Gadgetren – Meluncur di kelas menengah dengan harga Rp5.499.000, moto G67 hadir sebagai pilihan menarik saat pengguna menginginkan ponsel terjangkau yang membawa desain premium dan nyaman digunakan.
Spesifikasinya memang sudah disesuaikan dengan kondisi pasar di masa sekarang. Namun, sebagian di antara fitur dan dukungan yang diusungnya masih tetap tergolong tinggi jika dibandingkan ponsel dengan kisaran harga serupa.
Seperti halnya ponsel berbasis Android secara umum, moto G67 sebenarnya juga mempunyai sejumlah kekurangan. Pengguna pun hanya perlu mempertimbangkannya dengan cermat dan memastikan apakah dukungan yang ditawarkan sudah sesuai dengan kebutuhan mereka atau belum.
Kelebihan moto G67
1. Layar Luas dan Tajam
Sektor layar menjadi salah satu keunggulan yang diusung oleh moto G67. Pengguna dapat mempertimbangkannya apabila memerlukan ponsel dengan tampilan visual yang memanjakan mata.
Bukan hanya sekadar luas di mana secara teknis membentang hingga 6,78 inci, layarnya mempunyai tampilan yang tajam. Panelnya mampu menampilkan gambar dengan resolusi hingga 1,5K (2772 x 1272 piksel).
Layarnya sudah menggunakan panel Extreme AMOLED yang menawarkan kecerahan sangat tinggi. Mampu menangani hingga 5.000nit, tampilan dari berbagai konten bakal terlihat jelas di berbagai kondisi pencahayaan sekitar.
Pergerakan dari setiap konten juga bakal terlihat benar-benar mulus. Layarnya dapat menampilkan animasi dengan pengaturan refresh rate hingga 120Hz selama aplikasi atau game membawa dukungan serupa.
2. Sektor Daya yang Mumpuni
Keunggulan moto G67 juga terlihat pada sektor daya. Selaras dengan ukuran layarnya, perangkat ini dilengkapi baterai berkapasitas besar yang siap menemani pengguna menjalani rutinitas sehari-hari secara maksimal.

Perangkat ini memiliki baterai berkapasitas 5.200mAh. Jika mempertimbangkan berbagai ponsel yang mengemas dukungan dengan kisaran angka serupa, pengguna sudah bisa menggunakannya seharian penuh tanpa perlu berulang kali mengisi daya.
Kalaupun terpaksa perlu mengisi daya, prosesnya pun tak akan memakan waktu lama. Terdapat dukungan 30W TurboPower yang dapat bekerja secara lebih cepat ketimbang pengisian standar.
3. Desain Ramping Tapi Tahan Banting
Menariknya dengan baterai dan layar yang besar, moto G67 mempunyai bodi yang terbilang ringan. Bobotnya hanya sekitar 182 gram sehingga tidak akan membuat tangan cepat lelah ketika dipegang atau digunakan.
Bodinya apalagi tergolong tipis yang mana hanya memiliki ketebalan sekitar 7,33mm. Dipadukan dengan material kulit vegan yang menjadi ciri khas ponsel Motorola generasi baru, ponsel ini dapat digenggam secara nyaman.

Pengguna pun tak perlu khawatir ponsel cepat rusak akibat terjatuh atau terbentur. Selaras dengan desainnya yang tampak premium, terdapat keandalan pemakaian tinggi yang disertakan sebagai bentuk perlindungan.
Pada bagian layarnya, Motorola telah menyematkan Corning Gorilla Glass 7i. Lapisan pelindung tersebut memiliki ketahanan jatuh maupun goresan yang sangat baik dibandingkan kaca biasa.
Ketangguhan dari ponsel ini pun telah terbukti dalam berbagai pengujian ekstrem berdasarkan standar militer MIL-STD 810H. Termasuk di antaranya meliputi uji jatuh, guncangan, hingga kelembapan.
Secara khusus, moto G67 juga sudah mengemas sertifikasi IP64 seperti dua ponsel entri yang ikut meluncur bersamanya. Bodinya membawa perlindungan yang baik terhadap paparan debu maupun cipratan air.
Perlu diingat bahwa berbagai ketangguhan tersebut terbukti dalam pengujian laboratorium terkontrol. Tidak disarankan untuk melakukan uji coba secara mandiri yang mana umumnya dapat menghanguskan garansi.
Kekurangan moto G67
1. RAM Terbatas
Dibanderol dengan harga lebih dari Rp5 Juta, moto G67 tersedia dalam satu konfigurasi memori. Pengguna pun harus puas dengan dukungan RAM maupun kapasitas penyimpanan yang ditawarkan.

Sebenarnya, ponsel dengan varian memori tunggal masih bisa sangat dimaklumi apabila konfigurasi yang diusung cukup mumpuni. Motorola sayangnya terlihat melewatkan hal tersebut.
Bersembunyi dibalik isu kelangkaan memori, perangkat ini hanya dilengkapi dengan RAM berkapasitas sebesar 4GB. Beberapa ponsel yang menyasar harga serupa padahal menawarkan dukungan lebih dari 6GB.
Kabar baiknya, terdapat dukungan untuk melakukan ekspansi apabila kinerja perangkat terasa kurang mumpuni. Pengguna dapat menggunakan hingga 4GB dari penyimpanan dengan total 128GB sebagai memori virtual.
2. Belum Mendukung Perekaman 4K
Dukungan perekaman yang diusung oleh moto G67 juga menjadi catatan tersendiri. Meski tersedia di kelas menengah, perangkat ini belum mendukung pengaturan video hingga 4K tidak seperti ponsel pesaingnya.
Kamera moto G67 secara teknis hanya mendukung perekaman hingga 1440p @30fps. Jika memang memerlukan dukungan lebih tinggi, pengunjung dapat mempertimbangkan ponsel yang lain.
Padahal di atas kertas, konfigurasi kamera yang ditawarkan terlihat sangat menjanjikan. Perangkat ini sudah dibekali dengan sensor utama Sony LYTIA 600 yang mampu menangani pengambilan gambar hingga 50MP, ultrawide 8MP, serta depan 32MP.



Tinggalkan Komentar