Berita Laptop

Lebih Segar, Intel Core Generasi ke-11 dengan Platform Intel Evo Resmi Diperkenalkan

Intel-Core-Gen-11-and-Intel-Evo-Platform-Header

Gadgetren – Akhirnya Intel secara resmi telah meluncurkan prosesor Intel Core Generasi ke-11 yang dikombinasikan dengan arsitektur grafis Intel Iris Xe terbaru berteknologi Al (Artificial Intelligence).

Dalam acara peluncurannya yang digelar secara virtual, Thomas Tapsas selaku Director of Retail Sales Asia Pacific & Japan Territory mengatakan bahwa prosesor Intel Core Generasi ke-11 merupakan inovasi baru untuk mendukung berbagai aktivitas pengguna dari mulai produktivitas urusan kantor, gaming, hingga kreasi konten.

“Oleh karena tuntutan tersebut, Intel turut memperkenalkan platform merek Intel Evo yang telah terverifikasi dari program Project Athena dengan spesifikasi edisi kedua dan Key Experience Indicators (KEI),” ujarnya.

Moushumi Mazumdar selaku Sales Director, APJ Territory Client Computing Group, Intel menjelaskan lebih jauh seputar peningkatan yang ditawarkan oleh Intel Core Generasi ke-11 dimana ditujukan untuk laptop berbodi tipis dan berbobot ringan.

“CPU baru dari Willow Cove dan arsitektur grafis Intel Iris Xe pada teknologi proses SuperFin baru dari Intel ini mendorong frekuensi hingga 4,8 Ghz dan memiliki GPU integrasi baru yang dirancang pada arsitektur grafis Intel Iris Xe kami serta memiliki teknologi Artificial Intelligence (Al) terdepan,” terangnya.

Project-Athena-Intel-Evo-Platform.

Berkat verifikasi dari platform Intel Evo tersebut, prosesor Intel Core Generasi ke-11 mendukung konektivitas yang lebih segar dimana USB Thunderbolt 4 dan WiFi 6 (Gig+) telah dibenamkan dalam perangkat-perangkat laptop yang secara resmi bekerja sama dengan Intel. Bahkan System On Chip (SoC) ini juga sudah dapat terkoneksi dengan jaringan 5G.

Selain itu, verifikasi standar dari platform Intel Evo juga dipercaya memiliki kemampuan tanggap dalam hal baterai. Misalnya sistem akan kembali menyala setelah mode “tidur” dalam waktu kurang dari 1 detik.

Thomas-Tapsas-Director-of-Retail-Sales-Asia-Pasific-Japan-Territory-Intel

Masa pemakaiannya juga digadang bertahan hingga 9 jam dalam kondisi aktif dengan tampilan resolusi Full HD. Sementara pengisian dayanya dari kondisi baterai 0% diklaim hanya membutuhkan waktu hingga 4 jam saja.

Soal performanya, pihak Intel pun mengklaim bahwa prosesor Intel Core Generasi ke-11 dapat menghasilkan pembuatan kreasi konten hingga 2,7 kali lebih cepat, meningkatkan produktivitas kantor hingga lebih dari 20%, serta pengalaman bermain game dan streaming lebih cepat hingga dua kali lipat.

Moushumi-Mazumdar-Sales-Director-APJ-Territory-Client-Computing-Group-Intel

Pada sektor grafis Intel Iris Xe dapat memaksimalkan kinerja visual dengan berbagai peningkatan untuk tampilan seperti mendukung tampilan video mencapai 8K/120fps HDR dan 4K HDR, memunculkan 90% grafik diskrit, serta menawarkan hingga 96 EU hingga 16MB dari cache L3.

Kemudian dari sisi pembacaan data, prosesor Intel Core Generasi ke-11 mendukung teknologi PCIe Gen 4. Sementara itu, berdasarkan hasil pengujian performa single-core pada Cinebench R15 ditemukan bahwa Intel Core Gen i7-1165G7 mendapat skor 209-230 poin, lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya Intel Core Gen i7-1065G7 yang hanya 188 poin.

Selanjutnya untuk pengujian performa multi-core pada Cinebench R15 ditemukan bahwa Intel Core Gen i7-1165G7 mendapat skor 794-1041 poin sementara Intel Core Gen i7-1065G7 hanya 856 poin.

Tinggalkan Komentar