Berita Perangkat Pintar

Belum untuk Smartphone, HarmonyOS Dipakai Untuk Perangkat Ini!

HarmonyOS Feature

Gadgetren – Sejak diluncurkan dalam ajang Huawei Developer Conference 2019 di Tiongkok beberapa minggu lalu, nama HarmonyOS mulai diperbincangkan banyak orang.

Hal ini menarik karena HarmonyOS merupakan sistem operasi buatan Huawei sendiri layaknya Tizen milik Samsung. Selanjutnya, Huawei pun baru saja memperkenalkannya dalam acara HarmonyOS Workshop di Jakarta, Indonesia.

James Lu selaku Senior Manager EMUI Product Marketing Huawei Consumer Business Group menjadi pembicara utama dalam acara ini untuk menjelaskan mengenai HarmonyOS terbaru buatan Huawei.

James mengatakan bahwa HarmonyOS ini merupakan sistem operasi yang ringan dan ringkas dengan fitur serta fungsi yang menarik. Untuk saat ini, HarmonyOS digunakan untuk perangkat pintar seperti layar pintar, smartwatch, smartband, sistem di dalam kendaraan, speaker pintar, dan masih banyak lagi.

Kedepannya, HarmonyOS ini akan digunakan untuk kebutuhan perangkat Internet of Things (IoT) sehingga memudahkan aktivitas dari penggunanya. James mengatakan bahwa sistem operasi ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan mengatasi tantangan di era kebutuhan pengguna yang terintegrasi.

Pesatnya perkembangan teknologi, seperti 4G dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sudah mendorong pertumbuhan Industri IoT. Huawei akan fokus pada strategi  menghadirkan semua kebutuhan pengguna dalam kehidupan cerdas untuk 5 sampai 10 tahun ke depan.

HarmonyOS James Lu

Menurut James, Huawei mencoba untuk memberikan pengalaman seamless kepada penggunanya ketika menggunakan perangkat Internet of Things yang telah terintegrasi dengan HarmonyOS. James pun mengatakan bahwa HarmonyOS ini akan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan sistem operasi lainnya.

Saat ditanya mengenai HarmonyOS sebagai pengganti Android, James menegaskan bahwa HarmonyOS bukan pengganti maupun alternatif Android. Namun sistem operasi ini akan digunakan oleh banyak perangkat ke depannya, terutama yang terintegrasi secara IoT.

Meskipun begitu, kita tidak tahu kemungkinan ke depannya apakah HarmonyOS akan benar-benar tidak akan masuk ke smartphone atau bisa jadi menjadi pengganti sistem operasi Android pada apabila permasalahan antara Huawei dengan Amerika Serikat kembali memanas.

HarmonyOS Text

Apalagi James Lu pun mengatakan bahwa smartphone Android sendiri sudah bisa menggunakan HarmonyOS dengan proses penginstalan yang mudah dan hanya memakan waktu yang singkat. Meskipun dikatakan bukan pengganti Android, namun bisa saja muncul kemungkinan lain ke depannya.

Perangkat pertama di dunia yang telah menggunakan sistem operasi buatan Huawei ini adalah Smart TV Honor Vision. Perangkat yang satu ini mempunyai layar 55 inci dengan dukungan fitur kecerdasan buatan sehingga mampu menghadirkan pengalaman yang lebih pintar bagi penggunanya dalam menikmati konten yang tersedia.

Sementara itu, James Lu mengatakan bahwa Huawei akan meluncurkan smartphone dengan HarmonyOS secara global pada tahun depan. Namun belum pasti apakah perangkat ini akan hadir di Indonesia atau tidak. Untuk itu, mari kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Tinggalkan Komentar