Aplikasi Berita

Hadir Sebagai Solusi Bagi Pedagang Warung, Aplikasi Youtap Indonesia Diluncurkan

Peluncuran Youtap Indonesia

Gadgetren – Saat ini belum ada aplikasi di Indonesia yang bisa memecahkan masalah pedagang warung kelontong agar bisa lebih berkembang mengelola usahanya secara mandiri. Melihat masalah tersebut, Youtap Indonesia hadir sebagai aplikasi yang menawarkan solusi untuk pelaku usaha mikro dan makro.

Dengan mengusung slogan “teman dagang kamu”, Youtap Indonesia telah melakukan riset dan survey ke desa-desa khususnya menyasar ke warung-warung kecil.

Riset tersebut menghasilkan bahwa hampir semua pedagang mikro di daerah-daerah masih mengelola tokonya sendirian baik itu dalam melalukan pembelian ke supplier, mencatat penjualan, stok barang hingga pencatatan hutang dari para pembeli.

Hal itu diungkapkan Herman Suharto selaku Chief Executive Officer Youtap Indonesia dalam peluncuran perdananya hari ini di ALUCA, SCBD Lot.8, Hall A, Senayan, Jakarta Selatan.

“Hampir semua pedagang kecil di daerah merasa kesepian. Karena jaga warung sendiri, kalau mau beli barang harus tutup toko. Harus ada yang jaga dan tidak bisa ditinggalkan. Itu yang menginisiasi tim marketing kita bahwa youtap adalah teman dagang mereka,” ujarnya kepada tim Gadgetren.

Herman mengungkapkan bahwa konsep Youtap Indonesia berperan sebagai perantara dari pelaku usaha dan konsumen, dengan arti lain Youtap berada diantara keduanya.

Youtap Indonesia menawarkan aplikasi yang kini sudah bisa dioperasikan melalui smartphone dan tersedia diunduh di PlayStore. Jika kamu punya barang dagangan, kamu bisa langsung mencobanya dengan mendaftarkan diri melalui email secara gratis.

Selain itu Youtap juga menyediakan sebuah perangkat untuk mendukung pelaku usaha membuat semacam galeri atau katalog barang dengan hanya mengunggah gambar barang, memberi harga dan menarik konsumen melalui aplikasi Youtap. Bagi pelaku usaha yang menggunakan tersebut akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000 per bulan.

Cara transaksinya juga mudah, contohnya dengan hanya tap barcode scan QR untuk melakukan pembayaran OVO. Hasil transaksi tersebut akan dikirim kembali ke pedagang sebagai data yang bisa disimpan dan dijadikan bantuan untuk melihat catatan penjualan.

CEO Youtap Indonesia

Muhammad Syaiful Anam selaku Product Development mengatakan bahwa keunggulan Youtap selain bisa mengetahui pencatatan hari ini, kamu juga bisa mengetahui pencatatan sebelumnya hingga minggu atau bulan lalu dan melihat apakah bisnis bertumbuh atau tidak.

“Ini (red-Youtap) bisa dijadikan alat untuk melihat kemajuan atau penurunan dari hasil penjualan mereka pada produk-produk tertentu,” katanya.

Tak tanggung-tanggung, keunggulan yang diberikan Youtap selain memberikan kemudahan pedagang dalam berjualan dan cepat dapat untung juga bisa untuk mengelola stok, pendapatan, dan transaksi pembayaran.

Ke depannya Youtap juga akan melakukan perombakan warung dan sedang melakukan pemasangan banner untuk monetisasi pasar terhadap supplier sehingga bisa saja tidak hanya satu supplier yang memasok barang tapi lebih dari satu pada satu warung.

Youtap Indonesia sendiri telah di uji oleh tim yang disebar ke warung-warung pada wilayah Jakarta, Cirebon dan Jogja. Telah ada 10.000 warung kecil yang melakukan uji coba dan targetnya akan mencapai 1 juta warung kecil di tahun ini.

Untuk mitra perusahaan besar, Youtap telah menggandeng McDonald Indonesia, LinkAja, dan Astra Pay. Ke depannya Youtap akan berupaya untuk menarik lebih banyak lagi perusahan yang memiliki jaringan besar untuk ikut bergabung.

Tinggalkan Komentar