Gadgetren – Secara teknis, ADVAN X1 Neo hadir sebagai varian terjangkau dari ADVAN X1 yang telah meluncur lebih lama. Perangkat ini membawa spesifikasi yang sedikit lebih ekonomis sesuai harganya.
Namun mengikuti jejak saudaranya, ADVAN X1 Neo tetap membawa ciri khas perusahaan dengan menghadirkan spesifikasi menarik untuk kelasnya. Pengguna pun dapat mempertimbangkan keduanya sebagai pilihan sesuai ketersediaan dana yang dimiliki.
Apabila memang belum tahu untuk meminang perangkat yang mana, pengguna dapat menyimak berbagai perbedaan yang ditawarkan. Berikut ini beberapa aspek penting yang bisa dipertimbangkan.
Perbedaan ADVAN X1 Neo Vs ADVAN X1
Dipasarkan dengan harga lebih terjangkau, ADVAN X1 Neo membawa kinerja yang lebih terbatas. MediaTek Helio G85 yang diusungnya merupakan chipset pendahulu dari MediaTek Helio G100 milik saudaranya.
Secara teknis, Helio G85 memiliki kemampuan pemrosesan data yang lebih lambat. Pengguna hanya dapat memacunya hingga 2,0GHz saat penerusnya mampu menangani sampai 2,2GHz.
Bukan hanya sekadar lebih cepat, basis inti Helio G100 juga tercatat lebih mutakhir. MediaTek telah menggunakan arsitektur ARM Cortex-A76 saat sebelumnya hanya memakai ARM Cortex-A75 pada Helio G85.

ADVAN X1 Neo
Selaras dengan penggunaan arsitektur inti yang jauh lebih mutakhir, dukungan pemroses grafisnya turut mengalami penyesuaian. Helio G100 memakai ARM Mali-G57 MC2 sementara Helio G85 masih mengunggulkan ARM Mali-G52 MC2.
Helio G100 di sisi lain juga membawa dukungan konsumsi daya yang secara teknis lebih efisien. Pembuatannya sudah menggunakan teknologi pemrosesan 6nm di mana lebih kecil daripada Helio G85 yang masih memakai manufaktur 12nm.
Dengan chipset yang lebih bertenaga, ADVAN X1 seharusnya mampu menangani berbagai macam tugas secara lebih mumpuni. Perangkat ini apalagi turut dilengkapi dengan konfigurasi memori yang lebih menjanjikan.

Sama-sama tersedia dalam satu varian, ADVAN X1 hadir dengan RAM 8GB yang menawarkan kemampuan manajemen data pemrosesan lebih unggul. Saudaranya di sisi lain hanya mengandalkan kapasitas 4GB sebagai penunjang.
Penyimpanan yang diusungnya juga lebih lapang sehingga memungkinkan pengguna menyimpan lebih banyak data. ADVAN menurunkan kapasitas media internal pada ADVAN X1 Neo dari semula sebesar 128GB menjadi 64GB.
Perbedaan dari kedua perangkat kelas entri ini juga terlihat sangat jelas pada sektor layar. Selaras dengan harganya, ADVAN X1 Neo membawa dukungan yang sedikit lebih rendah daripada saudaranya.

ADVAN X1
ADVAN X1 meluncur secara lebih unggul dengan menghadirkan panel yang membentang hingga seluas 6,78 inci. Ukurannya memang sedikit lebih kecil karena saudaranya memiliki layar 6,8 inci, tetapi resolusi layarnya lebih tinggi.
Gambar yang ditampilkan bakal terlihat lebih tajam. ADVAN X1 mampu menghadirkan tampilan gambar hingga Full HD+ (2460 x 1080 piksel) saat saudaranya hanya sampai HD+ (1640 x 720 piksel).
Dukungan animasi yang ditawarkan oleh ADVAN X1 juga bakalan lebih mulus. Selama aplikasi atau layanan mendukung, layarnya dapat menampilkan refresh rate hingga 120Hz yang notabene belum tersedia di model Neo.
Konfigurasi kameranya juga terlihat lebih menjanjikan. Saat saudaranya hanya membawa sensor utama beresolusi 13MP, ADVAN X1 telah dilengkapi dengan sensor Sony IMX782 yang menawarkan dukungan pengambilan gambar hingga 64MP.
Begitu juga pada kamera depan, sensor yang digunakannya juga lebih tinggi. Pengguna dapat menggunakannya untuk menghasilkan foto hingga resolusi 8MP saat ADVAN X1 Neo hanya mampu menangani hingga 5MP.
Keunggulan ADVAN X1 juga terlihat pada hadirnya fitur pemindai sidik jari yang secara teknis dapat lebih praktis digunakan untuk membuka kunci layar. ADVAN X1 Neo yang dibanderol lebih terjangkau belum dilengkapi dengan sensor serupa.



Tinggalkan Komentar