Gadgetren – Snapdragon 6s Gen 4 menjadi salah satu chipset kelas menengah dari Qualcomm yang mempunyai kinerja bertenaga dengan konsumsi energi yang efisien.
Chipset buatan Qualcomm ini telah digunakan oleh Motorola moto G57 Power, moto G57, dan lainnya. Dengan harga yang terjangkau, Snapdragon 6s Gen 4 dapat menghadirkan fitur dan performa yang menarik.
Namun jika dibandingkan sebenarnya chipset apa yang setara dengan Snapdragon 6s Gen 4? Menurut pantauan dari tim Gadgetren, Exynos 1380 dapat bersaing dengan chipset buatan Qualcomm tersebut.
Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4 Setara dengan Exynos 1380
Snapdragon 6s Gen 4 mempunyai teknologi fabrikasi 4nm dengan Octa-Core yang terdiri dari Quad-Core 2,4 GHz Cortex-A78 + Quad-Core 1,8 GHz Cortex-A55. Sementara Exynos 1380 memiliki teknologi fabrikasi 5nm dengan komposisi Quad-Core 2,4 GHz Cortex-A78 + Quad-Core 2 GHz Cortex-A55.
Teknologi fabrikasi Snapdragon 6s Gen 4 lebih unggul dibandingkan dengan Exynos 1380. Berdasarkan pengujian dari Nano Review, Snapdragon 6s Gen mendapatkan skor AnTuTu v10 mencapai 641.416 poin yang mana lebih tinggi dibandingkan Exynos 1380 meraih skor 599.184 poin.
Kedua chipset ini sudah mendukung jaringan 5G dengan kecepatan internet yang tinggi. Snapdragon 6s Gen 4 mempunyai kecepatan download hingga 2,9 Gbps dan upload hingga 1,6 Gbps. Sedangkan Exynos 1380 memiliki kecepatan download hingga 3,79 Gbps dan upload hingga 1,28 Gbps.

Kedua chipset sudah mendukung penyimpanan internal dengan teknologi UFS 3.1, satu kamera hingga beresolusi besar 200 MP, Wi-Fi 6, GPS, GLONASS, Beidou, Galileo, NFC (Near Field Communication), dan RAM berteknologi LPDDR5.
Namun Snapdragon 6s Gen 4 mendukung Bluetooth 5.4, QZSS, NAVIC, penyimpanan internal berteknologi UFS 2.2, dan layar dengan resolusi maksimum 2520 x 1080 piksel. Sedangkan Exynos 1380 mendukung Bluetooth 5.3 dan layar dengan resolusi maksimum 2960 x 1440 piksel.
Perlu dicatat bahwa kedua chipset ini juga sudah didukung NPU (Neural Processing Unit) untuk mendukung fitur dan pemrosesan AI (Artificial Intelligence) untuk menunjang aktivitas sehari-hari penggunanya dengan lebih mudah.
Terlihat bahwa kedua chipset ini memiliki keunggulan masing-masing dari sisi spesifikasi dan fitur yang dibawanya. Namun keduanya sama-sama dapat dimanfaatkan untuk mendukung ponsel kelas menengah agar berjalan dengan lancar dalam menjalankan berbagai aplikasi.


Tinggalkan Komentar