Berita Tekno

Bosch Vivalytic – Alat PCR Pendeteksi COVID-19 Super Cepat Berbasis AIoT

Bosch Vivalytic Feature

Gadgetren – Sebagai salah satu produsen pengembang produk dan solusi teknologi besar, Bosch telah berusaha menghadirkan perangkat yang dapat membantu kehidupan masyarakat di dunia.

Untuk membantu kesehatan banyak orang di masa pandemi COVID-19, Bosch menghadirkan perangkat AIoT (gabungan kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) terbarunya yang bernama Bosch Vivalytic.

Bosch Vivalytic merupakan sebuah perangkat uji PCR untuk virus korona (SARS-CoV-2) yang mampu mengevaluasi lima sampel secara bersamaan dalam waktu 39 menit saja.

Bahkan pihak Bosch mengklaim bahwa produk ini mampu mendeteksi sampel positif kurang dari 30 menit, berkat software yang telah diperbarui.

Bosch Vivalytic All

Michael Bolle selaku Anggota Dewan Manajemen Bosch mengungkapkan bahwa Bosch menggabungkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam membangun produk berbasis AIoT untuk membantu peningkatan efisiensi energi dan memerangi virus korona.

Sementara itu, Bosch mengklaim bahwa Bosch Vivalytic mampu melakukan pengetesan Polymerase Chain Reaction (PCR) tercepat di dunia. Inovasi Bosch ini ditujukan untuk digunakan di pusat pengujian mobile di tempat publik seperti stasiun, terminal, maupun bandara.

Bosch Vivalytic sendiri adalah bagian dari proyek penelitian dan pengembangan yang didanai oleh Kementerian Pendidikan dan Penelitian Federal Jerman (BMBF). Perangkat ini juga menjadi hasil kolaborasi bertahun-tahun antara penelitian serta rekayasa lanjutan dari Bosch, Bosch Healthcare Solutions, dan Robert Bosch Hospital.

Bosch Vivalytic Analyze

Bosch Vivalytic memiliki tiga peralatan penting yang terdiri dari tabung sampel, cartridge berisi reagen untuk pengujian, dan mesin tes utama.

Cara kerjanya, sampel diambil dari hidung atau tenggorokan pasien menggunakan swab. Setelah proses pengambilan sampel dari pasien selesai, maka penguji dapat memasukkan sampel ke dalam tabung sampel. Kode yang terdapat pada tabung sampel dipindai oleh mesin tes utama.

Kemudian, kode pada cartridge berisi reagen dipindai oleh mesin tes utama. Proses selanjutnya, masukkan sampel yang berada di tabung ke cartridge dengan hati-hati. Apabila pada cartridge sudah berisi sampel dan reagen, maka cartridge dapat dimasukkan ke mesin uji utama Bosch Vivalytic.

Nantinya mesin uji utama akan melakukan penyiapan sampel, lisis sel, ekstraksi DNA (Deoxyribo Nucleic Acid), ampilkasi DNA, dan deteksi bioanalisis.

Bosch Vivalytic Cartridge

Setelah proses di mesin tes utama selesai, maka hasil data dari virus yang terdapat pada sampel tersebut akan menunjukkan positif atau negatif. Menariknya, mesin uji utama dari Bosch Vivalytic  mampu mendeteksi sampel positif atau negatif hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.

Tidak hanya virus korona (SARS-CoV-2) saja, Bosch mengklaim bahwa alat PCR ini mampu mendeteksi sembilan penyakit pernafasan lainnya secara bersamaan. Dengan fitur yang ditawarkannya, Bosch mungkin bisa menjadi salah satu perangkat PCR pendeteksi COVID-19 yang populer.

Meskipun dikabarkan akan segera masuk ke Indonesia, namun pihak Bosch belum mengumumkan mengenai waktu ketersediaannya.

Tinggalkan Komentar