Aplikasi Tekno

ByteDance – Perusahaan Pengembang TikTok yang Makin Melejit

ByteDance Feature

Gadgetren – Kini TikTok merupakan salah satu jejaring sosial video pendek populer di dunia, termasuk Indonesia. Pada saat kamu menggunakan aplikasi TikTok, tentunya kamu dapat dengan sangat mudah untuk mengedit video menjadi menarik dengan filter dan efek yang menarik.

Meskipun TikTok sangat terkenal, apakah kamu mengetahui pengembang jejaring sosial terkenal ini? Tahukah kamu bahwa ByteDance merupakan perusahaan yang mengembangkan produk TikTok?

Tidak hanya Tiktok, ByteDance juga sudah menaungi BuzzVideo yang merupakan salah satu situs yang menampilkan video unik di internet.

Mengenal ByteDance

ByteDance adalah perusahaan teknologi internet asal Tiongkok yang bermarkas besar di Tiongkok. Zhang Yiming melahirkan perusahaan ini pada bulan Maret 2012.

Awalnya ByteDance meluncurkan produk aplikasi Neihan Duanzi pada bulan Maret 2021. Aplikasi ini mengizinkan penggunanya berbagi meme, video lucu, dan mengedarkan lelucon ke sesama penggunanya.

Selanjutnya, ByteDance meluncurkan Toutiao pada Agustus 2012 sebagai platform konten di Tiongkok dan di berbagai negara. Toutio merupakan mesin rekomendasi berita yang selanjutnya berkembang menjadi platform yang mengirimkan konten dalam berbagai format mulai dari video, teks, gambar, tanya jawab, hingga microblog.

Tuotiao mampu mendapatkan sejuta pengguna aktif harian setelah diluncurkan. Selanjutnya, ByteDance meluncurkan Xigua Video pada bulan Maret 2016 sebagai platform video pendek dengan rata-rata durasi 2-5 menit.

Masih di tahun 2016, AI Lab ByteDance berkolaborasi dengan Universitas Peking mengembangkan Xiaomingbot yang merupakan bot penulisan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk menulis artikel berita.

TikTok Logo

Bot AI ini mampu menerbitkan 450 artikel hanya dalam 15 hari selama Olimpiade Musim Panas. Menariknya, Xiaomibot mampu menerbitkan berita sekitar dua detik setelah acara berakhir. Bahkan AI Lab ByteDance pun terus mengembangkan algoritma mesin skala besar untuk rekomendasi informasi yang dipersonalisasi.

Menariknya, ByteDance merilis Douyin pada September 2016 di Tiongkok. Selanjutnya, ByteDance mengakuisisi jejaring sosial berbasis musik, Musical.ly, untuk digabungkan dengan Douyin menjadi aplikasi video pendek yang bernama TikTok.

Kini TikTok berhasil menjadi salah satu jejaring sosial berbasis video pendek terpopuler di dunia, termasuk Indonesia. Berkat AI Lab ByteDance, TikTok mempunyai algoritma kecerdasan buatan yang canggih sehingga mampu menghadirkan filter dan efek video yang menarik.

Bahkan pada Maret 2020, ByteDance pun meluncurkan aplikasi streaming musik Resso di India dan Indonesia. Bisa dibilang aplikasi ini memungkinkan kamu berbagi lirik, konten, dan komentar dengan pengguna lainnya.

Resso Resmi Header

Tak tanggung-tanggung, ByteDance pun mengakuisisi perusahaan pengembang Mobile Legends: Bang Bang, Moonton, pada tahun 2021 dengan nilai akuisisi sebesar US$ 4 miliar atau sekitar Rp 57,6 triliun.

Meskipun ByteDance rata-rata menghadirkan aplikasi untuk menjadi hiburan, namun semua aplikasi tersebut didukung oleh algoritma kecerdasan buatan agar membuatnya menjadi lebih memudahkan dan menarik bagi banyak orang.

Mendunia Berkat TikTok

Meskipun TikTok hanya dapat menyajikan video pendek, namun penggunanya dapat secara kreatif memanfaatkan fitur-fiturnya agar menghasilkan video yang kreatif dan menyenangkan. Navigasi pada aplikasi TikTok pun bisa dibilang mudah dan dapat dipelajari oleh pengguna barunya sekalipun.

ByteDance menyematkan algoritma kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada filter, efek, dan fitur yang hadir di TikTok sehingga hasil video yang dibuat oleh penggunanya terlihat unik dan menarik.

Berkat kemudahan dan kelengkapan fitur tersebut, banyak orang dapat meluapkan ekspresi di TikTok lebih bebas sehingga tersebar ke berbagai negara. Bahkan kini TikTok pun sudah menjadi sangat populer di Indonesia. Kreator pun dapat menghasilkan uang dengan berkolaborasi bersama brand melalui berbagai cara di TikTok.

Itulah kiprah ByteDance selaku induk dari beberapa platform populer seperti TikTok, Resso, Tuotio, dan masih banyak lagi. Menurut kalian, apakah ByteDance akan meluncurkan aplikasi yang lebih menarik lagi?

Tinggalkan Komentar