Mading

Ukuran Kecepatan Modem Internet Saat Ini

Modem Pixabay Header[Sumber gambar : Pixabay]

Gadgetren – Pada tahun 2017 ini sendiri banyak orang yang mengenal modem ketika menghubungkan akses Internet dari Laptop, Macbook, Mac, atau PC.

Biasanya Wi-Fi yang terhubung di router membutuhkan Modem untuk mengambil koneksi internet di rumah, kantor, kafe, maupun tempat umum lainnya dari jaringan kabel atau fiber optic yang dimiliki penyedia layanan Internet.

Sekilas, Modem sendiri merupakan kepanjangan dari Modulator Demulator yang berfungsi dengan menggabungkan kemampuan perubahan sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa yang siap untuk dikirimkan (Modulator) dan memisahkan sinyal informasi dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi dapat diterima dengan lengkap (Demulator).

Bisa dibilang Modem merupakan alat komunikasi dua arah, dimana data komputer yang berbentuk sinyal digital dapat diubah menjadi sinyal analog oleh Modem. Selanjutnya, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analaog, maka akang mengubahnya kembali ke sinyal digital sehingga dapat diprosesor lagi oleh komputer atau PC.

Dengan kata lain, Modem sendiri merupakan perangkat penting untuk bisa menghubungkan jaringan internet dari penyedia layanan ke pelanggannya. Salah satu operator terkenal seperti Telkom menggunakan modem ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) yang terhubung dengan telepon rumah atau kabel tembaga.

Dalam modem ADSL sendiri terdapat splitter yang memiliki fungsi untuk memisahkan antara voice dan data sehingga memungkinkan penggunanya dapat menggunakan telepon dan internet dalam waktu yang bersamaan.

Biasanya penyedia layanan yang menyediakan koneksi internet dengan modem ADSL memiliki dukungan kecepatan bervariasi mulai dari 384 kbps, 512 kbps, 1 Mbps, 2 Mbps, dan 3 Mbps. Tentu saja harganya pun akan bermacam-macam tergantung dengan paket kecepatan internet yang dipilih. Sementara itu, modem ADSL sendiri memiliki bandwith maksimum yang terdiri dari :

  • Pada line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang dapat dicapai 450 kbps.
  • Pada line rate 512 kbps, kecepatan download yang bisa dicapai 52 Kb/s.
  • Pada line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang dapat dicapai 337 kbps.
  • Paad line rate 384 kbps, kecepatan download yang mampu dicapai 40 Kb/s.

Semakin berkembangnya teknologi, kini sudah banyak provider yang menyediakan perangkat ONT (Optical Network Terminal) yang memanfaatkan jaringan fiber optic sehingga koneksinya menjadi lebih cepat dibandingkan menggunakan ADSL.

Salah satu operator yang menawarkan layanan fiber optic dengan perangkat ONT yang memiliki harga terjangkau adalah My Republic. Dengan hanya membayar Rp 279.000 saja, penggunanya bisa menikmati internet dengan kecepatan download 50 Mbps dan upload 25 Mbps.

My Republic sendiri memiliki kecepatan internet yang terdiri dari paket 50 Mbps, 100 Mbps, 250 Mbps, hingga 300 Mbps. Sementara itu, harganya pun bervariasi mulai dari Rp 279 ribu hingga Rp 999 ribu.

Untuk Telkom sendiri mulai bermigrasi dari Speedy yang menggunakan modem ADSL ke Indihome yang menggunakan fiber optic. Telkom sendiri berani menawarkan paket Indihome mulai dari 10 Mbps, 20 Mbps, 30 Mbps, 40 Mbps, 50 Mbps, hingga 100 Mbps dengan harga dari Rp 460 ribu hingga Rp 1,75 juta.

Sementara itu, kini jaringan 4G-LTE pun sudah mulai diemplementasikan di berbagai daerah di Indonesia sehingga banyak bermuncul modem 4G-LTE untuk mendukung jaringan dari berbagai operator dari Indonesia.

Kini Bolt, Telkomsel, Smartfren, Indosat Ooredoo, 3, dan XL telah menawarkan kecepatan jaringan yang tinggi mulai dari 20 Mbps, 50 Mbps, 100 Mbps, hingga 150 Mbps. Tentu saja layanan ini akan berpengaruh terhadap harga, dimana paket internet dengan kecepatan yang lebih tinggi akan memiliki harga yang lebih mahal juga. Itulah ukuran kecepatan modem yang telah hadir di Indonesia untuk saat ini.

Tinggalkan Komentar