Gadgetren – Samsung Galaxy A57 5G layak menjadi penerus Samsung Galaxy A56 5G. Meski tidak banyak, perangkat ini hadir dengan sejumlah peningkatan yang mampu menyempurnakan pengalaman pemakaian.
Di balik kemiripan desain tampilan perangkat, Samsung menyematkan konfigurasi mesin dan berbagai dukungan yang lebih mumpuni. Galaxy A57 5G seolah menjawab berbagai kekurangan yang sebelumnya muncul pada Galaxy A56 5G.
Berbagai peningkatan yang ditawarkan tentu membuat Galaxy A57 5G semakin menarik untuk dipertimbangkan, terutama buat pengguna Galaxy A56 5G yang sedang mencari sebuah ponsel pengganti.
Perbedaan Samsung Galaxy A57 5G Vs Samsung Galaxy A56 5G
Galaxy A57 5G bakalan cocok buat pengguna yang sedang mencari ponsel dengan kinerja lebih bertenaga. Perangkat ini soalnya dilengkapi dengan chipset yang jauh lebih mutakhir ketimbang pendahulunya.
Saat Galaxy A56 5G masih mengandalkan Samsung Exynos 1580, perangkat baru ini telah memercayakan seluruh kemampuan pemrosesan miliknya kepada chipset Samsung Exynos 1680.
Kedua chipset tersebut memang menawarkan basis inti dengan arsitektur dan konfigurasi yang terlihat cukup mirip. Namun berdasarkan klaim dari pihak Samsung, kinerja pemrosesan data Exynos 1680 meningkat kurang lebih sebesar 15 persen.

Chipset tersebut juga membawa pemroses grafis yang jauh lebih mutakhir. Exynos 1680 mengusung Samsung Xclipse 550 yang secara teknis juga menawarkan peningkatan hingga 15 persen jika dibandingkan Samsung Xclipse 540 milik Exynos 1580.
Bukan hanya soal kinerja, penggunaan chipset tersebut juga menghadirkan lonjakan besar pada sektor konektivitas. Galaxy A57 5G kini mengemas teknologi Bluetooth maupun Wi-Fi yang semakin canggih.
Dalam hal ini, Galaxy A57 5G telah dilengkapi dengan Bluetooth 6.0 yang menawarkan efisiensi lebih tinggi, latensi lebih rendah, serta keamanan transfer data lebih baik. Peningkatan tersebut membuatnya melampaui Galaxy A56 5G yang masih mengandalkan Bluetooth 5.3.
Selaras dengan teknologi Bluetooth yang digunakan, Galaxy A57 5G turut dilengkapi Wi-Fi 6E yang membuka dukungan konektivitas baru dengan tambahan pita jaringan 6GHz. Galaxy A56 5G di sisi lain sebelumnya hanya membawa Wi-Fi 6 yang beroperasi terbatas pada 2,4GHz dan 5GHz.
Penggunaan Exynos 1680 sebagai dapur pacu pun diimbangi dengan peningkatan sistem pendingin. Galaxy A57 5G kini dilengkapi dengan vapor chamber berukuran 13 persen lebih luas daripada Galaxy A56 5G.
Peningkatan Galaxy A57 5G juga terletak pada bagian desain. Meski mengemas kapasitas baterai dan ukuran layar yang serupa dengan Galaxy A56 5G, perangkat ini mempunyai bodi yang semakin ramping dan ringan.
Jika Galaxy A56 5G sebelumnya mempunyai bodi dengan ketebalan hingga 7,4mm, perangkat menengah ini kini hanya setipis 6,9mm. Bobotnya pun berkurang dari 198 gram menjadi 179 gram.
Bagian layarnya juga membawa desain yang terlihat semakin modern dari sebelumnya. Galaxy A57 5G kini mempunyai panel dengan bingkai yang berukuran lebih tipis ketimbang Galaxy A56 5G.
Dengan bodi yang lebih ramping dan ringan, keandalan pemakaian perangkat ini uniknya semakin terlihat menjanjikan. Samsung kini menyematkan fungsi ketahanan air yang lebih kuat daripada sebelumnya.
Tersertifikasi dengan IP68, Galaxy A57 5G menawarkan ketahanan lebih unggul untuk perendaman. Perangkat ini dapat bertahan hingga kedalaman maksimal 1,5 meter selama 30 menit saat Galaxy A56 5G yang memperoleh sertifikasi IP67 hanya sampai 1 meter saja.


Tinggalkan Komentar