Berita

Pemerintah Hadirkan Pelatihan Keterampilan Digital Untuk Siapkan SDM Indonesia

Kemkominfo-Adakan-Ragam-Pelatihan-Digital-Header.

Gadgetren – Guna memastikan produktivitas masyarakat di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kementerian Komunikasi dan Informatika menghadirkan tiga program pelatihan digital yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat selama pandemi COVID-19.

Adapun pelatihan tersebut antara lain program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020, Siberkreasi Online Class dan program pendampingan untuk para pelaku UMKM/UMi di kawasan wisata prioritas.

Johnny G. Plate selaku Menteri Kemkominfo mengatakan bahwa tiga program tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan bidang digital secara online.

Melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020, selama masa pandemi Covid-19 pemerintah telah menyediakan 40.000 kesempatan pelatihan secara online.

“Program ini terbuka untuk masyarakat yang telah lulus pendidikan formal. Peserta yang menyelesaikan pelatihan ini akan mendapatkan certificate of completion dan peserta yang memenuhi kriteria tertentu akan difasilitasi untuk mengikuti tes sertifikasi global,” ujarnya melalui keterangan tertulis di situs resmi Kemkominfo.

Ia melanjutkan bahwa gelombang pertama DTS Online Academy 2020 diikuti peserta sebanyak 20.300 orang. “Dan saat ini pelatihan sedang berjalan. Sejak 12 Mei hingga 31 Mei 2020 telah dibuka pendaftaran gelombang II Program DTS untuk beberapa tema, yaitu Android Developer, iOS Developer, Augmented Reality, Associate Cloud Engineer, Digital Skills, HTML (Hypertext Markup Language), CSS (Cascading Style Sheets), dan Javascript,” paparnya.

Kemudian program kedua berkaitan dengan Siberkreasi Online Class. Program itu terdiri dari tiga sub-program, yakni Hangout Online (setiap hari Senin dan Kamis), #BerkreasidiIGLive, dan School of Influencer. Selanjutnya, #BerkreasidiIGLive adalah program mingguan Siberkreasi bersama public figure melalui dialog di Instagram Live @Siberkreasi.

Melalui Siberkreasi School of Influencer, masyarakat diajak untuk mengembangkan keterampilan media sosial dengan belajar langsung dari para pakar meliputi fotografi, videografi, jurnalistik, teknik menulis, dan digital marketing.

“Dialog yang dibicarakan dalam #berkreasidiIGLive utamanya mengenai kondisi di masa pandemi sebagai bagian dari kampanye #DiRumahSaja dan #TidakMudik,” tambahnya.

Sementara untuk program pendampingan untuk para pelaku UMKM/UMi di kawasan wisata prioritas menjangkau 2.000 orang. Program ini menyediakan pelatihan Bahasa Inggris melalui platform digital CAKAP untuk peserta di berbagai desa wisata Indonesia yang dilakukan selama 7 bulan.

Menurutnya, seluruh kegiatan tersebut dulunya dilaksanakan sebagaian secara tatap muka dan online, namun saat ini sepenuhnya dilakukan secara online. Melalui ketiga inisiatif ini pula pemerintah berupaya untuk membantu masyarakat beradaptasi dengan “the new normal”, era dimana proses digitalisasi di berbagai lini akan berjalan semakin cepat.

Menghadapi era itu, Menteri Johnny menyatakan kesiapan sumber daya manusia menjadi tanggung jawab bersama. “Untuk itu sudah seharusnya kita bersama-sama mempersiapkan SDM Indonesia dengan keterampilan digital (digital talent) untuk menghadapi perubahan ini,” ajaknya.

Tinggalkan Komentar