Berita

Waw! Xiaomi Catatkan Pertumbuhan Pendapatan Hingga 49,1% di Kuartal Ketiga 2018

Pertumbuhan Pendapatan Xiaomi di Kuartal Ketiga 2018 Header

GadgetrenXiaomi kembali mencatatkan hasil yang cukup memuaskan. Berdasarkan hasil konsolidasinya untuk kuartal ketiga 2018 ini, perusahaan tersebut mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Dengan mengusung model bisnis triathlon yang berpusat pada tiga komponen utama (pengembangan hardware dan perangkat, layanan internet, serta penjualan secara offline dan online), perusahaan ini cukup berhasil memperkuat bisnisnya hingga kuartal ketiga 2018 ini.

Bahkan dalam catatannya, Xiaomi berhasil memperoleh pendapatan yang diperkirakan mencapai RMB 50, 846 Miliar, yang notabene meningkat sekitar 49.1% jika dibandingkan kuartal ketiga tahun sebelumnya.

Yang cukup menarik, penetrasinya ke pasar internasional menjadi salah satu kunci pencapaian perusahaan tersebut. Perusahaan tersebut berhasil meningkat pendapatan internasionalnya hingga RMB 22,3 Miliar atau meningkat hingga 112.7%.

Founder, Chairman, sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun mengatakan bahwa strategi yang digunakan perusahaannya, seperti memperkuat pasar high-end, mempercepat pembuatan saluran ritel baru, serta lebih fokus ke pengembang aplikasi dan AI, memberikan hasil yang luar biasa.

Bahkan, Lei Jun menyebutkan, beberapa bisnis barunya pun menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dalam hal ini, beberapa bisnis tersebut di antaranya adalah monetisasi layanan internet selain di pasar Tiongkok, globalisasi produk-produk IoT (Internet of Things), dan masuk ke pasar alat elektronik rumah tangga.

Keberhasilan Xiaomi di kuartal ketiga 2018 ini tentu saja tidak terlepas dari pertumbuhan yang sangat cepat di hampir semua lini bisnisnya, termasuk lini smartphone, Smart TV, laptop, Mi Band, dan lain sebagainya.

Di Tiongkok sendiri, perusahaan ini pun mampu menguatkan posisinya di pasar kelas menengah hingga high-end, di ikuti juga di pasar Eropa, yang notabene bisa menjadi pijakan monetisasi bisnis internetnya di masa mendatang.

Sementara itu, di sisi pengguna, perusahaan ini juga mengalami peningkatan sebagai akibat dari penjualan perangkat smartphone dan adopsi pengguna. Dalam laporannya, pengguna aktif bulanan MIUI bahkan menyentuh angka 224,4 juta per September 2018 dari yang semula hanya 156,5 juta tahun lalu.

Perusahaan yang baru masuk ke bursa saham Hongkong pada 9 Juli 2018 ini juga telah mengadopsi strategi multi-merek guna menyasar pasar yang berbeda-beda dengan menghadirkan dua sub mereknya, yakni Pocophone dan Black Shark.

Sebagai tambahan, Xiaomi juga telah menjalin kerja sama dengan Meitu Inc pada 19 November 2018 ini, guna menyasar pengguna perempuan sekaligus memperluas keanekaragaman basis penggunanya.

 

[Sumber: Xiaomi]

Tinggalkan Komentar