
Review POCO Pad M1
- Rating
Kesimpulan
POCO Pad M1 merupakan tablet yang tidak hanya punya baterai yang tahan seharian melainkan juga kinerja yang nyaman dan bodi yang solid.
Yang Disukai
- Baterai yang tahan seharian
- Bodi yang solid dan kokoh
- Performa memadai untuk kerja
- Layar tajam dengan refresh rate 120Hz
- Ada dukungan keyboard dan pen
Yang Tidak Disukai
- Tidak ada sensor pindai sidik jari
- Keyboard dan pen perlu diisi daya terpisah.
Gadgetren – POCO Pad M1 hadir meramaikan pasar tablet di Tanah Air untuk para pengguna yang ingin menikmati konten hiburan secara maksimal.
Tersedia dalam varian warna Blue dan Grey, POCO Pad M1 dijual dengan harga Rp4.199.000. Sementara itu juga ada POCO Pad M1 Keyboard seharga Rp699.000 dan POCO Pad M1 Keyboard + POCO Smart Pen seharga Rp1.398.000 yang mana lebih murah ketika dibeli secara bundling.
Saya pun berkesempatan untuk menggunakan POCO Pad M1 selama beberapa waktu untuk melakukan berbagai aktivitas dalam keseharian.
Spesifikasi POCO Pad M1
- Dimensi: 279,80×181,65×7,5 mm | Bobot: 610 g
- Chipset: Snapdragon 7s Gen 4
- RAM: LPDDR4X 8 GB
- Penyimpanan: UFS 2.2 256 GB
- Layar: 12,1 inci (2560×1600), refresh rate 120Hz, Dolby Vision, Wet Touch, 500 nits
- Kamera Belakang: 8 MP | Kamera Depan: 8 MP
- Baterai: 12.000 mAh | Pengisian: 33W Fast Charge, 27W Reverse Charge
- Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.4
- OS: HyperOS 2
Pengalaman Penggunaan
POCO Pad M1 yang saya gunakan merupakan varian warna Blue dimana terlihat seperti biru dongker atau biru gelap yang akan sedikit mengkilap ketika dilihat dari sudut tertentu. Permukaan bodinya pun terasa halus ketika digenggam tangan, namun cukup mudah berbekas sidik jari.
Yang saya suka dari bodi POCO Pad M1 merupakan sensasi struktur kokoh dan premium berkat digunakannya unibodi logam. Hal ini membuat tablet terasa berkualitas dan memberikan keyakinan bahwa dapat digunakan dalam waktu yang lama dibandingkan tablet dengan bodi plastik.
Apalagi sebagai tablet dengan ukuran yang mencapai 12,1 inci, bodinya terbilang tipis dan ringan punya konstruksi yang kuat menjadi hal yang cukup penting. Untuk port yang dimilikinya sudah USB-C dan masih menyediakan 3.5mm audio jack.

Layar dari POCO Pad M1 sendiri mendukung resolusi dan refresh rate tinggi sehingga tidak hanya mampu menampilkan gambar yang tajam saja melainkan juga animasi yang terasa jauh lebih mulus. Mulai dari menavigasikan menu, menonton video, hingga bermain game jadi terasa lebih memuaskan.
Ditambah lagi layarnya juga sudah mendukung Dolby Vision untuk warna yang lebih hidup pada konten-konten yang mendukung. Selain itu Eye Care Display dari TUV Rheinland untuk menjaga mata pengguna saat menatap layarnya dalam waktu lama.
Untuk dapur pacunya, Snapdragon 7s Gen 4 yang ditemani oleh RAM 8GB dan penyimpanan 256GB sudah mampu memenuhi berbagai kebutuhan keseharian saya dengan baik tanpa adanya kendala. Berbagai aplikasi dapat dibuka secara lancar bahkan secara multitasking sekalipun yang mana penting untuk tablet.

Pengujian menggunakan AnTuTu pun memperlihatkan skor mencapai 1.050.468 poin sementara pada Geekbench mencapai 1.235 poin untuk Single Core dan 3.260 poin untuk Multi Core. Hal ini memperlihatkan bahwa tablet dari POCO ini memang mempunyai kinerja yang mumpuni.
Sebagai tablet seharga Rp4 jutaan, performa yang ditawarkan menurut saya sudah memadai untuk bisa beraktivitas dengan nyaman dan tidak merasa kesal akibat muncul lag yang biasanya kerap muncul pada perangkat tablet yang bukan kelas atas.
Sementara untuk kebutuhan yang lebih berat lagi seperti bermain game saat tengah bersantai, POCO Pad M1 mampu menjalankan Mobile Legend dengan cukup lancar pada pengaturan grafis tertinggi sekalipun. Jadi saya pun bisa memilih antara menonton video maupun bermain game-game kasual ketika diinginkan tanpa terbatasi.

Ditambah lagi terdapat pula empat speaker yang didukung oleh Dolby Atmos serta volume boost hingga 300% untuk memberikan pengalaman audio yang lebih menggelegar. Saya pun merasa speakernya sudah cukup lantang di kisaran 70-80% jadi sangat jarang menyetel di atas itu.
Yang paling penting untuk saya, kombinasi keyboard dan pen yang disediakan memungkinkan POCO Pad M1 menjadi jauh lebih fleksibel untuk digunakan dalam keseharian. POCO Smart Pen tentunya memberikan input yang lebih presisi sehingga saya kerap menggunakannya untuk memberikan anotasi atau bahkan sekadar navigasi biasa saja.
Sementara case keyboard tidak hanya menyediakan proteksi tambahan dengan material seperti kulit melainkan juga memungkinkan proses pengetikan menjadi jauh lebih mudah. Keyboard pun memiliki tombol yang secara mengejutkan cukup nyaman untuk ukurannya sehingga saya dapat mengetik dalam waktu yang lama tanpa adanya kendala.

Oleh karena itu, saya pun mencoba untuk menggunakan POCO Pad M1 bersama kedua aksesori tersebut untuk bekerja yang mana hasilnya bisa saya lakukan dengan sangat nyaman khususnya untuk pekerjaan yang berkutat mengetik dokumen maupun mengandalkan ekosistem Google.
Baik Keyboard maupun Smart Pen terhubung melalui Bluetooth dengan port USB-C untuk mengisi dayanya. Dikarenakan tidak ada pogo pin, setiap aksesori membutuhkan sumber daya sendiri yang mana sisi positifnya masing-masing punya masa penggunaan yang lama.
Tak ketinggalan untuk tempat penyimpanan Smart Pen sendiri terdapat pada Keyboard case jadi bukan sistem magnetik. Sementara untuk cekungan dimana tablet bersandar memiliki magnet yang sangat kuat sehingga posisinya stabil ketika berada di mode keyboard.
Dimensi dari POCO Pad M1 pun jadi lebih tebal dan berat ketika digabungkan dengan Keyboard dan Smart Pen, namun menurut saya masih sangat bisa dimaklumi dan masih tergolong mudah untuk dibawa-bawa maupun disimpan dalam tas.

Yang tak kalah penting, tablet ini dilengkapi baterai berkapasitas besar mencapai 12.000mAh sebagai sumber tenaganya. Berdasarkan pengujian yang saya lakukan untuk memutar video YouTube, baterainya yang tadinya penuh dapat bertahan kurang lebih sekitar 31 jam 36 menit hingga akhirnya tersisa 5%.
Sementara untuk pengisiannya pun berlangsung cepat berkat charger 33W yang mana saya hanya perlu menunggu sekitar 95 menit saja agar baterainya kembali terisi mencapai 100%. Terdapat pula dukungan reverse charge 27W yang mana bermanfaat untuk mengisi daya aksesori Keyboard, Smart Pen, atau perangkat lainnya ketika dibutuhkan.
Tak ketinggalan POCO Pad M1 turut dibekali pula oleh kamera depan dan belakang yang masing-masing beresolusi 8MP sehingga perlu menjaga ekspektasi terhadap kualitasnya. Walaupun begitu menurut saya gambar yang dihasilkan susah memadai untuk kebutuhan ringan seperti video call.
Secara keseluruhan POCO Pad M1 merupakan tablet yang patut dipertimbangkan bagi kamu yang ingin perangkat dengan layar besar tanpa terlalu merogoh kocek terlalu banyak, namun tetap mendapatkan pengalaman penggunaan yang memuaskan.


Tinggalkan Komentar