Berita

Siapkan Digital Service Berbasis Cloud, Indosat Ooredoo Berikan Bantuan di Dunia Pendidikan

Indosat ooredoo

Gadgetren – Di ulang tahunnya yang ke-53, Indosat Ooredoo juga turut merasakan dampak besar dari pandemi COVID-19, sehingga membuat mereka melakukan beberapa manuver dan adaptasi di tengah situasi menantang ini.

Bayu Hanantasena selaku Chief Business Officer Indosat Ooredoo mengungkapkan bahwa Indosat tak hanya beradaptasi, tetapi juga mempengaruhi pasar telco dengan melakukan beberapa persiapan ke depan seperti percepatan 5G dan mempersiapkan layanan digital service berbasis cloud.

“Semua konten digital akan ditaruh di cloud. Kenapa? Karena dia adalah secara teknologi paling efisien. Kemudian ke depannya setelah infrastruktur ada, digital service tumbuh. Di horizon tiga kita sedang mempersiapkan bagaimana menciptakan ekosistemnya,” ujarnya dalam Talkshow perhelatan hari lahirnya yang ke-53.

Menurutnya langkah membangun ekosistem digital akan membawa harapan bagi Indosat Ooredoo untuk membantu negara Indonesia menjadi negara maju di masa digital. Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa yang menjadi penentu bangsa digital terdiri dari empat faktor meliputi orang, brainware atau otak, infrastruktur, dan semua layanan yang mendukung.

Digital service berbasis Cloud juga akan membantu banyaknya kantor yang tutup dimana setiap konten digital yang telah dibuat dapat langsung disimpan ke dalam Cloud dan operator atau memungkinkan bekerja dimana dan kapan saja dengan pengelolaan yang baik.

Namun demikian tak dapat dipungkiri selama pandemi COVID-19, Indosat Ooredoo juga telah mendapat banyak keluhan masalah dari pelanggan. Bayu menjabarkan beberapa kontribusi Indosat di tengah pandemi, salah satunya masalah jaringan yang menyebabkan naiknya trafik data internet.

Masalah trafik data internet yang melonjak ini diutarakan Bayu telah dioptimalkan oleh tim Indosat dengan membangun lebih dari 125 ribu BTS di tahun 2020. Sementara untuk masalah pendidikan, diketahui bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Indosat juga sudah menyalurkan bantuan untuk kuota belajar.

“Semuanya harus diinjek kuotanya secara bersama-sama. Alhamdulilah kita mencatat prestasi di antara operator dengan injeksi terbaik. Ada bantuan kita CSR meningkatkan bandwidth dari beberapa kampus dan diskon khusus dari kampus-kampus untuk mengurangi beban website belajarnya dari rumah,” jelasnya.

Masalah lainnya adalah pengadaan gadget untuk siswa yang kurang mampu. Indosat Ooredoo telah memiliki pengembangan dengan komunitas dan pemerintah DKI dalam kolaborasi sosial berskala besar di dunia pendidikan untuk menyumbangkan gawai sekaligus SP kartu pintar kepada siswa sekolah dan guru yang terpilih.

Tinggalkan Komentar