mWh dan Full Charge Capacity hanya berada di angka 40.000 mWh, maka kesehatan baterai perangkat sudah turun menjadi sekitar 80%.

Metode pengecekan baterai ini dapat digunakan pada hampir semua laptop yang berjalan dengan sistem operasi Windows. Termasuk di dalamnya mencakup perangkat Windows 10 maupun Windows 11.

Selain menggunakan metode di atas, pengguna umumnya  juga dapat mengecek kesehatan baterai laptop Windows dengan menggunakan aplikasi buatan manufaktur seperti MyASUS, Vantage, atau Dell Power Manager.

Cara Mengecek Battery Health Laptop Macbook

  • Klik Apple menu (ikon Apple).
  • Pilih menu System Preferences atau System Settings sesuai versi MacOS yang terpasang di perangkat.
  • Cari dan buka tab Battery.
  • Cek status kesehatan baterai pada bagian Battery Health.

Seperti halnya laptop berbasis Windows, pengguna juga dapat secara mudah mengecek kesehatan baterai pada Macbook tanpa perlu memasang aplikasi tambahan. Langkah yang diperlukan bahkan jauh lebih sederhana.

Pengguna dalam hal ini hanya perlu mengecek pengaturan perangkat. Kesehatan baterai laptop pun nantinya akan langsung ditampilkan dalam keterangan sederhana, yakni Normal atau Service recommended.

Selama battery health masih menunjukkan status Normal, baterai masih mampu bekerja secara optimal. Pengguna harus menyiapkan dana ketika keterangan sudah berubah menjadi Service recommended.

Status Service recommended menunjukkan bahwa kemampuan baterai sudah mulai menurun drastis. Pengguna memang masih bisa memakainya secara aman untuk mengoperasikan perangkat, tetapi ketahanan dayanya sudah jauh berkurang.

Saat battery health sudah berstatus Service recommended, baterai akan lebih cepat habis. Pengguna bahkan tak jarang perlu menghubungkan perangkat dengan pengisi daya agar bisa digunakan tanpa hambatan.

Apabila kesehatan baterai sudah menurun drastis, melakukan penggantian komponen sangat disarankan supaya pengguna bisa menggunakan laptop secara maksimal. Terutama jika pengguna mempunyai aktivitas dengan mobilitas tinggi.

ASUS Zenbook S14 OLED UX5406AA

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Gadgetren yang aktif membuat konten tentang panduan teknologi mulai dari cara menggunakan hingga membahas istilah-istilah khusus di dalamnya.

Tinggalkan Komentar