Aplikasi Berita

Tebar Edukasi Dan Protokol Resmi Virus Korona, Aplikasi Halodoc Sudah Diakses 2,3 Juta Pengguna

Header Halodoc capai 2,3 Juta Pengguna Telemedik COVID-19

Gadgetren – Platform teknologi layanan kesehatan Halodoc dikabarkan tengah terus menyebarkan edukasi dan menjalankan protokol resmi untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi risiko virus korona yang sedang mewabah di Indonesia.

Langkah ini diambil oleh Halodoc sebagai komitmen dan keseriusan mereka dalam menekan laju penyebaran virus korona atau COVID-19 dengan mengajak masyarakat untuk berkonsultasi kesehatan dari jarak jauh.

Secara lebih detail, protokol resmi penanganan risiko virus korona yang diterapkan dalam berkomunikasi secara online tersebut meliputi pengenalan gejala klinis, rekomendasi penanganan lebih lanjut, memfasilitasi pengguna untuk membuat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, hingga rujukan ke rumah sakit menurut Kemenkes untuk penanganan COVID-19.

Untuk melengkapi semua itu, Halodoc juga telah memfasilitasi kebutuhan obat-obatan serta alat pendukung kesehatan lainnya. Upaya ini juga sejalan dengan gerakan jaga jarak sebagai salah satu strategi yang diterapkan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus korona.

Jonathan Sudharta selaku CEO Halodoc dalam konferensi press virtual bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengungkapkan bahwa Halodoc selalu mendukung kesehatan masyarakat untuk memudahkan proses Social Distancing diantaranya bekerja, belajar, dan beribadah dari Rumah.

Jonathan juga menambahkan bahwa edukasi masyarakat tetap menjadi langkah preventif yang efektif di tengah kepanikan akibat pemberitaan virus korona.

“Setiap harinya, Halodoc telah mengeluarkan paling tidak 3-4 konten edukasi yang dapat diakses masyarakat di platform Halodoc, terutama terkait upaya pencegahan penularan seperti pentingnya melakukan physical distancing hingga mitos dan fakta yang banyak beredar di masyarakat,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima oleh tim Gadgetren (27/03/2020).

Pengguna juga bisa melakukan cek risiko virus korona secara mandiri melalui shuffle card yang ada di aplikasi Halodoc atau melalui link berikut. Layanan yang telah diluncurkan pada 13 Maret 2020 ini kabarnya juga mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat dan sudah diakses oleh 2,3 juta pengguna.

Tinggalkan Komentar