Aplikasi Berita

Lewat TikTok, Fotografer Tourism Profesional Barry Kusuma Bisa Ekspresikan Vlog Lebih Ringan

Barry-Kusuma-Fix

Gadgetren – TikTok sebagai platform aplikasi video singkat sangat populer dengan konten joke, meme, dan dance pada awal kemunculannya, namun belakangan ini konten TikTok kian semakin beragam.

Video singkat TikTok yang berisi komedi atau dance cenderung lebih banyak diminati oleh generasi milenial dan Z yang suka tampil di depan umum. Lalu bagaimana dengan yang tidak suka tampil, apakah bisa main TikTok juga? Jawabannya adalah sangat bisa sekali.

Ada konten lain yang bisa kamu ekspresikan lewat TikTok lho! Barry Kusuma, seorang fotografer dan videografer profesional sudah membuktikannya bahwa lewat TikTok dia bisa membagikan kecintaannya terhadap fotografi serta cerita inspiratif dengan hanya menggunakan smartphone.

Walaupun baru sepuluh bulan ia menggunakan aplikasi TikTok, konten vlog miliknya sudah banyak menginspirasi banyak orang sehingga berhamburan like dan komen. Layanan TikTok ia manfaatkan sebagai ruang untuk membagikan konten tentang traveling dan tourism.

Tak hanya menampilkan tempat-tempat yang indah di Indonesia maupun luar negeri, tetapi juga bagaimana perjuangan proses dibalik layar saat ia melakukan pemotretan maupun merekam gambar pemandangan atau aktivitas masyarakat yang juga memiliki banyak cerita dan keunikan budaya tersendiri.

Barry Kusuma TikTok Page

Saat acara peluncuran kampanye TikTok Indonesia (28/02/2020) kemarin, saya pun menyempatkan diri untuk mengobrol dengan Mas Barry mengenai cerita seputar pengalamannya sebagai fotografer dan videografer dan bagaimana TikTok telah memberikan ruang untuk lebih banyak mengekspresikan kontennya.

“Kenapa nggak kita sebagai diri kita sendiri, akhirnya saya fokus ke travel tourism, tapi jauh lebih ringan dibandingkan YouTube atau Instagram. Ditambah lagunya bagus, apalagi ada efek kalau pakai TikTok sudah jadi dan sangat menginspirasi banget,” ujarnya kepada tim Gadgetren di Kota Kasablanka, Tebet Jakarta.

Barry mengungkapkan bahwa lewat TikTok memungkinkan ia membagikan cerita-cerita dibalik perjalanan travelingnya yang singkat seperti proses pembuatan gula aren, pengolahan dan memakan belut, pengolahan ulat sagu sebagai sumber protein masyarakat Ambon.

Konten tersebut selain ringan juga mengedukasi anak-anak muda dan memberikan konten pembelajaran budaya, interaksi masyarakat sekitar, kuliner, hingga aktivitas anak-anak berangkat sekolah di Maumere yang sempat diabadikan di TikTok dan mendapatkan respon yang sangat viral.

Barry Kusuma TikTok Banywangi

Menurutnya aplikasi TikTok sangat mudah digunakan dan sangat mendukung pembuatan video tourism yang mementingkan musik sebagai latar video agar lebih cinematis dan dramatis.

Ditambah lagi TikTok sudah menyediakan semua musik yang sedang tren dan sudah mendapat lisensi untuk dipakai ke dalam footage. Melalui fitur video TikTok, kamu dapat membuat vlog atau cerita dengan berbagai efek seperti fitur transisi secara mudah.

Selain mengunggah berbagai video tourism traveling, Barry juga sesekali mengunggah konten tips dan trik memotret menggunakan smartphone. Konten ini sangat diminati oleh anak muda yang ingin belajar fotografi dengan menggunakan smartphone.

Lalu bagaimana tips dan trik main TikTok versi Barry agar konten vlog makin kece? Barry Kusuma membagikannya juga untuk kamu.

Tips khusus untuk konten fotografi adalah unggah foto terfokus dengan gambar yang bagus. Barry memberikan contoh pengalamannya saat Festival Pacu Jawi di Padang, dimana dirasa akan menarik bila bisa membuat video yang bercerita mengenai proses menegangkan ketika sapi yang melaju.

“Footage yang bagus aja itu sudah jadi 15 detik. Triknya jangan lebih dari 3 detik, setiap 3 detik pause, dalam 3 detik ada sekitar 7 – 8 scene. Sekarang ada mode smartphone, yaitu pause, lanjutin lagi, sampai digabungin sendiri lalu kasih lagu sesuai suasana biar makin keren. Kita juga bisa langsung edit di TikTok, jadi lebih mudah untuk buat vlog da nggak perlu pakai aplikasi lain seperti Adobe Premier atau Quick di smartphone,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar