Aplikasi Berita

Waspada! Beredar Penipuan Aktivasi Status Kode Resi JNE dengan M-Banking atau ATM Setelah Belanja Online

Delivery

Gadgetren – Belakangan ini beredar penipuan dengan mencatut salah satu nama jasa ekspedisi dan logistik yakni JNE. Kabar ini awalnya muncul melalui sebuah cuitan dari sebuah akun bot @tanyakanrl yang mengunggah foto surat di mana mengatasnamakan pihak JNE terkait permasalahan kode status resi not valid.

Dalam cuitannya itu, @tanyakanrl memperlihatkan isi surat yang mencatut pihak JNE di mana pengguna JNE yang telah berbelanja online diminta untuk melakukan validasi resi terlebih dahulu karena kode status resi untuk pembelian barang online tidak valid atau sah.

Pengguna JNE anonim sebelumnya diketahui telah berbelanja online pada salah satu e-commerce yang disebutkan. Setelah melakukan transaksi atas belanja online tersebut, pengguna JNE anonim pun menerima surat dari pihak penjual atau seller yang mengatasnamakan pihak JNE dengan kop surat berlogo JNE.

Pihak JNE Express melalui akun resminya di Twitter @JNE_ID mengatakan terkait perihal surat tersebut bahwa pihaknya tidak pernah memberikan atau memiliki prosedur pengiriman seperti apa yang ada di dalam surat tersebut sehingga bisa dipastikan bahwa hal tersebut adalah modus penipuan.

“Waspada penipuan yang mengatasnamakan JNE. Tidak ada prosedur pengiriman seperti berikut Kak. Mohon untuk tidak memberikan data tersebut kepada yang terkait. Terima kasih,” tulisnya.

JNE Express sendiri tidak memiliki prosedur pengiriman aktivasi resi dengan M-Banking sehingga memang tidak ada kaitan antara resi dan proses melalui perbankan sehingga modus penipuan aktivasi resi dengan M-Banking ini mencoba untuk mengakali korban agar bisa melakukan transfer uang.

Sebelumnya untuk mencegah terjadinya penipuan kepada pelanggan JNE, pihak JNE pun telah memberikan edukasi kepada pengguna agar lebih waspada terhadap beberapa modus penipuan yang sering terjadi. Dalam sebuah video teaser pihak JNE secara singkat memberikan penjelasan apa saja modus penipuan yang sering mencatut nama JNE.

Mulai dari broadcast WhatsApp mengatasnamakan JNE untuk mengirim APK yang bisa meretas isi handphone, penipuan kuis berhadiah, meminta biaya asuransi pengiriman, hingga pengaktifan resi di M-Banking. Selain itu, pihak JNE juga tidak pernah meminta biaya tambahan selain ongkos kirim pada saat proses pengiriman berlangsung.

Mengenai informasi lebih jauh terkait layanan dan modus penipuan, pengguna JNE bisa langsung menghubungi customer care resmi JNE di nomor 021-29278888 atau bertanya pada JNE Customer Care @JNECare di media sosial Twitter resminya.

Tinggalkan Komentar