ASUS Vivobook S14 S3407VA
Smartphone

9 Kelebihan dan Kekurangan OPPO A6t Pro, Unggulkan Kenyamanan!

Gadgetren – OPPO A6t Pro memang bukan ponsel dengan spesifikasi yang sempurna. Meski begitu, pengguna tetap bisa mempertimbangkannya jika sedang mencari perangkat untuk beraktivitas secara nyaman.

Menyasar pasar menengah secara daring dengan harga mulai dari Rp3.399.000, perangkat satu ini menawarkan berbagai dukungan menarik yang memungkinkan pengguna menjalani rutinitas tanpa rasa khawatir.

Hanya saja dengan spesifikasi yang terbilang cukup standar, OPPO A6t Pro memang bukan perangkat yang cocok untuk semua orang. Kamu perlu mempertimbangkan kelebihan maupun kekurangannya terlebih dulu untuk memastikan hal tersebut.

Kelebihan OPPO A6t Pro

1. Baterai Jumbo untuk Pemakaian Jangka Panjang

Saat memerlukan ponsel dengan ketahanan baterai yang mumpuni, OPPO A6t Pro bisa menjadi salah satu opsi menarik. Perangkat ini dilengkapi penyimpanan daya yang benar-benar sangat besar.

Bahkan jika dibandingkan dengan berbagai ponsel menengah lain yang umumnya sudah membawa penyimpanan daya berkapasitas 6.000mAh, baterai OPPO A6t Pro masih mampu mengunggulinya.

Dalam hal ini, baterainya sudah berkapasitas sebesar 7.000mAh. Pengguna bisa memakainya untuk beraktivitas dalam jangka panjang tanpa perlu berulang kali melakukan pengisian daya.

Kelebihan dan Kekurangan OPPO A6t Pro - Header

Baterainya diklaim bakal mencukupi untuk memutar video daring selama 14 jam, bermain game Mobile Legends: Bang Bang selama 11,3 jam, atau melakukan panggilan telepon selama 49 jam. Perangkat ini bahkan bisa bertahan hingga 41 hari saat dibiarkan menyala dalam mode siaga.

Disokong dengan kapasitas yang besar, baterai OPPO A6t 5G di sisi lain juga mempunyai usia pemakaian yang panjang. Fungsi penyimpanan dayanya akan tetap optimal dalam waktu lama.

Menurut simulasi yang dilakukan oleh laboratorium OPPO berdasarkan perilaku harian pengguna, baterainya bisa tetap optimal hingga selama 5 tahun pemakaian. Bahkan setelah itu, penyimpanan dayanya diklaim bakal tetap berkapasitas lebih dari 80 persen.

2. Dukungan Pengisian Daya Mumpuni

Normalnya dengan kapasitas baterai yang sangat besar, pengguna bakal memerlukan waktu pengisian daya yang jauh lebih lama. Hal tersebut untungnya tidak berlaku untuk OPPO A6t Pro.

Sebagai pelengkap, perangkat menengah ini sudah dibekali dengan dukungan pengisian daya yang cepat. OPPO telah menyematkan teknologi 45W SUPERVOOC yang notabene bahkan melampaui standar di kelasnya.

Dukungan tersebut memungkinkan pengguna beraktivitas lumayan lama hanya dengan mengisi baterai dalam waktu singkat. Pengisian selama 30 menit saja sudah mampu membuat kapasitasnya terisi hingga 36 persen.

Kalaupun ingin mengisi baterai OPPO A6t Pro hingga penuh, pengguna pun hanya perlu menunggu kurang lebih selama 92 menit saja saat menggunakan teknologi pengisian tersebut.

Yang tak kalah menggoda, perangkat satu ini juga sudah dilengkapi dengan fungsi Reverse Wired Charging. Pengguna dapat memakainya untuk membagikan daya baterai ponsel ke perangkat lain.

3. Ketahanan Air yang sangat Tinggi

Untuk memastikan ponsel dapat digunakan secara nyaman di berbagai kondisi pemakaian, OPPO A6t Pro turut dilengkapi fungsi tahan air dan debu yang sangat tinggi. Ketahanannya bahkan sudah tersertifikasi oleh IP66, IP68, maupun IP69.

Kombinasi dari ketiga sertifikasi ketahanan tersebut bakal memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh. Jadi, pengguna tidak perlu takut ponsel akan cepat rusak saat terkena air dan debu.

Berbekal ketiga sertifikasi tersebut, OPPO A6t Pro secara teknis mampu menahan mulai dari sekadar cipratan, rendam total dengan kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, semburan bertekanan tinggi, hingga air bersuhu 80°C.

Di sisi lain, bodinya tetap tampil menarik dan memesona meski menawarkan keandalan air yang sangat tinggi. OPPO A6t Pro memadukan Diamond Texture Design dan aksen modul kamera metallic Deco.

4. Usung Sejumlah Fitur Unggulan

Daya tarik utama OPPO A6t Pro juga terletak pada berbagai dukungan tambahan yang dibawanya. Bukan hanya menawarkan fungsi esensial khas ponsel menengah, perangkat ini turut membawa sejumlah fitur unggulan sebagai penunjang.

Misalnya untuk menghadirkan pengalaman audio yang maksimal, perangkat ini telah dilengkapi dengan speaker stereo ganda. Konten suara dari game, musik, hingga video dapat terdengar lebih mendalam saat memakainya.

Bersama dukungan audio tersebut, OPPO terlebih lagi menyematkan Mode Volume Ultra. Pengguna dapat memanfaatkannya agar pemutaran suara terdengar secara lebih lantang dengan volume hingga 300 persen.

Mengunggulkan ketahanan air yang tinggi, OPPO A6t Pro turut dilengkapi dengan fitur underwater photography. Mode khusus tersebut memungkinkan pengguna lebih mudah dalam mengambil foto atau merekam video di dalam air.

Terdapat juga fitur Outdoor Mode 2.0 dan GloveTouch. Keduanya secara berturut-turut mampu mencerahkan tampilan layar dan membuat pengoperasian tetap responsif meski pengguna memakai sarung tangan.

Seperti kebanyakan ponsel buatan OPPO, perangkat ini juga sudah dilengkapi dengan fitur pengeditan gambar cerdas. Pengguna dapat menjumpai mulai dari AI Eraser 2.0, AI Clarity Enhancer, AI Reflection Remover, AI Recompose, hingga AI Unblur.

Adapun dalam hal ini, AI Eraser 2.0 dapat dipakai untuk menghapus obyek mengganggu, AI Clarity Enhancer untuk meningkatkan kualitas gambar, AI Reflection Remover untuk menghilangkan pantulan, AI Recompose untuk menghasilkan komposisi yang lebih sempurna, dan AI Unblur untuk memperjelas foto.

Kekurangan OPPO A6t Pro

1. Chipset Ketinggalan

Hadir menyasar kelas menengah, OPPO A6t Pro mempercayakan kemampuannya kepada Qualcomm Snapdragon 685 yang secara teknis dapat berjalan dengan kecepatan hingga 2,8GHz.

Chipset lawas tersebut memang masih cukup relevan untuk pemakaian di masa sekarang. Hanya saja jika mempertimbangkan banderol harga ponsel, kemampuannya terbilang ketinggalan.

Salah satunya, chipset tersebut belum mendukung jaringan 5G. Kebanyakan ponsel yang dibanderol dengan harga Rp3 jutaan padahal umumnya sudah membawanya sebagai keunggulan.

Pada basis intinya, Snapdragon 685 masih mengandalkan Qualcomm Kryo 265 yang dikembangkan berdasarkan arsitektur ARM Cortex-A73 dan Cortex-A53 di mana tergolong sangat lawas.

OPPO A6t Pro

Untungnya sebagai pelengkap chipset tersebut, OPPO telah menyematkan konfigurasi memori yang mumpuni. Mereka menggunakan RAM berkapasitas 8GB dan penyimpanan 128GB untuk OPPO A6t Pro.

2. Layar Masih HD+

Dibanderol dengan harga lebih dari Rp2 jutaan, OPPO A6t Pro juga mempunyai layar beresolusi cukup rendah. Panel miliknya hanya mendukung tampilan gambar sampai HD+ (1570 x 720 piksel).

Padahal di rentang harga serupa, kebanyakan ponsel sudah membawa layar dengan resolusi Full HD+ atau lebih tinggi. Panelnya tentu bakal kalah tajam jika dibandingkan berbagai perangkat tersebut.

Ditambah lagi, panelnya juga berukuran sangat besar selaras dengan dimensi bodi dan kapasitas baterainya. Tampilan konten pada layar 6,75 inci miliknya kemungkinan bakal terlihat kurang maksimal.

Layar OPPO A6t Pro untungnya masih dilengkapi dengan dukungan refresh rate hingga 120Hz. Pengguna bisa menikmati berbagai konten mulai dari game hingga video dengan animasi yang terlihat lebih mulus sesuai pengaturan tertingginya.

Meski masih memakai panel berjenis LCD, layarnya sudah mendukung tingkat kecerahan yang tergolong tinggi. Perangkat ini disebut-sebut mampu menangani hingga 1.125nit saat menampilkan konten dengan High Brightness Mode (HBM).

3. konfigurasi Kamera Seharusnya Lebih Baik

Sektor kamera juga menjadi catatan tersendiri. Dengan harga normal mencapai Rp4 jutaan, konfigurasi lensa yang disematkan pada OPPO A5t Pro termasuk kurang lengkap.

Kameranya hanya mengandalkan lensa monokrom beresolusi 2MP sebagai tambahan. Kebanyakan ponsel dengan harga serupa umumnya sudah memakai lensa ultrawide yang menawarkan dukungan pengambilan gambar lebih berguna bagi sebagian orang.

Mendukung pengambilan gambar dengan resolusi hingga 50MP, kamera utamanya juga belum dilengkapi dengan fungsi OIS (Optical Image Stabilization) yang menawarkan dukungan pemotretan atau perekaman secara lebih stabil.

Kemampuan perekaman video yang dibawa OPPO A6t Pro di sisi lain juga terbilang rendah. Saat sejumlah ponsel di kelasnya mendukung frame rate hingga 60fps, kameranya hanya mampu menangani resolusi 1080p pada 30fps.

Selain itu, resolusi perekaman videonya juga lumayan ketinggalan. Beberapa ponsel yang dibanderol dengan harga di atas Rp3 jutaan sudah mampu menangani hingga lebih dari 2K.

4. Masih Berjalan dengan Android 15

Mengusung berbagai fitur cerdas lewat ColorOS 15, OPPO A6t Pro juga belum berjalan dengan sistem yang mutakhir. Antarmuka tersebut masih dikembangkan berdasarkan Android 15.

Jika melihat berbagai ponsel di masa sekarang, pengguna padahal akan menjumpai banyak pilihan dengan sistem operasi yang lebih mutakhir. OPPO sendiri sudah memperkenalkan secara resmi antarmuka ColorOS 16 yang hadir dengan berbagai peningkatan dengan menjalankan Android 16.

5. Sudah Tidak Disokong Jack Audio 3,5mm

Absennya dukungan untuk memasang jack audio 3,5mm pada OPPO A6t Pro juga cukup disayangkan. Menggunakan perangkat suara berbasis kabel pun bakal terasa kurang praktis.

Pengguna perlu menggunakan kabel konverter tambahan atau bahkan DAC (Digital-Analog Converter) untuk menikmati konten audio melalui peranti suara kabel. Alternatif lainya, pengguna pun bisa beralih sepenuhnya ke aksesori dengan antarmuka USB Type-C atau nirkabel.

ASUS Vivobook S14 S3407VA

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Gadgetren yang aktif membuat konten tentang panduan teknologi mulai dari cara menggunakan hingga membahas istilah-istilah khusus di dalamnya.

Tinggalkan Komentar