Aplikasi Berita

Targetkan 1.000 Mitra Usaha, Gojek x Siberkreasi Gencar Tingkatkan Edukasi Kompetensi Digital

Perkuat-Platform-Gojek-Perkenalkan-Fitur-Lapor-Order-Fiktif-dan-Deteksi-Aplikasi-Ilegal

Gadgetren – Di tahun 2021, Gojek kembali menggandeng Siberkreasi serta Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk meningkatkan edukasi keamanan digital bagi mitra usaha Gojek.

Tahun ini Gojek pun memastikan 1.000 mitra usahanya mendapatkan edukasi kompetensi digital yang diberikan oleh Siberkreasi agar tetap melaju dalam mengembangkan usaha. Adapun pelatihan yang  dilakukan sepanjang tahun 2021 akan hadir di tiga kanal Gojek meliputi Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), Bincang Bizniz GoBiz, dan A Cup of Moka (ACOM).

Konten edukasi juga akan disalurkan secara rutin melalui akun media sosial GoBiz, Gofood Partners, dan email newsletter. Kolaborasi antara Gojek dan Siberkreasi telah dilakukan sejak tahun 2020 yang kemudian berkontribusi untuk mencapai target nasional dengan tema Gerakan Nasional Literasi Digital di tahun 2021.

Novi Tandjung selaku Head of Merchant Platform Business Gojek menjelaskan bahwa pihaknya percaya bahwa edukasi adalah langkah yang sangat efektif untuk meningkatkan kewaspadaan mitra usaha terhadap berbagai modus penipuan oleh oknum.

Hal tersebut dibuktikan melalui data internal Gojek yang menyebutkan bahwa 82% mitra usaha sudah memahami berbagai modus penipuan dan bagaimana menghindarinya. Selanjutnya, 99% mitra usaha juga setuju bahwa aplikasi GoBiz mempunyai sistem yang fokus melindungi keamanan digital.

“Inovasi teknologi Gojek untuk memperkuat sistem keamanan di platform GoBiz termasuk, fitur daftar mandiri, fitur Kelola Pegawai, dan Menu Bantuan yang dapat membantu mitra usaha untuk menghindari modus-modus penipuan,” ujarnya kepada tim Gadgetren.

Gojek-x-Siberkreasi-Edukasi-Kompetensi-Digital-untuk-UMKM-2021

Sementara dari sisi non teknologi, Gojek kini tengah menggaungkan pesan edukatif yang bernama JAGA. Pertama, jangan transfer uang ke siapa pun. Kedua, amankan data usaha dan data pribadi seperti kode OTP, nomor kartu ATM atau debit dan kredit, CVV, kode PIN, dan lain-lainnya. Ketiga, gunakan fitur Kelola Pegawai di aplikasi GoBiz untuk melindungi data usaha. Keempat, adukan hal yang mencurigakan lewat Menu Bantuan di halaman Lainnya pada aplikasi GoBiz.

Modus penipuan yang telah terjadi di kalangan mitra usaha Gojek pada tahun 2020 kemarin diterangkan Novi, kebanyakan oknum menjanjikan pendaftaran mitra usaha dengan proses cepat beserta iming-iming pencairan dana.

Salah satu mitra usaha Gojek yang pernah mengalami penipuan ialah Ayi Ajat seorang Pemilik Bubur Ayam Diva Bandung. Ia mengungkapkan bahwa pernah dihubungi via telepon di hari libur oleh oknum untuk memberikan kode OTP. Untungnya, Ajat segera melapor ke pihak Gojek untuk diberikan arahan selanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Yosi Mokalu selaku Ketua Siberkreasi mengatakan bahwa kelanjutan kolaborasi bersama Gojek akan menjangkau mitra usaha atau pelaku UMKM lebih banyak yang diketahui merupakan mayoritas pengguna platform digital selama pandemi.

“Kesadaran literasi keamanan digital harus berawal dari mitra usaha Gojek lebih dulu sehingga mereka ke depannya tidak mudah dimanipulasi secara psikologis oleh teknik rekayasa sosial,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar