Berita Smartphone

Canalys Sebut vivo Raih Posisi Keempat Global di Q3 2021 Untuk Pertama Kalinya

vivo X70 Pro

Gadgetren – Riset firma Canalys dikabarkan untuk pertama kalinya telah menempatkan produsen handphone asal Tiongkok, vivo di posisi keempat untuk kuartal tiga tahun 2021 dalam pasar handphone global.

Diungkapkan oleh vivo Indonesia kepada tim Gadgetren melalui keterangan tertulisnya, riset Canalys menyebutkan bahwa telah melaporkan pangsa pasar sebesar 10% untuk pengapalan unit handphone vivo secara global di kuartal tiga tahun 2021.

Merujuk pada pencapaiannya itu, analisis dari Canalys mengatakan bahwa vivo telah mengalami peningkatan dibandingkan kuartal yang sama pada tahun 2020. Selain itu, Canalys juga mengatakan bahwa vivo berhasil mempertahankan posisi lima besar pengapalan unit handphone secara global dalam empat kuartal terakhir sejak 2020.

Pencapaian vivo di kuartal tiga tahun 2021 kabarnya juga turut didorong oleh momentum pertumbuhan dari kuartal sebelumnya. Pernyataan tersebut diperkuat oleh laporan riset firma lainnya yakni IDC dalam tulisan berjudul Quarterly Mobile Phone Tracker Q2 2021.

IDC lewat laporan tersebut melaporkan bahwa vivo telah mencapai posisi lima besar dengan pangsa pasar 10,1% serta menduduki tiga besar untuk persentase pertumbuhan tahunan tertinggi dengan angka 33,5% dibandingkan kuartal yang sama pada tahun lalu.

vivo-Y33s

Sebelumnya pada kuartal dua tahun 2021, IDC juga melaporkan bahwa vivo telah mencapai posisi puncak pasar handphone Tiongkok dengan pangsa pasar 23.5%. IDC memberikan penjelasan lebih jauh bahwa posisi vivo sebagai yang teratas di Tiongkok berkat hadirnya rangkaian seri-Y serta seri lainnya seperti X, seri-S, dan iQOO.

Dari kuartal tiga sampai kuartal empat 2021, vivo pun memperluas portofolio produknya untuk berbagai segmen konsumen seperti seri V lewat vivo V21 dan V21 5G, varian flagship premium seri X lewat vivo X70 Pro, serta beberapa varian seri Y seperti vivo Y33s yang baru-baru ini diluncurkan di Indonesia.

Edy Kusuma selaku Senior Brand Director vivo Indonesia mengatakan bahwa pencapaian ini dapat berhasil berkat pendekatan vivo yang berbeda di setiap negara untuk menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen serta perspektif yang dimiliki.

“Pendekatan more local more global ini berkontribusi besar dalam capaian vivo yang jaringan penjualannya kini telah mencakup lebih dari 50 negara dan wilayah secara global,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar