Berita Tekno

Permintaan Tanda Tangan Elektronik Meningkat, VIDA Kini Tervalidasi Adobe dan Terhubung ke Dukcapil

Penyedia-TTE-Tervalidasi-VIDA

Gadgetren – VIDA (Verified Identity for All) yang mana adalah salah satu Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang diakui Kemkominfo melihat bahwa saat ini permintaan tanda tangan elektronik (TTE) di pasar sangat besar namun belum banyak pemainnya.

Hal ini disampaikan oleh Sati Rasuanto selaku Co-Founder dan CEO VIDA kepada tim Gadgetren (17/11/2021). Tren besarnya permintaan TTE ini pun dibeberkan Sati meningkat selama pandemi COVID-19 dengan persentase mencapai 350 persen.

“Di DPR sedang dibahas perlindungan data pribadi, begitu disahkan maka penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi di dalam bisnis akan menjadi keharusan. Hal ini sejalan dengan Kemkominfo untuk menjaga perlindungan data pribadi agar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Untuk menghadirkan TTE tervalidasi, VIDA telah bekerja sama dengan Adobe Acrobat dan Microsoft untuk memberikan kecepatan akses, skalabilitas penggunaan, dan legalitas dari keamanan elektronik. Dengan TTE, siapa pun bisa melakukan tanda tangan tanpa harus melakukan tatap muka maupun bepergian dan mencetak dokumen.

Semua proses menjadi ringkas dan aman berkat dokumen digital. Maka dari itu, TTE sendiri terikat dengan dokumen digital yang selama ini dikenal sebagai PDF (portable document format) di mana dokumen dapat dibaca secara digital.

Dengan aplikasi Adobe Acrobat, TTE akan tervalidasi dan memiliki kekuatan hukum. Hal inilah yang menjadi aspek utama dari TTE tersertifikasi validitasnya. Adobe telah menjamin kemampuan validasi sertifikat TTE melalui Adobe Approved Trust List (AATL) yaitu sebuah program Adobe untuk menghimpun partner penyedia TTE agar mendapat kemampuan deteksi validasi dokumen digital secara otomatis.

Dengan bergabungnya VIDA dalam daftar penyelenggara terpercaya Adobe, siapa pun dapat membuat TTE yang diakui oleh berbagai aplikasi dokumen Adobe dengan VIDA. VIDA juga telah dievaluasi dengan cermat oleh Adobe untuk memastikan bahwa layanan dan kredensial memenuhi Persyaratan Teknis AATL yang mencakup kepatuhan dan sertifikasi ke WebTrust CA 2.2.

TTE-Tersertifikasi

Di samping tervalidasi lewat Adobe, TTE yang digulirkan VIDA juga telah terhubung dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sehingga dapat diakui kesahannya sama seperti tanda tangan basah di atas kertas.

“VIDA bekerja sama dengan Dukcapil untuk memverifikasi secara biometrik data individu ke database Dukcapil atau database E-KTP. Dan Kemkominfo telah mengizinkan VIDA meminta izin kepada pelanggan ketika memverifikasi data tanda tangan dengan data kependudukan,” terang Niki Luhur selaku Executive Chairman & Founder Vida.

Selain VIDA, penyedia TTE yang terdaftar dalam PSrE di antaranya Balai Sertifikasi Elektronik Badan Siber dan Sandi Negara, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Peruri, Digisign, Tilaka, Teken Aja, dan Privyid.

Tinggalkan Komentar