
Gadgetren – Kenyamanan pemakaian termasuk salah satu faktor yang bisa dipertimbangkan saat mencari sebuah ponsel. Jika memakainya sebagai penentu utama, realme C100 pun bisa menjadi pilihan tepat.
Seperti halnya berbagai ponsel buatan realme, perangkat satu ini dilengkapi berbagai macam dukungan yang akan membuatnya terasa nyaman untuk digunakan. Pengguna dapat mempertimbangkannya jika ingin beraktivitas secara tenang.
Hanya saja dengan banderol harga minimal Rp3.599.000, realme C100 masih mengusung lumayan banyak kekurangan. Pengguna pun perlu mempertimbangkannya secara matang-matang supaya tidak terlalu menyesal setelah membeli ponsel ini.
Kelebihan realme C100
1. Baterai Berkapasitas Besar
Berkaitan dengan kenyamanan pemakaian, realme C100 salah satunya hadir dengan ketahanan daya yang tinggi. Pengguna dapat memakainya untuk menjalani rutinitas tanpa perlu berulang kali melakukan pengisian.
Ketahanan dayanya bahkan diklaim mampu mengungguli kemampuan berbagai ponsel modern yang umumnya sudah menawarkan dukungan serupa. Dalam hal ini, realme C100 memang membawa baterai dengan kapasitas paling besar di mana secara teknis mencapai 8.000mAh.
Dengan baterai yang sangat besar, ponsel ini dapat menyala dalam waktu yang lama. Kapasitasnya bahkan masih akan tersisa hingga 40 persen setelah sehari penuh berdasarkan simulasi pemakaian intens realme.
Sementara untuk pemakaian secara nonstop dari kondisi penuh hingga habis, baterai perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga lebih dari 13 jam untuk bermain game, 20 jam melakukan navigasi peta, atau 24 jam menonton video daring.
Berdasarkan hasil uji laboratorium perusahaan, baterai realme C100 di sisi lain juga mempunyai umur pemakaian yang panjang. Pengguna bisa memakainya hingga selama 7 tahun tanpa khawatir kemampuan penyimpanan dayanya menurun signifikan.
Kapasitas penyimpanan dayanya diklaim masih akan tetap berada di atas 80 persen setelah 7 tahun pemakaian. Sementara untuk satu tahun pertama, kesehatan baterainya hanya akan berkurang sekitar 3 persen saja.
Yang tak kalah menarik, kapasitas baterai yang besar juga memungkinkan realme C100 berlaku selayaknya sebuah powerbank. Terdapat dukungan 10W reverse charging yang dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat lain.
2. Pengisian Daya Mumpuni
Untuk mengimbangi kapasitas baterainya yang besar, realme C100 dilengkapi dengan dukungan pengisian yang mumpuni. Pengguna pun tak perlu khawatir menunggu lama saat perlu mengisi daya.
Disokong dengan teknologi 45W Fast Charge, pengguna hanya perlu melakukan pengisian dalam beberapa menit saja untuk menggunakan ponsel beraktivitas selama berjam-jam. Berbagai aktivitas tidak perlu mengalami jeda panjang saat perangkat kehabisan daya.
Dalam klaim perusahaan, perangkat sudah bisa digunakan untuk bermain game selama 48 menit, menonton video daring sampai 1,7 jam, atau menelepon hingga 4,2 jam hanya dengan melakukan pengisian sekitar 5 menit.
Buat pengguna yang tidak mau melewatkan aktivitas penting, realme C100 juga sudah dilengkapi dengan teknologi Bypass Charging. Dukungan tersebut akan meneruskan arus langsung ke mesin utama sehingga ponsel bisa tetap aman meski digunakan sembari tersambung ke adaptor pengisian.
3. Ketangguhan Bodi yang Tinggi
Kenyamanan pemakaian realme C100 pun bukan hanya berasal dari sektor daya saja. Untuk memastikan pengguna bisa bebas beraktivitas tanpa rasa waswas, perangkat ini meluncur dengan ketangguhan yang sangat luar biasa.
Bodinya mengusung desain ArmorShell Protection yang menjanjikan perlindungan 360°. Dirancang dengan sudut-sudut yang diperkuat, peredam benturan AirBag, rangka tengah yang lebih tangguh, serta casing tahan jatuh, perangkat siap berhadapan dengan berbagai risiko penggunaan harian.

Pada bagian layarnya, realme C100 dilapisi dengan ArmorShell Glass yang tahan retak. Kaca pelindung tersebut terbukti tangguh setelah dijatuhkan berulang kali di atas permukaan marmer dari berbagai ketinggian.
Perlindungan menyeluruh yang mengombinasikan desain ArmorShell Protection dan lapisan ArmorShell Glass membuat realme C100 berhasil mengemas ketahanan guncangan kelas militer MIL-STD 810H.
Berkat kombinasi tersebut, pengguna pun tidak perlu takut perangkat rusak saat tidak sengaja terjatuh. Pengujian internal perusahaan bahkan menunjukkan bahwa ponsel masih bisa bertahan setelah dijatuhkan dari ketinggian 2 meter.
Ketangguhan realme C100 semakin lengkap dengan ketahanan air dan debu yang sangat tinggi. Perangkat ini telah dilengkapi dengan perlindungan IP69 Pro yang memenuhi standar IP66, IP68, IP69, dan IP69K sekaligus.
Berbekal perlindungan tersebut, realme C100 tahan mulai dari perendaman, semprotan bertekanan tinggi, hingga air panas. Perangkat ini juga mempunyai ketahanan yang sangat baik terhadap berbagai jenis cairan.
Ketahanan perendaman yang ditawarkan oleh realme C100 melalui IP69 Pro juga tercatat lebih tinggi dibanding rata-rata perangkat dengan dukungan sejenis. Secara teknis, ponsel ini soalnya mampu bertahan hingga kedalaman hingga 6 meter selama 30 menit.
Menariknya dengan berbagai ketangguhan yang diusungnya, realme C100 masih tampil memesona. Perangkat ini membawa Blooming Design yang menampikan panel belakang dengan guratan-guratan kilauan warna terinspirasi bunga mekar.
Panel belakangnya juga mempunyai modul kamera dengan aksen metal yang membawa kesan premium. Menghiasi jajaran lensa belakangnya, terdapat pulse light yang dapat menampilkan berbagai efek cahaya sebagai penanda notifikasi masuk.
Kekurangan realme C100
1. Dapur Pacu Bisa Lebih Baik
Sayangnya dengan banderol harga lebih dari Rp3,5 juta, dapur pacu realme C100 tergolong sangat ketinggalan. Perangkat ini kembali menggunakan chipset MediaTek Helio G92 Max yang mempunyai kinerja di bawah rata-rata.
Chipset tersebut diperkenalkan pada tahun 2024 silam. Meskipun dapat dipacu dengan kecepatan hingga 2,0GHz, MediaTek masih memakai basis inti berarsitektur ARM Cortex-A76 dan Cortex-A55 yang dikombinasikan bersama pemroses grafis ARM Mali-G52 MC2.

Kinerjanya mungkin sudah mencukupi untuk menjalani berbagai rutinitas harian, tetapi kurang sepadan jika dibandingkan dengan banderol harga realme C100. Banyak perangkat di kelasnya menawarkan chipset lebih tinggi.
Bukan hanya di sektor kinerja saja, penggunaan Helio G92 Max juga membuat ponsel terlihat cukup ketinggalan di sektor konektivitas. Chipset tersebut hanya membawa modem 4G saat perangkat dengan harga lebih dari Rp3 juta seharusnya sudah mengemas jaringan 5G.
2. Masih Menggunakan Media eMMC
Tersedia dalam dua varian, konfigurasi memori yang ditawarkan realme C100 juga wajib diperhatikan. Perangkat menengah ini soalnya masih mengemas media penyimpanan berjenis eMMC 5.1.
Media penyimpanan tersebut umumnya digunakan pada perangkat dengan harga kurang dari Rp 3juta. Seharusnya dengan banderol harganya, realme C100 membawa dukungan yang lebih tinggi.
Kecepatan baca-tulis eMMC 5.1 secara teknis masih di bawah UFS 2.2. Kemampuan realme C100 tentu bakalan tertinggal lebih jauh jika dibandingkan sejumlah perangkat di kelasnya yang menawarkan jenis media penyimpanan lebih mutakhir.
Dikombinasikan bersama RAM mulai dari 6GB, kapasitas penyimpanan yang ditawarkan untungnya sudah tergolong mencukupi untuk pemakaian di masa sekarang. Perangkat ini tersedia dalam konfigurasi 128GB dan 256GB.
3. Layar Beresolusi HD+
Sektor layar juga menjadi catatan tersendiri. Panel 6,8 inci yang seharusnya menjadi keunggulan realme C100 justru menjadi sebuah kekurangan karena resolusi gambarnya yang rendah.
Layarnya hanya mendukung tampilan dengan resolusi hingga HD+ (1570 x 720 piksel). Padahal dengan harganya, pengguna sudah bisa menemukan berbagai ponsel dengan panel minimal Full HD+ yang mampu menampilkan gambar secara lebih tajam.
Meskipun masih memakai teknologi IPS, layar realme C100 untungnya sudah mempunyai tingkat kecerahan tinggi di mana mampu menangani hingga 1.200 nit. Dukungan refresh rate panelnya juga mumpuni karena mendukung pengaturan hingga 120Hz.


Tinggalkan Komentar