ASUS Vivobook 14 Flip TP3407
Smartphone

6 Kelebihan dan Kekurangan POCO X8, Masih Tetap Masuk Akal!

Gadgetren – Di tengah-tengah krisis memori yang sedang melanda, POCO X8 masih terlihat berusaha untuk membawa kembali identitas mereknya yang terkenal sebagai perusak harga pasar.

Perangkat ini makanya dapat menjadi salah satu pilihan ekonomis saat seseorang memerlukan sebuah ponsel baru di masa sekarang. Dengannya, pengguna dapat menikmati berbagai fitur premium dengan harga yang tetap masuk akal

Meskipun begitu, pengguna tetap perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan perangkat lebih dulu apabila tertarik untuk meminangnya. Dukungan dan spesifikasi yang ditawarkan oleh POCO X8 soalnya belum tentu cocok untuk semua orang.

Kelebihan POCO X8

1. Baterai dan Pengisian Daya yang Mumpuni

POCO X8 termasuk salah satu pilihan ideal bagi pengguna yang memerlukan sebuah ponsel dengan ketahanan baterai mumpuni. Dengan kapasitas yang terbilang cukup besar hingga 8.340mAh, berbagai aktivitas dapat dilakukan tanpa khawatir cepat kehabisan daya.

Berdasarkan simulasi pemakaian yang dilakukan pada laboratorium internal perusahaan, baterainya sudah cukup untuk beraktivitas selama 2 hari penuh yang mana di dalamnya mencakup waktu siaga, pemutaran musik, akses media sosial, navigasi peta, hingga penayangan video.

Baterainya juga telah berhasil mengantongi TÜV SÜD 5-star battery lifecycle certification yang menandakan sudah lolos pengujian tertentu. Dalam hal ini, POCO X8 dapat bertahan dalam simulasi pengujian ketahanan daya hingga selama 60 jam.

Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 - Header

Berkaitan dengan sertifikasi TÜV SÜD, baterainya secara umum telah memperoleh Battery Performance Certification. Salah satunya menunjukkan bahwa kinerja penyimpanan dayanya bakal tetap optimal hingga sampai 1.600 siklus pengisian penuh atau setara dengan 6 tahun penggunaan.

TÜV SÜD 5-star Battery Performance Certification juga menunjukkan bahwa baterainya mampu berfungsi secara stabil di kondisi suhu ekstrem maupun tahan terhadap benturan dan guncangan. Rangkaian sertifikasi tersebut memberikan potensi yang lebih optimis bahwa masa penggunaan dapat bertahan lama.

Menemani kapasitas baterainya yang besar, POCO X8 turut membawa dukungan pengisian berkecepatan tinggi. Teknologi 67W HyperCharge miliknya dapat mengisi daya hingga penuh dalam waktu singkat yang mana pastinya dibutuhkan untuk baterai dengan kapasitas sebesar itu.

Bersama dukungan pengisian tersebut, terdapat fitur reverse charging hingga 22,5W. Pengguna dapat memakainya untuk mengisi daya perangkat lain selayaknya sebuah power bank dalam kondisi darurat.

2. Layar AMOLED yang Tajam

Dilengkapi dengan panel AMOLED, POCO X8 dapat menghadirkan tampilan yang memanjakan mata. Tidak hanya terlihat modern dengan bezel tipis, layarnya apalagi telah mendukung resolusi gambar hingga 1,5K (2772 x 1280 piksel) yang tergolong tinggi untuk sebuah ponsel.

Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 1

Panel AMOLED yang digunakannya pun telah mendukung tingkat kecerahan hingga 3.500 nit. Dikombinasikan dengan resolusinya yang tinggi, pengguna dapat menikmati berbagai konten secara jelas dan tajam termasuk saat digunakan di luar ruangan.

Layar POCO X8 sendiri berukuran 6,83 inci yang secara teknis mampu menampilkan gambar dengan leluasa dan imersif ketika menikmati video atau konten lainnya. Dengan dukungan refresh rate hingga 120Hz, pergerakan animasi dari berbagai konten pun dapat terlihat benar-benar halus.

Mendukung PWM Dimming hingga 3.840Hz, layarnya bakalan nyaman untuk digunakan di berbagai kondisi pencahayaan. Sertifikasi TÜV Rheinland juga menunjukkan bahwa panelnya  memiliki berbagai perlindungan mulai dari paparan cahaya biru rendah, bebas kedipan, hingga penyesuaian ritme sirkadian.

3. Cantik dan Tangguh

Secara kasat mata, POCO X8 merupakan ponsel yang terlihat menarik dari segi desain. Kombinasi Segmented pattern design pada panel belakang dan Classic rounded-corner design pada bagian layar membuatnya tampil estetik.

Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 2

Bodinya hadir dalam tiga opsi warna yang mana meliputi Black, White, dan Orange. Khusus untuk varian White, terdapat ornamen tambahan berupa baut-baut perekat yang membuatnya terlihat futuristik.

Bukan hanya sekadar cantik, bodinya di sisi lain memiliki keandalan pemakaian yang tinggi. Pengguna pun dapat menggunakan perangkat untuk beraktivitas secara tenang di berbagai kondisi pemakaian.

Bagian layarnya telah dilapisi dengan Corning Gorilla Glass Victus 2 sebagai bentuk perlindungan dalam penggunaan sehari-hari. Dibandingkan dengan kaca biasa, lapisan pelindung tersebut menawarkan ketahanan benturan dan goresan tingkat premium.

Dikombinasikan bersama multi-layer impact protection di bagian dalam maupun luar, pengguna tak perlu khawatir perangkat cepat rusak saat terjatuh atau terbentur. POCO X8 bahkan sudah mengantongi sertifikat SGS untuk ketahanan jatuh hingga ketinggian 3 meter di atas permukaan granit.

Perlindungan air yang diusungnya juga tidak main-main. Terbukti melalui sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K, perangkat memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap perendaman hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit, semprotan bertekanan tinggi, maupun suhu hingga 80 °C.

Ketangguhannya juga sudah dibuktikan melalui berbagai pengujian TÜV SÜD 5-star Water Resistance Certification. Perangkat besutan Xiaomi ini berhasil melewati 8 jenis uji ketahanan air ekstrem di mana salah satunya adalah perendaman hingga kedalaman 2 meter selama 72 jam.

Kekurangan POCO X8

1. Konfigurasi Kamera yang Terasa Kurang

Jika hanya sekadar untuk mengabadikan momen penting, kamera POCO X8 secara teknis sudah mampu menanganinya dengan baik. Sensor utamanya sudah mendukung OIS serta pengambilan gambar hingga resolusi 50MP.

Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 3

Hanya saja, konfigurasi yang ditawarkan oleh kameranya memang belum lengkap. Perangkat dengan harga lebih dari Rp5 juta ini soalnya belum dilengkapi dengan lensa ultrawide sebagai opsi pengambilan gambar tambahan saat ingin memotret lanskap.

Tanpa kamera ultrawide yang biasanya sudah tersedia pada ponsel sekelasnya, POCO X8 bakal kesulitan untuk menangani pengambilan gambar dengan obyek pemandangan yang memiliki bidang pandang sangat luas.

2. Perekaman yang Tergolong Rendah

Kemampuan perekaman video yang ditawarkan oleh POCO X8 juga masih setara dengan perangkat entri. Dalam keterangan resmi perusahaan, kameranya hanya dapat menangani hingga resolusi 1080p pada 30fps.

Untuk kebutuhan yang menuntut perekaman beresolusi tinggi, pengguna tentunya perlu mempertimbangkan ponsel lain. Terdapat berbagai perangkat yang membawa kemampuan lebih mumpuni tetapi dibanderol dengan kisaran harga serupa.

3. Masih HyperOS 3

Berjalan secara mendasar dengan HyperOS 3, POCO X8 kurang cocok buat pengguna yang memerlukan dukungan sistem terbaru. Antarmuka tersebut masih memakai Android 16 saat banyak perangkat lain yang membawa dukungan lebih mutakhir secara langsung ketika pertama kali digunakan.

Penggunaan HyperOS 3 sebenarnya bukan masalah besar karena belum begitu ketinggalan dan nantinya akan mendapatkan update untuk versi yang lebih baru. Pasalnya, Xiaomi menjanjikan pembaruan Android hingga 4 kali dengan jaminan pemeliharaan keamanan sampai 6 tahun.

Pengguna hanya saja perlu bersabar dan menyiapkan kuota untuk mengunduh pembaruan agar dapat menikmati HyperOS 4 yang dilengkapi berbagai fitur terbaru. Selain itu, kompatibilitas perangkat dengan berbagai aplikasi di masa mendatang juga bakal menjadi lebih singkat dibandingkan ponsel dengan sistem lebih mutakhir.

HyperOS 3 di sisi lain sebelumnya juga memiliki sejumlah catatan tersendiri dari sebagian pengguna. Bukan hanya bloatware yang untungnya dapat dihapus secara mudah, antarmuka sistem tersebut pun terkenal dengan berbagai tayangan iklan.

Agar dapat digunakan secara nyaman tanpa terganggu iklan, pengguna pun perlu melakukan sejumlah pengaturan tambahan mulai dari mematikan otorisasi layanan hingga memakai DNS khusus.

ASUS Vivobook 14 Flip TP3407

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Gadgetren yang aktif membuat konten tentang panduan teknologi mulai dari cara menggunakan hingga membahas istilah-istilah khusus di dalamnya.

Tinggalkan Komentar