Bengkel

Laptop Seperti Apa Yang Stabil Buat Editing Video?

Laptop Stabil Editing Video Header

Laptop sudah menjadi perangkat penting bagi sebagian orang di Indonesia. Banyak orang yang bergantung pada komputer jenis ini untuk menyelesaikan berbagai macam pekerjaan atau tugas harian.

Dari mulai pekerja hingga pelajar, penggunanya bisa lebih fleksibel untuk menyelesaikan tugasnya, di manapun dan kapanpun saat mereka dituntut untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaannya.

Sayangnya, untuk memilih perangkat ini tidak bisa benar-benar mudah bagi sebagian orang. Hal ini karena masing-masing orang punya preferensi yang berbeda-beda, tergantung dana dan kebutuhan yang dimiliki.

Berkaitan dengan hal ini, seorang pembaca kemarin bertanya kepada kami mengenai laptop yang tepat untuknya. Nah supaya kamu juga tahu, saya akan mencoba menjawabnya dalam artikel bengkel kali ini.

Pertanyaan:

Min, laptop seperti apa yang stabil buat editing video?

Jawaban:

Selayaknya memilih laptop secara umum, memilih laptop yang stabil buat editing video juga tidak bisa dipukul rata begitu saja. Semuanya tergantung pada kebutuhan si editor itu sendiri.

Dalam hal ini, kebutuhan bisa dipengaruhi oleh banyak hal, seperti jenis video yang akan diolah, piranti lunak yang akan digunakan, hingga berbagai macam aspek tambahan yang dibutuhkan editor.

Misalnya, seorang editor yang menggunakan aplikasi Adobe Premiere Pro tentu membutuhkan laptop dengan spesifikasi minimum yang berbeda dengan editor yang menggunakan Vegas Pro.

Oleh karena itu, kamu yang sedang mempertimbangkan laptop untuk editing video, ada baiknya memperhatikan beberapa hal tersebut. Mungkin bisa kamu mulai dengan melihat spesifikasi minimum dari piranti lunak yang akan kamu gunakan.

Biasanya di halaman resminya, platform video editor memaparkan spesifikasi minimal yang harus dipenuhi supaya aplikasinya bisa berjalan dengan normal, tanpa gangguan apapun.

Normalnya, jika kamu memilih laptop dengan spesifikasi di atasnya (spesifikasi yang direkomendasikan oleh platform), aplikasi – proses editing dan rendering-nya – bisa berjalan dengan lebih stabil dan lebih baik.

Namun, jika kamu memiliki dana berlebih, tidak ada salahnya kamu memilih laptop dengan spesifikasi yang lebih tinggi lagi daripada yang direkomendasikan oleh platform editor video yang ingin digunakan.

Sebagai gambaran, semakin cepat clock speed dari prosesor maka beban kerja yang diangkat oleh laptop bisa semakin besar. Semakin besar RAM maka semakin banyak suplai data editing untuk prosesor yang bisa ditangani secara bersamaan.

Versi dan jenis kartu grafis pun juga sangat berpengaruh dalam hal ini. Sebab secara teknis, prosesor biasanya akan melempar pemrosesan gambar ke kartu grafis pada level pengeditan menengah ke atas.

Yang tak kalah penting, kapasitas memori penyimpanan juga perlu diperhatikan. Dengan kapasitas yang besar, semakin banyak data yang bisa disimpan, sehingga laptop tetap bisa berjalan mulus tanpa takut kehabisan memori.

Dan kalau punya dana lebih, pilihan memori bertipe SSD (Solid State Drives) juga sangat saya rekomendasikan. Hal ini karena tipe memori ini memiliki kecepatan dan stabilitas transfer data yang lebih baik.

* Jika kamu ingin mengirimkan pertanyaan, bisa dikirimkan via email ke tanya@gadgetren.com. Pertanyaan terpilih akan dijawab di artikel Bengkel setiap hari Rabu.

Tinggalkan Komentar