Gadgetren – Sama-sama menargetkan pasar menengah-atas, Samsung Galaxy A57 5G dan Samsung Galaxy S25 FE membawa beragam dukungan premium dengan harga yang tetap ramah di kantong.
Kedua perangkat besutan Samsung ini siap menemani pengguna dalam menjalani rutinitas harian. Galaxy A57 5G dan Galaxy S25 FE mengemas perpaduan mesin yang solid dalam balutan desain modern.
Hanya saja dengan selisih harga yang ditawarkan, keduanya memang mempunyai sejumlah perbedaan. Galaxy S25 FE secara khusus diposisikan lebih tinggi dibanding Galaxy A57 5G yang mengutamakan keseimbangan antara fitur dan harga.
Perbedaan Samsung Galaxy A57 5G Vs Galaxy S25 FE
Dengan harga yang lebih mahal, Galaxy S25 FE membawa berbagai dukungan yang lebih mumpuni. Perangkat ini mempunyai kinerja yang jauh lebih bertenaga daripada saudaranya.
Perangkat flagship terjangkau ini membawa chipset yang lebih kuat. Saat Galaxy A57 5G hanya memercayakan kemampuannya pada Samsung Exynos 1680, Galaxy S25 FE telah memakai Samsung Exynos 2400.

Meski sama-sama dikembangkan dengan manufaktur 4nm, Exynos 2400 mengemas basis inti yang lebih kuat ketimbang Samsung Exynos 1680. Chipset tersebut soalnya telah memakai arsitektur ARM Cortex-X4 pada kluster kinerjanya.
Di samping itu, chipset tersebut juga membawa frekuensi kerja yang lebih cepat. Exynos 2400 dapat dipacu hingga 3,2GHz sementara Exynos 1680n hanya mampu menangani sampai 2,9GHz saja.
Kinerja Exynos 2400 terlihat semakin kuat dengan penggunaan Samsung Xclipse 940. Kemampuan pemrosesan grafis chipset tersebut bakal lebih bisa diandalkan ketimbang Exynos 1680 yang masih mengandalkan Samsung Xclipse 550.
Disokong dengan pemroses grafis Xclipse 940, Galaxy S25 FE dapat memutar video hingga resolusi 8K @60fps. Galaxy A57 5G di sisi lain hanya dapat menangani tayangan sampai 4K @60fps saja.
Menariknya dengan dukungan chipset yang lebih rendah, kinerja Galaxy A57 5G tetap tidak boleh dipandang sebelah mata. Samsung apalagi turut menyediakan varian dengan konfigurasi RAM yang lebih besar.
Tersedia dalam tiga varian berbeda di Indonesia, Galaxy A57 5G hadir dengan konfigurasi tertinggi yang mengemas RAM sebesar 12GB. Seluruh model Galaxy S25 FE di sisi lain hanya menawarkan kapasitas 8GB saja.
Sebagai gantinya, Galaxy S25 FE membawa dukungan penyimpanan yang lebih luas. Perangkat ini turut meluncur dengan konfigurasi hingga 512GB sementara Galaxy A57 5G hanya dalam model 128GB dan 256GB.
Dukungan Kamera Selaras Kinerja
Bukan hanya menawarkan kinerja pemrosesan yang lebih bertenaga, Exynos 2400 juga memungkinkan Galaxy S25 FE mengemas kemampuan perekaman video lebih tinggi ketimbang Galaxy A57 5G.

Samsung Galaxy A57 5G
Bagi kamu yang belum tahu, kamera utama Galaxy S25 FE mampu menangani perekaman video dengan resolusi gambar hingga 8K @30fps. Galaxy A57 5G dengan Exynos 1680 hanya mendukung sampai 4K @30fps.
Kemampuannya juga terlihat lebih unggul untuk menangani perekaman gerak lambat. Jika Galaxy A57 5G hanya dapat merekam hingga resolusi HD @240fps, Galaxy S25 FE dapat mengakomodasi sampai FHD untuk frame rate serupa.
Membahas soal kamera, Galaxy S25 FE juga menawarkan konfigurasi lensa yang lebih menjanjikan. Perangkat ini sudah dilengkapi dengan kamera telefoto beresolusi 8MP yang belum tersedia pada Galaxy A57 5G.
Penggunaan kamera telefoto tersebut memungkinkan pengguna melakukan pengambilan gambar jarak jauh secara lebih baik. Galaxy S25 FE secara teknis mendukung pembesaran optik hingga 3x.
Kamera Galaxy A57 5G memang menawarkan jumlah lensa yang serupa dengan Galaxy S25 FE. Namun sebagai tambahan, perangkat ini hanya memakai kamera makro yang dapat menangani pengambilan gambar dengan resolusi hingga 5MP.
Untuk sisanya, Galaxy A57 5G dan Galaxy S25 FE mengemas dukungan yang hampir serupa. Keduanya tercatat sama-sama mengemas lensa utama 50MP, depan 12MP, dan ultrawide 12MP.
Lebih Terjangkau, Baterai Lebih Besar
Diposisikan sebagai ponsel yang lebih terjangkau, bukan berarti Galaxy A57 5G tidak mempunyai keunggulan apa pun. Perangkat ini justru dapat menjadi pilihan menarik saat pengguna memerlukan ponsel dengan ketahanan baterai lebih lama.
Berbanding terbalik dengan kinerjanya, Galaxy A57 5G membawa dukungan daya yang lebih unggul. Perangkat ini mengemas baterai sebesar 5.000mAh saat Galaxy S25 FE hanya berkapasitas 4.900mAh.

Samsung Galaxy S25 FE
Mengunggulkan baterai lebih besar, Galaxy A57 5G mempunyai daya tahan baterai lebih baik. Perangkat ini dapat digunakan untuk memutar video secara terus-menerus hingga selama 29 jam saat Galaxy S25 FE hanya mampu menangani sampai 28 jam saja.
Ditambah lagi, kapasitas baterai yang besar tidak membuat Galaxy A57 5G menjadi semakin berat dan tebal. Perangkat ini justru mempunyai bodi yang lebih tipis dan ringan ketimbang saudaranya.
Membawa ukuran layar yang sama, Galaxy A57 5G mengusung desain yang ramping dengan ketebalan 6,9mm dan bobot sekitar 179 gram saat bodi Galaxy S25 FE tercatat sampai 7,4mm dan 190 gram.
Untungnya sebagai pengganti, Galaxy S25 FE menawarkan dukungan pengisian yang lebih lengkap. Pengguna dapat mempertimbangkan perangkat satu ini jika memerlukan fitur wireless charging yang belum didukung oleh Galaxy A57 5G.
Secara khusus, perangkat ini telah dilengkapi dengan fungsi 15W Wireless Charging. Pengguna dapat memakainya untuk melakukan pengisian nirkabel yang menawarkan proses lebih praktis dan mudah.
Usung Dukungan dan Konektivitas yang Berlainan
Keunggulan Galaxy A57 5G juga terletak pada sektor konektivitas yang ditawarkan. Sama-sama ditunjang dengan Wi-Fi 6E dan teknologi jaringan 5G, perangkat ini membawa dukungan Bluetooth yang lebih mutakhir dibanding Galaxy S25 FE.
Bersama dengan penggunaan Exynos 1680, perangkat ini membawa Bluetooth 6.0 yang secara teknis menawarkan kecepatan transfer lebih cepat, efisiensi lebih tinggi, maupun latensi lebih rendah daripada Bluetooth 5.4 milik Galaxy S25 FE.
Namun tidak bisa dipungkiri, Galaxy A57 5G memang harus mengakui keunggulan Galaxy S25 FE pada antarmuka USB yang digunakan. Perangkat ini masih memakai USB 2.0 saat saudaranya sudah dilengkapi USB 3.2 Gen 1.
USB 3.2 Gen 1 tentunya mampu mengungguli USB 2.0 di berbagai macam aspek. Selain menawarkan kecepatan transfer data lebih tinggi, antarmuka tersebut mendukung fungsi proyeksi tampilan ke layar eksternal.
Karena penggunaan antarmuka USB tersebut, Galaxy S25 FE mendukung fitur Samsung Dex secara penuh. Pengguna dapat menampilkan layar ponsel ke perangkat eksternal seperti monitor dengan tampilan menyerupai sebuah komputer dekstop.
Lebih Mahal, Dukungan Peranti Lunak Lebih Baik
Dilengkapi dengan kemampuan pemrosesan data yang lebih bertenaga, Galaxy S25 FE menawarkan dukungan peranti lunak yang lebih canggih. Perangkat ini mengemas sistem kecerdasan buatan yang lebih lengkap.
Galaxy A57 5G memang sudah membawa antarmuka sistem One UI terbaru. Hanya saja, versi yang dipakainya hanya dilengkapi dengan fitur Awesome Intelligence saat Galaxy S25 FE mendukung Galaxy AI.
Bisa dibilang, Awesome Intelligence merupakan Galaxy AI versi ringan. Fitur tersebut membawa dukungan yang lebih terbatas karena secara teknis dirancang untuk berbagai perangkat menengah ke bawah Samsung.
Selain mempunyai fungsi kecerdasan buatan yang lebih terbatas, dukungan pembaruan yang ditawarkan Galaxy A57 5G juga lebih singkat. Perangkat ini hanya akan memperoleh peningkatan mayor hingga 6 kali saat Galaxy S25 FE sampai 7 kali.


Tinggalkan Komentar